• Card 21 of 30
Nasional

Bappeda Bungkam soal Revisi Raperda Reklamasi Molor

Muhammad Al Hasan    •    18 April 2018 15:10

Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso. Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Jakarta: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati pelit bicara soal revisi rancangan peraturan daerah (raperda) soal reklamasi teluk Jakarta. Ia menolak memberitahukan informasi soal draf aturan itu. 

"Mohon maaf ya belum bisa (diberitahukan) sekarang," kata Tuty kepada Medcom.id, Rabu, 18 April 2018.

Dalam pembicaraan singkat itu, Tuty belum mau membicarakan sejauh mana progres revisi reperda itu. Ia juga bungkam tentang apa yang akan Pemprov DKI lakukan terhadap lahan reklamasi yang sudah ada. 

Revisi Raperda tentang Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Raperda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (ZWP3K) sudah cukup lama berjalan. Hanya saja, sampai hari ini hasilnya belum diketahui dengan dalih masih dalam pembahasan.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Bestari Barus pernah mewanti-wanti Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno untuk mempercepat revisi tersebut. Pasalnya, semakin lama revisi, pembangunan dan pembagian zonasi di pesisir akan semakin terhambat.

"Seharusnya dipercepat. Pulau kecil kita itu sudah di-zoning kalau enggak nanti pengembangan jadi terbengkalai karena enggak tahu di mana harus bikin apa," kata Bestari, Selasa, 10 April 2018.

Baca: DPRD Tunggu Revisi Raperda Reklamasi dari Anies

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta ini mengaku sering menagih revisi raperda tersebut. Namun, tidak ada kejelasan terkait progres revisi.

Ia mendesak Anies-Sandi segera merampungkan perbaikan itu. Menurut dia, raperda tersebut dapat memberikan kepastian hukum untuk menata wilayah pesisir.