• Card 12 of 30
Nasional

Habiskan Libur di Monas Demi Tambah Koleksi Foto

Sunnaholomi Halakrispen    •    01 Januari 2018 15:22

Ilustrasi--suasana Monas ramai dikunjungi warga/MI/Immanuel Antonius/ Ilustrasi--suasana Monas ramai dikunjungi warga/MI/Immanuel Antonius/

Jakarta: Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat tak pernah sepi. Bahkan setelah tadi malam sempat menjadi lokasi perayaan Tahun Baru 2018, Monas siang ini juga masih ramai.

Sepasang suami istri, Marwi (53) dan Sani (46) yang tinggal di Cakung, Jakarta Timur memilih Monas sebagai lokasi liburan awal tahun. Keduanya telah lama merencanakan berlibur di Monas namun baru kali ini menemukan waktu yang tepat 

"Sudah lama mau ke sini tapi baru sempat. Tapi kalau anak mah sudah sering ke sini," kata Marwi yang memiliki lima anak ini kepada Medcom.id, Senin, 1 Januari 2018.

Marwi dan Sani pun menjajal puncak Monas. Rasa puas tak bisa mereka sembunyikan setelah berhasil mencapai puncak. 

"Alhamdulillah bisa lihat, luas gitu kan. Gedung-gedung pencakar langit pada berlomba-lomba (tinggi) gitu ya," kata Marwi.

Sani menambahkan, dirinya berharap dapat kembali mengunjungi Monas di lain waktu. Ia akan memboyong keluarganya.

"Alhamdulillah masih semangat. Semoga nantinya bisa tahun depan gitu kan jalan sama anak," ucap dia.

Pengunjung lainnya, Wahyu, juga merasa senang berekreasi di Monas.. Terlebih bersama teman-temannya. Bagi Wahyu, liburan ke Monas dapat menambah koleksi foto.

"Seru sih di sini. Bisa foto-foto buat koleksian. Lumayan instagram-able gitu. Tamannya juga bagus," kata Wahyu.

Hal serupa juga dirasakan pasangan suami istri (pasutri) muda, yakni Ahmad (33) dan Mona (29). Pasutri asal Pulogadung, Jakarta Timur ini memilih Monas karena jaraknya relatif tidak jauh dari rumah. 

Pasutri ini mengaku tidak menyesal datang ke Monas. Namun mereka sempat merasa tidak nyaman dengan panjangnya antrean tiket masuk Tugu Monas.

"Baru kali ini naik ini (ke Monas). Tadi saja lama ngantre tiketnya di bawah. Perjuanganlah ya ini," ujar Mona

Ahmad berharap pengelola Monas dapat memperbaiki pelayanannya. Terutama antrean untuk masuk Tugu Monas.

"Loket tiketnya diperbanyak. Jadi biar enggak banyak (panjang) yang ngantre," kata Ahmad