pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 19 September 2018 15:58
  1. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  2. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  3. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  4. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  5. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  6. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  7. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  8. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  9. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  10. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  11. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  12. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  13. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  14. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  15. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana
  16. Ganjar Persiapkan Diri Jelang Pelantikan Besok
  17. Khofifah Fokus Turunkan Kemiskinan Pedesaan
  18. Gubernur Jabar Terpilih Bakal Dilantik 27 September
  19. Delapan Gubernur Terpilih Dilantik Rabu Ini
  20. Istana Percepat Pelantikan Ganjar-Gus Yasin
  21. KPK Bawa Dua Koper dari DPAC PKB Malang
  22. Politisasi Islam oleh Partai Kehilangan Tujuan
  23. Ajeng Kartika Disarankan Mendekati Tokoh Masyarakat
  24. Maju Bacaleg NasDem, Ajeng Kartika Rangkul Kalangan Muda Semarang
  25. Bawaslu Jateng Selesaikan Lima Sengketa melalui Mediasi
  26. Jelang Purna Tugas, Soekarwo-Gus Ipul ingin Tinggalkan Kenangan
  27. 16 Bacaleg yang Dicoret Ajukan Gugatan ke Bawaslu Jateng
  28. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  29. Pasangan Napiwa-Oktopianus Minta Hakim Tolak Gugatan Pilkada Paniai
  30. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg
  • Card 1 of 30
Pilkada

Partai Pengusung JR Saragih-Ance Merasa Dizalimi KPU

Farida Noris    •    22 Februari 2018 20:28

Partai pengusung JR - Ance memberikan keterangan Partai pengusung JR - Ance memberikan keterangan

Medan: Partai pengusung pasangan JR Saragih-Ance Selian merasa dizalimi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pascapasangan itu dinyatakan gugur sebagai peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023. Tindakan KPU Sumut yang menyatakan JR Saragih-Ance Selian tak memenuhi syarat (TMS) dianggap tak adil.

"Kami sebagai partai pengusung mendapat ketidakadilan dengan keputusan Sumut. Kami merasa di dzolimi," kata Ronald Naibaho selaku Sekretaris Tim Pemenangan JR Saragih- Ance, didampingi Sekretaris DPW PKB Sumut Jansen Harahap, dan Sekretaris DPD PKPI Sumut Heru di Kantor Demokrat Sumut Jalan Abdullah Lubis Medan, Kamis, 22 Februari 2018.

Dia menduga adanya 'kekuatan' atau 'bayang- bayang hitam' yang sengaja menyetir kebijakan KPU Sumut sehingga pasangan JR Saragih-Ance gugur. Dugaan ini terlihat jelas dengan hadirnya surat dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang diterima KPU Sumut. Surat itu membantah telah memberikan legalisaai fotocopy ijazah JR Saragih.

"Kami pandang sepertinya ada bayang-bayang yang 'menyetir' keputusan KPU Sumut. Ada dugaan permainan politik. Berkas itu bisa disempurnakan. Berbeda lagi jika pasangan ini tidak memenuhi syarat 20 persen. Sehingga kami melihat surat dari Sekretris Dinas Pendidikan DKI Jakarta ini tak lazim," pungkasnya.

Ronald Naibaho berharap dengan diajukannya gugatan sengketa pilkada ke Bawaslu Sumut atas putusan gugur pasangan JR- Saragih-Ance oleh KPU Sumut tersebut, nantinya akan memberi harapan yang adil bagi mereka. Partai Pengusung, kata Ronald, akan terus memperjuangkan pasangan JR- Ance agar ditetapkan sebagai peserta Pilkada Sumut.

"Jika keputusan KPU ada bermain-main dengan kebijakannya, tentu bisa ditindaklanjuti DKPP. Kami harap pasangan ini bsa diloloskan, paling lama 12 hari. Kami harap, ada jawaban yang memberi kesejukan dengan adanya proses di Bawaslu Sumut. Kami akan terus berjuang terhadap ketidakadilan yang dialami pasangan ini," tegasnya.

Sementara itu, Ance Selian, Bakal Calon Wakil Gubernur Sumut juga mempertanyakan keputusan KPU Sumut. Pasalnya, KPU Sumut lebih mempedomani surat dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta tertanggal 22 Januari 2018. Padahal masa verifikasi perbaikan kelengkapan berakhir pada 20 Januari 2018.

"Padahal tanggal 20 Januari 2018 itu harusnya masa perbaikan sudah selesai. Tetapi dua hari kemudian, masuk surat itu. Kalau KPU Sumut profesional, harusnya tidak berpedoman dengan surat itu, karena sudah lewat waktu. Aku percaya Sumut ini mendukung JR Saragih, kalau kami diberi kesempatan," urainya.

Seperti diketahui, tim kuasa hukum dari Jopinus Ramli Saragih mengajukan gugatan ke Bawaslu Sumut atas keputusan KPU Sumut yang menggugurkan pasangan JR Saragih-Ance Silean sebagai peserta pada Pilgub Sumut 2018-2023. Besok sidang lanjutan Sengketa Pilkada itu akan dilanjutkan di Bawaslu Sumut dengan agenda mendengarkan jawaban dari KPU Sumut.

pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 19 September 2018 15:58
  1. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  2. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  3. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  4. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  5. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  6. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  7. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  8. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  9. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  10. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  11. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  12. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  13. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  14. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  15. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana
  16. Ganjar Persiapkan Diri Jelang Pelantikan Besok
  17. Khofifah Fokus Turunkan Kemiskinan Pedesaan
  18. Gubernur Jabar Terpilih Bakal Dilantik 27 September
  19. Delapan Gubernur Terpilih Dilantik Rabu Ini
  20. Istana Percepat Pelantikan Ganjar-Gus Yasin
  21. KPK Bawa Dua Koper dari DPAC PKB Malang
  22. Politisasi Islam oleh Partai Kehilangan Tujuan
  23. Ajeng Kartika Disarankan Mendekati Tokoh Masyarakat
  24. Maju Bacaleg NasDem, Ajeng Kartika Rangkul Kalangan Muda Semarang
  25. Bawaslu Jateng Selesaikan Lima Sengketa melalui Mediasi
  26. Jelang Purna Tugas, Soekarwo-Gus Ipul ingin Tinggalkan Kenangan
  27. 16 Bacaleg yang Dicoret Ajukan Gugatan ke Bawaslu Jateng
  28. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  29. Pasangan Napiwa-Oktopianus Minta Hakim Tolak Gugatan Pilkada Paniai
  30. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg