• Card 19 of 30
Nasional

Anies Tak Biarkan Bangunan Berdiri Tanpa IMB

Nur Azizah    •    08 Juni 2018 11:28

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau diam melihat ratusan bangunan berdiri ilegal di Pulau Reklamasi. Ia menegaskan, seluruh bangunan harus memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

"Kalau ada bangunan terus gimana? Apakah gubernur harus diam saja kalau ada bangunan yang tanpa menggunakan IMB?" kata Anies di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Juni 2018.

Anies bilang, ia salah bila membiarkan bangunan-bangunan tersebut berdiri. Mantan Menteri Pendidikan ini akan fokus pada penindakan untuk menegakkan aturan.

"Kita lebih fokus penindakan pada penegakan aturan. Jadi, ya itulah jawabanya," ujar dia.

(Baca juga: Anies Heran Lihat Bangunan Megah Berdiri Tanpa Izin)

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menegaskan bahwa IMB adalah syarat dasar mendirikan bangunan. Dia lantas meminta siapa pun menunjukkan aturan yang menyatakan sebaliknya.

"Tidak ada IMB itu pelanggaran yang terlalu dasar, substansial. Karena itu kalau tidak ada yang setuju tunjukkan kepada saya, kalau boleh orang membangun tanpa IMB," pungkas Anies.

Kemarin, Anies menyegel 932 bangunan di Pulau C dan D Reklamasi Teluk Utara Jakarta. Bangunan-bangunan itu disegel lantaran melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung, dan Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2012 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

Pulau C dan D dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah selaku anak perusahaan Agung Sedayu Group. Pulau C dan D terhubung dengan daratan Jakarta melalui jembatan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

(Baca juga: Pemprov Minta Aktivitas di Pulau C dan D Berhenti)