• Card 1 of 30
Pilkada

Bima-Dedie Targetkan 20 Ribu RTLH Direnovasi hingga 2023

Rizky Dewantara    •    19 Maret 2018 12:13

Calon Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) saat berkunjung ke sejumlah warga. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara Calon Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) saat berkunjung ke sejumlah warga. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Calon Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membeberkan program kerja yang diprioritaskan jika terpilih kepada tim Medcom.id. Bersama Dedie A Rachim, Bima Arya akan memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh wilayah Kota Bogor.

Selama masa kampanye dan bergerilya ke pelosok Kota Bogor, Bima Arya dan Dedie selalu mengecek dan mendata RTLH yang ada di wilayah tersebut. RTLH sendiri menjadi salah satu dari enam progran utama yang dimiliki pasangan petahana Kota Bogor yang terdiri dari Bogor Lancar, Bogor Merenah, Bogor Kasohor, Bogor Motekar, Bogor Samawa, dan Abdi Bogor.

Bima Arya pun mengungkap targetnya saat berbincang tim Medcom.id yang terdiri dari Misbahol Munir, Al Abrar, Rizky Dewantara, Dimas Prasetianing, dan Tantyo Satria Wibowo di saung pemenangan 'Badra' pada Kamis, 15 Maret 2018. Paslon Bima-Dedie berjanji akan menuntaskan RTLH dalam periode lima tahun berikutnya dengan menambah penerima RTLH.

Data Pemerintah Kota Bogor menyebutkan, sebanyak 2.506 RTLH telah disulap menjadi Rumah Layak Huni sepanjang 2017.

"Pengajuan warga ada 9.000-an per tahun. Saat ini yang baru terealisasi sekitar 2.805 yang sudah direnovasi. Target kami 20 ribu yang diperbaiki secara bertahap hingga 2023," ujar Bima saat wawancara eksklusif bersama Medcom.id.


Calon Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) saat wawancara khusus bersama Medcom.id. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bima juga menjelaskan, jumlah pengajuan RTLH tahun 2016 mencapai 6.974 proposal ketika dirinya menjabat Wali Kota Bogor. Setelah diverifikasi yang mendapat bantuan sebanyak 2.506 dengan nilai bantuan sebesar Rp21,59 miliar.

Saat masih memimpin Kota Bogor, dia langsung terjun ke lapangan untuk memastikan pembangunan sesuai kualitas dan tepat sasaran. Tuntas dari segi aspek kualitas, kualitas, hingga waktu.

"Secara kuantitas bertambah karena yang membutuhkan banyak. Secara kualitas juga kami pastikan memenuhi standar hidup sehat warga. Rumah tersebut kini sudah memenuhi persyaratan keselamatan dan kecukupan minimal dari segi bangunannya," akunya.

Meski demikian Bima menyatakan, program RTLH terkendala sisi anggaran. Karena itu dia memutar otak mencari dana yang bisa dipakai. Misalnya dengan menambah porsi APBD, mengakses bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan juga CSR.

"Tinggal kita jahit ke depannya. Uang saya minta, untuk memastikan pekerjaannya itu tuntas dan semua wilayah tersentuh pada program RTLH," bebernya.  

Selain RTLH, Bima-Dedie memiliki visi untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga. Kondisi dimana kota yang dipenuhi dari derajat kualitas masyarakat dan lingkungan memadai, sehat, berpendidikan dan berinfrastruktur baik. Sementara pada misinya, Bima-Dedie akan mewujudkan kota yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Penerima bantuan RTLH terbanyak sepanjang 2017 berada di Kecamatan Bogor Barat dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 1.002 RTLH. Kemudian disusul Kecamatan Tanah Sareal (655 RTLH), Kecamatan Bogor Selatan (328 RTLH(, di Kecamatan Bogor Timur (281 RTLH), di Kecamatan Bogor Utara (225 RTLH), dan Kecamatan Bogor Tengah (15 RTLH).