revisi uu terorisme
30cards

revisi uu terorisme

Updated 27 September 2018 07:02
  1. Definisi Terorisme di UU Timbulkan Kekhawatiran
  2. Pemerintah Bahas Enam Aturan Pelaksana UU Antiterorisme
  3. Aturan Pelaksana UU Antiterorisme Masih Digodok
  4. UU Antiterorisme Dinilai Punya Banyak Kelebihan
  5. UU Antiterorisme Indonesia Diklaim Lebih Baik dari Amerika
  6. Peluru Baru Berantas Terorisme (2)
  7. Peluru Baru Berantas Terorisme (1)
  8. Peluru Baru Berantas Terorisme (3)
  9. Menumpas Akar Radikalisme (3)
  10. Menumpas Akar Radikalisme (2)
  11. Menumpas Akar Radikalisme (1)
  12. Pengaktifan Koopssusgab Didukung Dunia Usaha
  13. Polri: Pemberantasan Terorisme Kerja Bersama
  14. Kriminolog UI Tak Puas dengan UU Antiterorisme
  15. UU Antiterorisme Diharapkan Membuat Indonesia Aman
  16. Babak Akhir Aturan Terorisme
  17. Perluasan Kewenangan TNI Ancam UU Antiterorisme
  18. UU Antiterorisme yang Baru Dinilai Lebih Efektif dan Terarah
  19. BNPT Siapkan Implementasi Penanganan Teroris
  20. DPR: UU Baru Buat Penanganan Teroris Jadi Lebih Baik
  21. Komnas HAM Kritisi Pelibatan TNI Pada UU Terorisme
  22. KontraS Nilai Pembentukan Koopsusgab tak Mendesak
  23. Instansi Pemerintah Harus Kompak Lawan Radikalisme
  24. DPR dan Pemerintah Disarankan Revisi UU Peradilan Militer
  25. Jazuli Sebut Pemberantasan Terorisme Harus Akuntabel dan Transparan
  26. Polri Diminta Bentuk Badan Pengawas Independen
  27. Imparsial: Pelibatan TNI Seharusnya Hanya untuk Darurat Militer
  28. LPSK Menilai UU Antiterorisme Baru Perkuat Hak Korban
  29. Pelibatan TNI dalam Penindakan Terorisme tak Boleh Permanen
  30. Komnas HAM: Pemberian Hak Korban Terorisme Jangan Tunggu Pengadilan
  • Card 1 of 30
Nasional

Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Teroris tak Perlu Tunggu RUU Antiteror Rampung

Muhammad Al Hasan    •    17 Mei 2018 07:03

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto. (Foto: MI/Rommy Pujianto). Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Jakarta: Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B Ponto menyetujui langkah Presiden Joko Widodo dalam membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) sebagai pasukan elite antiteror TNI.

Menurutnya, pelibatan TNI dalam pemberantasan teroris tidak perlu menunggu revisi UU Antiteror rampung. Sebab di dalam UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI, Presiden berhak memerintahkan Panglima TNI untuk menindak aksi terorisme.

"Karena TNI diturunkan berdasar UU No 34 Tahun 2004 pasal 18, bahwa Presiden dapat segera mengerahkan TNI. Sekarang, Presiden telah memerintahkan kepada panglima dan sekarang panglima sudah menyiapkan. Itu sesuai dengan UU TNI, sudah benar," ujar Sulaiman dalam Breaking News Metro TV pada Rabu, 16 Mei 2018.

Baca juga: Pimpinan DPR Targetkan RUU Terorisme Disahkan Sebelum Rapat Paripurna

Pada Pasal 7 ayat 2 poin b disebutkan, salah satu operasi militer selain perang yang dapat dilakukan TNI ialah mengatasi aksi terorisme.

Tidak hanya itu, kondisi lainnya yang memperkuat TNI untuk segera diterjunkan adalah karena teroris termasuk dalam kategori organized armed forces atau kelompok bersenjata yang terorganisir. Dalam hal ini, TNI lah lawan yang sepadan.

"Teroris itu organize arm group, kelompok bersenjata yang terorganisir. Makanya lawannya adalah TNI," pungkas Sulaiman.

revisi uu terorisme
30cards

revisi uu terorisme

Updated 27 September 2018 07:02
  1. Definisi Terorisme di UU Timbulkan Kekhawatiran
  2. Pemerintah Bahas Enam Aturan Pelaksana UU Antiterorisme
  3. Aturan Pelaksana UU Antiterorisme Masih Digodok
  4. UU Antiterorisme Dinilai Punya Banyak Kelebihan
  5. UU Antiterorisme Indonesia Diklaim Lebih Baik dari Amerika
  6. Peluru Baru Berantas Terorisme (2)
  7. Peluru Baru Berantas Terorisme (1)
  8. Peluru Baru Berantas Terorisme (3)
  9. Menumpas Akar Radikalisme (3)
  10. Menumpas Akar Radikalisme (2)
  11. Menumpas Akar Radikalisme (1)
  12. Pengaktifan Koopssusgab Didukung Dunia Usaha
  13. Polri: Pemberantasan Terorisme Kerja Bersama
  14. Kriminolog UI Tak Puas dengan UU Antiterorisme
  15. UU Antiterorisme Diharapkan Membuat Indonesia Aman
  16. Babak Akhir Aturan Terorisme
  17. Perluasan Kewenangan TNI Ancam UU Antiterorisme
  18. UU Antiterorisme yang Baru Dinilai Lebih Efektif dan Terarah
  19. BNPT Siapkan Implementasi Penanganan Teroris
  20. DPR: UU Baru Buat Penanganan Teroris Jadi Lebih Baik
  21. Komnas HAM Kritisi Pelibatan TNI Pada UU Terorisme
  22. KontraS Nilai Pembentukan Koopsusgab tak Mendesak
  23. Instansi Pemerintah Harus Kompak Lawan Radikalisme
  24. DPR dan Pemerintah Disarankan Revisi UU Peradilan Militer
  25. Jazuli Sebut Pemberantasan Terorisme Harus Akuntabel dan Transparan
  26. Polri Diminta Bentuk Badan Pengawas Independen
  27. Imparsial: Pelibatan TNI Seharusnya Hanya untuk Darurat Militer
  28. LPSK Menilai UU Antiterorisme Baru Perkuat Hak Korban
  29. Pelibatan TNI dalam Penindakan Terorisme tak Boleh Permanen
  30. Komnas HAM: Pemberian Hak Korban Terorisme Jangan Tunggu Pengadilan