• Card 1 of 30
Jawa Tengah

Pejabat Polri 'Dekat' Miras Bakal Dicopot

Kuntoro Tayubi    •    17 April 2018 16:36

Wakapolri Komjen Syafruddin di Pondok Pesantren Modern Tazzaka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id /Kuntoro Tayubi Wakapolri Komjen Syafruddin di Pondok Pesantren Modern Tazzaka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id /Kuntoro Tayubi

Batang: Wakapolri Komjen Syafruddin mewajibkan semua daerah harus bebas miras. Pejabat kepolisian terancam bakal dicopot jika tak berhasil membersihkan daerahnya dari miras sebelum 1 Ramadan.

"Aparatnya yang tidak serius, langsung diganti. Kami bisa mengetahui mana yang serius dan mana yang tidak," ancam Syafruddin usai kuliah umum di Pondok Pesantren Modern Tazzaka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 17 April 2018.

Tak ada toleransi bagi pejabat yang tidak bisa melaksanakan perintah Mabes Polri. Jangankan peredaran, isu miras saja tak boleh tercium lagi.

Syafruddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) menegaskan, peredaran miras sangat mengganggu umat Islam saat menunaikan ibadah di bulan Ramadan. Sementara itu, kasus miras oplosan yang baru-baru ini terjadi dan merenggut puluhan korban nyawa merupakan kasus luar biasa.

Hingga saat ini setidaknya sudah ada 82 orang tewas akibat miras oplosan, itu pun jika hanya menghitung korban jiwa di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Wilayah Jawa Tengah sendiri masih dinyatakan aman.

Semua harus tetap waspada terhadap peredaran miras oplosan. Operasi pekat atau razia harus tetap digencarkan terutama menjelang bulan Ramadan.