• Card 3 of 30
Bali-Nusa

Dua Kapal Perang Prancis Bersandar di Bali

Antara    •    30 April 2018 15:46

Kapal aktivis Greenpeace bersandar di Pelabuhan Benoa, Depnasar, 13 April 2018, Nyoman Budhiana Kapal aktivis Greenpeace bersandar di Pelabuhan Benoa, Depnasar, 13 April 2018, Nyoman Budhiana

Denpasar: Dua kapal perang milik Angkatan Laut Prancis bersandar di Bali. Kunjungan kedua kapal bertujuan memperkuat hubungan TNI AL Indonesia dan Prancis.

Kapal FX Dixmude L9015 berjenis kapal induk amfibi dan komando. Kapal bersandar di Pelabuhan Dermaga Pariwisata Benoa. Sedangkan kapal FS Surcouf F711 berjenis fregat siluman berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Menurut Kapten kapal FS Dixmude, Jean Porcher, Senin 30 April 2018, kedua kapal akan mengikuti 'Multilateral Naval Exercise Komodo 2018' di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tema kegiatan yaitu Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana.

"Adapun kunjungan kapal Prancis merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat hubungan Angkatan Laut Indonesia dan Prancis karena keduanya sama-sama ambil bagian dalam kegiatan menjaga keamanan dan stabilitas global maupun regional," kata Porcher.

Di sela-sela penjemputan kapal perang Prancis yang dihadiri Palaksa Lanal Denpasar Mayor Laut (P) Bambang Abdulah Basuki Rahmad dan Atase Pertahanan Prancis Ltk Laurix Gael, ia menjelaskan Prancis dan Indonesia memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga lalu lintas maritim dan kebebasan berlayar sesuai dengan konvensi PBB tentang hukum laut.