donald trump
30cards

donald trump

Updated 19 Oktober 2018 00:13
  1. Kasus Hilangnya Jurnalis, Trump Bantah Lindungi Arab Saudi
  2. Trump Buka Peluang Mengganti Menhan Mattis
  3. Trump, Erdogan Urged To Demand Saudi Arabia Account For Journalist's Disappearance
  4. Trump Lost Conventional Foreign Policy Voice
  5. Kanye West dan Donald Trump akan Makan Siang Bersama di Gedung Putih
  6. Duta Besar AS untuk PBB Mengundurkan Diri
  7. PM Inggris Bertemu Presiden AS Bahas Isu Perdagangan
  8. World Leaders React to Trump's UNGA Speech
  9. Pidato Trump Disambut Tawa Peserta Sidang Tahunan PBB
  10. Trump Soroti Serangan Senjata Kimia Suriah di Sidang Umum PBB
  11. JK Nilai Pidato Trump di Sidang Umum PBB Lebih Tenang
  12. Cadillac One Siap jadi Mobil Kepresidenan Donald Trump
  13. Donald Trump Desak Spanyol Bangun Tembok Melintasi Gurun Sahara
  14. Dituding Ikut Campur Pemilu Sela AS, Tiongkok Meradang
  15. Mantan Ketua Kampanye Trump akan Bantu Dugaan Intervensi Rusia
  16. Trump and Obama Face Off in Midterm Battle
  17. Trump Brings Up Impeachment to Shore Up Base
  18. Trump Peringati Tragedi WTC di Pennsylvania
  19. Pemerintahan Trump Diguncang 'Orang Dalam'
  20. Pemerintahan Trump Diguncang "Perlawanan Orang Dalam"
  21. Obama: Trump Langgar Prinsip-Prinsip Dasar Demokrasi AS
  22. Mantan Ajudan Trump Dipenjara dalam Kasus Intervensi Rusia
  23. Pejabat Anomin Kritik Pemerintah, Trump Tuduh Ada Pengkhianatan
  24. Dituduh Ingin Bunuh Assad, Donald Trump Tegas Membantah
  25. Balon Bayi Raksasa akan Sambut Donald Trump di Irlandia
  26. Trump Ancam Akhiri NAFTA Jika Kongres Intervensi
  27. Kepuasan Publik terhadap Trump Merosot ke Titik Terendah
  28. Tiongkok Kecam Logika Absurd Trump Terkait Korea Utara
  29. Kehilangan Pengikut, Trump Salahkan Google, Facebook, dan Twitter
  30. Trump Tuding Google Hanya Tampilkan Berita Buruk Tentangnya
  • Card 1 of 30
Internasional

Trump Hina Mantan Ajudan dengan Sebutan Kasar

15 Agustus 2018 16:53

Presiden AS Donald Trump menghina mantan ajudannya dengan sebutan tidak pantas. (Foto: AFP). Presiden AS Donald Trump menghina mantan ajudannya dengan sebutan tidak pantas. (Foto: AFP).

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghina mantan asistennya di Gedung Putih, Omarosa Manigault Newman. Trump menyebutnya 'anjing' dan 'orang gila rendahan' ketika bukunya dirilis.
 
Manigault Newman pertama kali dikenal sebagai kontestan di acara reality TV Trump. Ia membocorkan rekaman percakapan pribadi yang memalukan di Gedung Putih ketika ia menceritakan cerita tentang waktunya dengan 'The Donald'.
 
Trump dilukiskan sebagai orang yang rasis, pembohong dan 'germophobia' yang 'tidak mempunyai empati' dalam buku nya. Buku itu membuat Gedung Putih dan Presiden Trump ke dalam krisis baru serta komentarnya kepada media telah mendominasi berita utama di AS berhari-hari.
 
Tim Trump menanggapinya dengan amarah yang besar. Mereka melontarkan kampanye untuk mendiskreditkan Amarosa serta berencana untuk mengambil tindakan hukum karena telah melanggar perjanjian.
 
Trump menyebut Omarosa sebagai 'orang rendahan' setelah ia membocorkan rekaman pemecatan dirinya oleh Kepala Staff John Kelly yang tampaknya direkam di Ruang Situasi Gedung Putih.
 
