revisi uu terorisme
30cards

revisi uu terorisme

Updated 10 Juni 2018 02:45
  1. UU Antiterorisme Indonesia Diklaim Lebih Baik dari Amerika
  2. Peluru Baru Berantas Terorisme (2)
  3. Peluru Baru Berantas Terorisme (1)
  4. Peluru Baru Berantas Terorisme (3)
  5. Menumpas Akar Radikalisme (3)
  6. Menumpas Akar Radikalisme (2)
  7. Menumpas Akar Radikalisme (1)
  8. Pengaktifan Koopssusgab Didukung Dunia Usaha
  9. Polri: Pemberantasan Terorisme Kerja Bersama
  10. Kriminolog UI Tak Puas dengan UU Antiterorisme
  11. UU Antiterorisme Diharapkan Membuat Indonesia Aman
  12. Babak Akhir Aturan Terorisme
  13. Perluasan Kewenangan TNI Ancam UU Antiterorisme
  14. UU Antiterorisme yang Baru Dinilai Lebih Efektif dan Terarah
  15. BNPT Siapkan Implementasi Penanganan Teroris
  16. DPR: UU Baru Buat Penanganan Teroris Jadi Lebih Baik
  17. Komnas HAM Kritisi Pelibatan TNI Pada UU Terorisme
  18. KontraS Nilai Pembentukan Koopsusgab tak Mendesak
  19. Instansi Pemerintah Harus Kompak Lawan Radikalisme
  20. DPR dan Pemerintah Disarankan Revisi UU Peradilan Militer
  21. Jazuli Sebut Pemberantasan Terorisme Harus Akuntabel dan Transparan
  22. Polri Diminta Bentuk Badan Pengawas Independen
  23. Imparsial: Pelibatan TNI Seharusnya Hanya untuk Darurat Militer
  24. LPSK Menilai UU Antiterorisme Baru Perkuat Hak Korban
  25. Pelibatan TNI dalam Penindakan Terorisme tak Boleh Permanen
  26. Komnas HAM: Pemberian Hak Korban Terorisme Jangan Tunggu Pengadilan
  27. SETARA: TNI tak Boleh Lakukan Operasi Militer Sendiri
  28. Ulama Diminta Ikut Tangkal Ajaran Terorisme
  29. DPR jadi Lembaga Pengawas Pemberantasan Terorisme
  30. Aparat Bisa Dipidana bila Melanggar HAM dalam Penindakan Terorisme
  • Card 1 of 30
Nasional

Revisi UU Terorisme Diharapkan tak Diselipkan Pasal Transaksional

Faisal Abdalla    •    22 Mei 2018 20:22

Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Jakarta: Revisi Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme rencananya akan dibahas DPR mulai 23 Mei dan disahkan pada 25 Mei mendatang. RUU tersebut diharapkan tak diselipkan pasal-pasal transaksional. 

Hal itu disampaikan Ketua SETARA Institute Hendardi saat diskusi bertema menguak fakta aktual radikalisme dan terorisme, yang digelar di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat. 

"Pembahasan dan pengesahan RUU Antiterorisme adalah tugas kemanusiaan, bukan arena politik di mana para aktor berebut kewenangan dan kekuasaan," kata Hendardi, Selasa, 22 Mei 2018. 

Hendardi menilai perdebatan antara pemerintah dan DPR, khsusunya terkait dengan definisi terorisme dan pelibatan TNI menjadikan pembahasan RUU tersebut berlarut-larut. Dia menilai materi definisi terorisme seharusnya disusun dengan mengedepankan pembatasan rasional dan seminimal mungkin memberikan legitimasi pada aksi terorisme. 

"Pemaksaan definisi terorisme yang mensyaratkan adanya motif politik dalam setiap tindakan terorisme sesungguhnya memberi ruang bebas dan melegitimasi tindakan teror yang umumnya tak selalu bermotif politik kekuasaan," tutur dia. 

Lebih lanjut lagi, ia menilai pelibatan TNI dalam pemberantasan tindak terorisme bisa dibenarkan selama patuh dalam ketentuan pasal 7 UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Untuk itu ia berharap sidang pembahasan RUU tersebut  berjalan terbuka. 

"Sehingga akuntabilitas proses legislasi bisa dipertanggungjawabkan," tandas Hendardi.

revisi uu terorisme
30cards

revisi uu terorisme

Updated 10 Juni 2018 02:45
  1. UU Antiterorisme Indonesia Diklaim Lebih Baik dari Amerika
  2. Peluru Baru Berantas Terorisme (2)
  3. Peluru Baru Berantas Terorisme (1)
  4. Peluru Baru Berantas Terorisme (3)
  5. Menumpas Akar Radikalisme (3)
  6. Menumpas Akar Radikalisme (2)
  7. Menumpas Akar Radikalisme (1)
  8. Pengaktifan Koopssusgab Didukung Dunia Usaha
  9. Polri: Pemberantasan Terorisme Kerja Bersama
  10. Kriminolog UI Tak Puas dengan UU Antiterorisme
  11. UU Antiterorisme Diharapkan Membuat Indonesia Aman
  12. Babak Akhir Aturan Terorisme
  13. Perluasan Kewenangan TNI Ancam UU Antiterorisme
  14. UU Antiterorisme yang Baru Dinilai Lebih Efektif dan Terarah
  15. BNPT Siapkan Implementasi Penanganan Teroris
  16. DPR: UU Baru Buat Penanganan Teroris Jadi Lebih Baik
  17. Komnas HAM Kritisi Pelibatan TNI Pada UU Terorisme
  18. KontraS Nilai Pembentukan Koopsusgab tak Mendesak
  19. Instansi Pemerintah Harus Kompak Lawan Radikalisme
  20. DPR dan Pemerintah Disarankan Revisi UU Peradilan Militer
  21. Jazuli Sebut Pemberantasan Terorisme Harus Akuntabel dan Transparan
  22. Polri Diminta Bentuk Badan Pengawas Independen
  23. Imparsial: Pelibatan TNI Seharusnya Hanya untuk Darurat Militer
  24. LPSK Menilai UU Antiterorisme Baru Perkuat Hak Korban
  25. Pelibatan TNI dalam Penindakan Terorisme tak Boleh Permanen
  26. Komnas HAM: Pemberian Hak Korban Terorisme Jangan Tunggu Pengadilan
  27. SETARA: TNI tak Boleh Lakukan Operasi Militer Sendiri
  28. Ulama Diminta Ikut Tangkal Ajaran Terorisme
  29. DPR jadi Lembaga Pengawas Pemberantasan Terorisme
  30. Aparat Bisa Dipidana bila Melanggar HAM dalam Penindakan Terorisme