donald trump
30cards

donald trump

Updated 14 Desember 2018 10:34
  1. Trump Calonkan Menantunya jadi Kepala Staf Presiden
  2. Mantan Pengacara Menyesal Bela Tindakan Kotor Trump
  3. Silang Pendapat Trump dan Partai Demokrat
  4. Bintang Porno Harus Bayar Ganti Rugi Rp4,2 Miliar ke Trump
  5. Penggantian Sejumlah Pejabat Penting Pemerintahan Trump
  6. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  7. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  8. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  9. Kisah Trump Tower Batal Jadi Tertinggi Dunia
  10. Trump akan Hadiri Upacara Kenegaraan di National Catedral
  11. Trump Nilai Brexit Berpotensi Rusak Hubungan AS-Inggris
  12. Trump Hints at Possibility of a Visit to Afghanistan
  13. US Presidents Traditionally Pardon Turkeys Ahead of Thanksgiving Holiday
  14. Trump Kunjungi Lokasi Terdampak Kebakaran Hutan California
  15. Pendekatan Baru Pemerintahan Trump Terhadap Kawasan Indo-Pasifik
  16. Trump Tunjuk Dubes Baru AS untuk Arab Saudi
  17. Tentara Prancis Olok-olok Donald Trump
  18. Kunjungan Trump ke Paris Disambut dengan Balon Bayi
  19. Trump Declares Victory in Tense News Conference Following Midterm Losses
  20. Trump Pecat Jaksa Agung AS
  21. Trump Tuntaskan Kampanye di Pemilu Sela
  22. Trump Akan Hapus Hak Kewarganegaraan Bayi Lahir di AS
  23. Trump Gunakan iPhone Biasa, Celah Rusia dan Tiongkok?
  24. Trump Minta Media Berhenti Picu Permusuhan
  25. Kasus Hilangnya Jurnalis, Trump Bantah Lindungi Arab Saudi
  26. Trump Buka Peluang Mengganti Menhan Mattis
  27. Trump, Erdogan Urged To Demand Saudi Arabia Account For Journalist's Disappearance
  28. Trump Lost Conventional Foreign Policy Voice
  29. Kanye West dan Donald Trump akan Makan Siang Bersama di Gedung Putih
  30. Duta Besar AS untuk PBB Mengundurkan Diri
  • Card 1 of 30
Teknologi

Kehilangan Pengikut, Trump Salahkan Google, Facebook, dan Twitter

Ellavie Ichlasa Amalia    •    30 Agustus 2018 12:50

Donald Trump menganggap Google, Facebook dan Twitter tidak adil. (Photo by MANDEL NGAN AFP) Donald Trump menganggap Google, Facebook dan Twitter tidak adil. (Photo by MANDEL NGAN AFP)

Jakarta: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekali lagi menuduh Google, Facebook dan Twitter bahwa mereka melakukan penyensoran -- meski dia tidak menjelaskan secara detail tentang hal ini -- yang "mungkin ilegal". Dia juga memunculkan pertanyaan apakah platform tersebut harus punya regulasi.

Ini merupakan jawaban Trump setelah seorang wartawan menanyakan tentang sekumpulan kicauan yang Trump buat, yang menyebutkan bahwa hasil pencarian Google "dicurangi" sehingga ia hanya menunjukkan berita buruk tentang Trump.

Sebagai bukti dari adanya bias politik ini, Trump menyebutkan bahwa dia telah kehilangan para pengikut di berbagai akun media sosial.

Kemarin, Trump berkata bahwa Google "mengambil kesempatan dari banyak orang" dan bahwa Google, Facebook dan Twitter kini tengah ada di "kawasan bermasalah".

Sekarang, Trump membahas masalah yang dia sebutkan dengan lebih spesifik, seperti yang disebutkan oleh The Verge.