Usai dia merilis rekaman percakapannya dengan Trump setelah dipecat, Trump terus memanggilnya 'aneh'.
 
Tetapi pada Selasa 14 Agusuts, Trump mengeluarkan kata-kata yang tidak disangka dari seorang presiden.
 
"Saat kamu memberi seorang yang gila dan rendahan kesempatan dan memberinya pekerjaan di Gedung Putih, kurasa itu tidak berhasil. Kerja bagus untuk Jenderal Kelly karena telah memecat anjing tersebut!," tulis Trump pada akun Twitter-nya, seperti dikutip AFP, Rabu 15 Agustus 2018.
 
Cuitannya tersebut memicu kritik dari berbagai kalangan. "Bahasa semacam itu tidak pantas dikatakan seorang Presiden Amerika Serikat. Tidak ada alasan untuk mengatakan itu dan pemerintah tidak boleh baik-baik saja akan hal itu," kata Senator Republik yang sering mengkritik Trump, Jeff Flake.
 
"Beraninya dia? Dia telah membuat negara ini di titik terendah," kata anggota kongres Demokrat Frederica Wilson.
 
Sarah Sanders, Juru Bicara Gedung Putih, berpendapat bahwa penghinaan yang dilakukan Trump tidak ada hubungannya dengan ras atau gender.
 
"Presiden adalah seseorang dengan kesempatan yang sama, yang menyebut suatu hal seperti apa yang dia lihat. Dia melawan api dengan apa dan tidak menahan dirinya apabila sudah melewati batas," ucap Sanders. (Khalisha Firsada)

donald trump
30cards

donald trump

Updated 19 Oktober 2018 00:13
  1. Kasus Hilangnya Jurnalis, Trump Bantah Lindungi Arab Saudi
  2. Trump Buka Peluang Mengganti Menhan Mattis
  3. Trump, Erdogan Urged To Demand Saudi Arabia Account For Journalist's Disappearance
  4. Trump Lost Conventional Foreign Policy Voice
  5. Kanye West dan Donald Trump akan Makan Siang Bersama di Gedung Putih
  6. Duta Besar AS untuk PBB Mengundurkan Diri
  7. PM Inggris Bertemu Presiden AS Bahas Isu Perdagangan
  8. World Leaders React to Trump's UNGA Speech
  9. Pidato Trump Disambut Tawa Peserta Sidang Tahunan PBB
  10. Trump Soroti Serangan Senjata Kimia Suriah di Sidang Umum PBB
  11. JK Nilai Pidato Trump di Sidang Umum PBB Lebih Tenang
  12. Cadillac One Siap jadi Mobil Kepresidenan Donald Trump
  13. Donald Trump Desak Spanyol Bangun Tembok Melintasi Gurun Sahara
  14. Dituding Ikut Campur Pemilu Sela AS, Tiongkok Meradang
  15. Mantan Ketua Kampanye Trump akan Bantu Dugaan Intervensi Rusia
  16. Trump and Obama Face Off in Midterm Battle
  17. Trump Brings Up Impeachment to Shore Up Base
  18. Trump Peringati Tragedi WTC di Pennsylvania
  19. Pemerintahan Trump Diguncang 'Orang Dalam'
  20. Pemerintahan Trump Diguncang "Perlawanan Orang Dalam"
  21. Obama: Trump Langgar Prinsip-Prinsip Dasar Demokrasi AS
  22. Mantan Ajudan Trump Dipenjara dalam Kasus Intervensi Rusia
  23. Pejabat Anomin Kritik Pemerintah, Trump Tuduh Ada Pengkhianatan
  24. Dituduh Ingin Bunuh Assad, Donald Trump Tegas Membantah
  25. Balon Bayi Raksasa akan Sambut Donald Trump di Irlandia
  26. Trump Ancam Akhiri NAFTA Jika Kongres Intervensi
  27. Kepuasan Publik terhadap Trump Merosot ke Titik Terendah
  28. Tiongkok Kecam Logika Absurd Trump Terkait Korea Utara
  29. Kehilangan Pengikut, Trump Salahkan Google, Facebook, dan Twitter
  30. Trump Tuding Google Hanya Tampilkan Berita Buruk Tentangnya