• Card 17 of 30
Nasional

Perayaan Tahun Baru di Jakarta Sisakan 780 Ton Sampah

Yusrin Zata Lini    •    01 Januari 2018 12:34

Suasana jalanan di Ibu Kota yang tampak bersih pasca-perayaan malam tahun baru/Medcom.id/Yusrin Zata Lini Suasana jalanan di Ibu Kota yang tampak bersih pasca-perayaan malam tahun baru/Medcom.id/Yusrin Zata Lini

Jakarta: Malam perayaan pergantian tahun baru 2018 menyisakan sampah di beberapa lokasi di Jakarta. Pasukan Oranye dikerahkan untuk membersihkan lokasi sesaat setelah perayaan usai.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, sampah yang dihasilkan dari perayaan tahun baru di seluruh Ibu Kota mencapai 780 ton. Tumpukan sampah itu dinilai sedikit meningkat ketimbang tahun sebelumnya.

"Tahun lalu hanya 700 ton," kata Adji saat dikonfirmasi pada Senin, 1 Januari 2018.

Adji mengatakan para petugas kebersihan itu bekerja memastikan Jakarta kembali bersih sebelum pukul 06.00 WIB. Pembersihan di antaranya di Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Kawasan Kota Tua, Monas sampai Tugu Tani.



Untuk perayaan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Sudirman, lanjut dia, setidaknya membutuhkan dua sampai tiga truk pengangkut sampah. Proses pembersihan tahun ini relatif lebih mudah, lantaran sebelumnya petugas telah membagikan 10.000 kantong sampah kepada para pedagang dan pengunjung di area perayaan.



Koordinator Lapangan Pasukan Oranye dari Kelurahan Menteng, Hermawan menambahkan sampah dari perayaan tahun baru ini, kebanyakan merupakan jenis sampah plastik. Kegiatan nikah massal juga disebut menjadi salah satu faktor bertambahnya jumlah sampah tahun ini.
 
"Karena ada nikah massal juga tuh, makanya lebih banyak sampahnya. Sampahnya diangkut sekitar pukul 03.00 WIB atau jam 04.00 WIB. Dikumpulkan di LPS (Lokasi Pembuangan Sampah), baru diangkut ke Bantar Gebang, (Bekasi, Jawa Barat)" ujar dia.