• Card 1 of 30
Jawa Timur

Peracik Miras Oplosan di Malang Ditangkap

Daviq Umar Al Faruq    •    13 April 2018 18:49

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat gelar perkara, Jumat 13 April 2018. Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat gelar perkara, Jumat 13 April 2018.

Malang: Polres Malang menangkap seorang wanita bernama Amini, 53, karena kedapatan meracik minuman keras (miras) oplosan jenis Trobas. Selain meracik, Amini juga menjual barang haramnya tersebut.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan Trobas merupakan miras yang terbuat dari campuran ketan putih, air, ragi dan sejumlah bahan-bahan lain. Menurut pengakuan tersangka, dia baru pertama kali melakukan aksinya tersebut.

"Setelah dicampur, olahan ini kemudian didiamkan selama 20 hari dan disuling. Uapnya ini yang dinamakan Trobas," kata Ujung saat gelar perkara, Jumat, 13 April 2018.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa dua jeriken berisi 35 liter Trobas, dua buah dandang, dua buah wajan dan 18 buah gentong plastik berisi bahan baku pembuatan Trobas.

"Tersangka mendapatkan ilmu untuk membuat Trobas dari tetangganya. Jumlah produksi sementara belum begitu jelas. Akan kita dalami lagi. Pasarnya di sekitar Kecamatan Gedangan," lanjut Ujung.

Diketahui tersangka menjual miras Trobas ini seharga Rp 22 ribu per liternya. Dalam satu hari, rata-rata tersangka dapat menjual dua liter.

Ujung menambahkan produksi miras milik tersangka ini tidak memiliki ijin dari pihak yang berwenang. Bahkan tersangka pun tidak mengetahui berapa kadar alkohol dari miras tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka melanggar pasal 204 KUHP atau pasal 62 jo UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pangan atau pasal 140 dan 142 UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan.

"Tersangka melanggar beberapa pasal sekaligus. Ancaman hukuman diatas lima tahun dan bisa kita tahan," pungkasnya.