"Saya rasa, Google dan Facebook dan Twitter, saya pikir mereka memperlakukan konservatif dan Partai Republik dengan sangat tidak adil. Saya bisa menceritakan pengalaman pribadi saya. Saya punya banyak pengikut di berbagai platform," kata Trump, menyebutkan bahwa dia memiliki 160 juta pengikut di platform yang berbeda-beda.

"Itu jumlah yang banyak. Tapi, saya ingat ketika kita ada di era yang berbeda. Dan tiba-tiba Anda kehilangan pengikut dan Anda berpikir, 'Kemana mereka pergi?' Mereka telah menghilang." Trump mengaku bahwa dia tidak tahu apakah pihak posisi mengalami masalah yang sama.

"Saya rasa ini adalah masalah yang sangat serius karena mereka mencoba untuk membungkam kelompok yang sangat besar di negara ini dan orang-orang itu tidak mau dibungkam," katanya. "Itu tidak benar, itu tidak adil, itu mungkin ilegal tapi akan kita lihat ke depan, kita hanya ingin keadilan."

Ketika ditanya apakah "keadilan" yang dia maksud berarti dia akan membuat regulasi, Trump berkata, "Ya kita lihat saja nanti. Anda tahu apa yang kita mau, bukan regulasi, kita mau keadilan."

Keberatan utama Trump adalah karena dia kehilangan pengikuti di Twitter. Ini tidak aneh, mengingat Twitter memang kini sedang sibuk menghapus banyak akun spam. Sementara pada Google, protes Trump adalah karena dia menganggap perusahaan teknologi itu memanipulasi algoritmanya untuk menampilkan berita negatif tentangnya.

Trump memang belum berbicara tentang Facebook, tapi beberapa anggota Kongres protes bahwa media konservatif tidak mendapatkan trafik sebanyak biasanya.

donald trump
30cards

donald trump

Updated 14 Desember 2018 10:34
  1. Trump Calonkan Menantunya jadi Kepala Staf Presiden
  2. Mantan Pengacara Menyesal Bela Tindakan Kotor Trump
  3. Silang Pendapat Trump dan Partai Demokrat
  4. Bintang Porno Harus Bayar Ganti Rugi Rp4,2 Miliar ke Trump
  5. Penggantian Sejumlah Pejabat Penting Pemerintahan Trump
  6. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  7. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  8. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  9. Kisah Trump Tower Batal Jadi Tertinggi Dunia
  10. Trump akan Hadiri Upacara Kenegaraan di National Catedral
  11. Trump Nilai Brexit Berpotensi Rusak Hubungan AS-Inggris
  12. Trump Hints at Possibility of a Visit to Afghanistan
  13. US Presidents Traditionally Pardon Turkeys Ahead of Thanksgiving Holiday
  14. Trump Kunjungi Lokasi Terdampak Kebakaran Hutan California
  15. Pendekatan Baru Pemerintahan Trump Terhadap Kawasan Indo-Pasifik
  16. Trump Tunjuk Dubes Baru AS untuk Arab Saudi
  17. Tentara Prancis Olok-olok Donald Trump
  18. Kunjungan Trump ke Paris Disambut dengan Balon Bayi
  19. Trump Declares Victory in Tense News Conference Following Midterm Losses
  20. Trump Pecat Jaksa Agung AS
  21. Trump Tuntaskan Kampanye di Pemilu Sela
  22. Trump Akan Hapus Hak Kewarganegaraan Bayi Lahir di AS
  23. Trump Gunakan iPhone Biasa, Celah Rusia dan Tiongkok?
  24. Trump Minta Media Berhenti Picu Permusuhan
  25. Kasus Hilangnya Jurnalis, Trump Bantah Lindungi Arab Saudi
  26. Trump Buka Peluang Mengganti Menhan Mattis
  27. Trump, Erdogan Urged To Demand Saudi Arabia Account For Journalist's Disappearance
  28. Trump Lost Conventional Foreign Policy Voice
  29. Kanye West dan Donald Trump akan Makan Siang Bersama di Gedung Putih
  30. Duta Besar AS untuk PBB Mengundurkan Diri