• Card 1 of 30
Nasional

Anies Sebut Gugatan Reklamasi Salah Alamat

Nur Azizah    •    01 Maret 2018 16:32

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang gugatan perdata enam konsumen properti reklamasi ke PT Kapuk Naga Indah dan Provinsi DKI Jakarta hari ini. Keenam penggugat itu ialah Agus Sugiarto Tamin, Handy Tamin, Suradi Tamin, Stevanus Wiliyan, Endro Weliyan, dan Yudarno.
 
Dalam gugatannya, mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp10 miliar kepada Pemprov DKI. Gugatan itu dilayangkan karena mereka merasa dirugikan oleh kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghentikan reklamasi.
 
Keenam konsumen itu diketahui telah menggelontorkan antara Rp2,7 miliar hingga Rp8,4 miliar untuk membeli unit di Golf Island atau Pulau D. Sementara itu, Anies mengatakan gugatan tersebut salah alamat.

Baca: Kericuhan Konsumen dan Pengembang Reklamasi Berujung Damai
 
"Salah alamat itu (gugatannya). Ini jadi pelajaran. Lain kali kalau mau jualan, bereskan semua izinnya," kata Anies di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Maret 2018.
 
Anies meminta konsumen tidak terus menerus menyalahkan Pemprov. Sebab, mereka tidak jeli melihat seluruh perizinan.
 
"Kalau mau beli barang cek ada izinnya apa enggak. Nanti kalau begitu, anda menjalankan sesuatu nyalahin pemerintah terus," pungkas dia.
 
Sidang hari ini merupakan sidang lanjutan dari sidang 15 Februari 2018. Pada sidang perdana itu kemarin, tidak seluruh pihak yang bersengketa memenuhi panggilan pengadilan.
 
Sementara agenda sidang hari ini ialah penunjukan mediator atas perkara gugatan melawan hukum yang ditujukan ke PT KNI, pengembang pulau C dan D Reklamasi Teluk Jakarta serta Pemprov DKI Jakarta.