• Card 29 of 30
Jawa Tengah

Pembeli Miras Oplosan Masih Ada

Rhobi Shani    •    26 April 2018 13:14

Minuman keras, Medcom.id - M Rizal Minuman keras, Medcom.id - M Rizal

Jepara: Aparat gabungan di Jepara, Jawa Tengah, gencar merazia keberadaan minuman keras (miras) oplosan sejak Maret 2018. Tapi, masih ada warga yang nekat membeli miras oplosan.

MI, pemuda asal Desa Batealit, mengaku sulit menemukan pedagang miras oplosan belakangan ini. Biasanya ia mendapatkan miras oplosan dari seorang pedagang di Desa Bawu. Tapi dalam sepekan terakhir, pedagang tak berjualan lagi.

“Tapi ya, ada yang masih berjualan. Baru saja kemarin saya bersama teman-teman beli dari daerah Bapangan,” ungkap MI kepada Medcom.id, saat ditemui di kawasan Jepara Kota, Rabu, 25 April 2018.

MI menceritakan, dia bersama-sama teman-temannya membeli miras oplosan di Bapangan. Pemilik warung melayani pembeli miras oplosan untuk diminum di tempat. 

Pembeli juga bisa membeli miras dalam jumlah banyak. Tapi, pembeli tak boleh meminumnya di warung.

“Kalau minum di warung paling banyak hanya satu gelas besar. Beli banyak tidak boleh diminum di warung. Kalau beli bilang saja minuman palsu,” kata MI.

Bila membeli dalam jumlah banyak, miras ditempatkan dalam plastik bening. Sebab, petugas mencurigai botol berisi minuman.

“Kalau dilihat sekilas ya, kaya es teh atau minuman lainnya,” ungkap MI.

Sementara itu Polres Jepara merazia miras oplosan di kabupaten tersebut. Polres Jepara merazia tujuh penjual miras oplosan dan menetapkan mereka sebagai tersangka.

Baca: Razia Miras di Jepara dari Warung Hingga Tempat Hiburan

“Sanksi melihat jumlah barang bukti yang berhasil ditemukan dan disita. Kalau sedikit dikenakan Tipiring,” ujar Kasat Resnarkoba AKP Hendro Asrianto.

Lihat video: