pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 08 Desember 2018 14:55
  1. Selamet Junaidi-Abdullah Hidayat Ditetapkan Pemenang Pilbup Sampang
  2. KPU Kembalikan Rp82 Miliar Sisa Anggaran Pilgub Sulsel
  3. Sampang Rawan Konflik dalam Pemungutan Suara Ulang
  4. Ketua DPR Minta Sistem Pemilihan Langsung Dievaluasi
  5. 7.000 Personel Amankan Pilkada Ulang di Sampang
  6. Pemilihan Ulang Bupati TTS Diikuti 9.000 DPT
  7. Pemungutan Suara Ulang Pilkada TTS Digelar
  8. KPU Mulai Sosialisasi Pilkada Ulang di Sampang
  9. Ratusan Personel Polisi dan TNI Kawal PSU di Sampang
  10. 555 Personel TNI-Polri Kawal PSU Distrik Kabupaten Deiyai
  11. Prabowo Sebut Prospek Ekonomi Indonesia Rawan
  12. Pencoblosan Ulang Pilkada Sampang 27 Oktober
  13. Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober
  14. Wahidin Halim Lantik Bupati-Wakil Bupati Tangerang
  15. Ridwan Kamil Lantik 6 Wali Kota dan Bupati
  16. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  17. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  18. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  19. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  20. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  21. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  22. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  23. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  24. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  25. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  26. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  27. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  28. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  29. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  30. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana
  • Card 1 of 30
Nasional

Prestasi Petahana Bisa Tekan Ongkos Pilkada

Faisal Abdalla    •    21 Februari 2018 18:14

Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti. MI/Rommy Pujianto. Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Persepsi ongkos pilkada mahal disebut sengaja diciptakan untuk membenarkan tindak korupsi kepala daerah. Padahal untuk maju menjadi calon kepala daerah tak selalu membutuhkan ongkos yang tinggi. 

Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai, sejumlah calon kepala daerah petahana pada pilkada sebelumnya telah membuktikan hal itu. 

"Pertama soal mahar. Kasus-kasus partai politik tak lagi meminta mahar terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ridwan Kamil. Mereka itu justru dihampiri parpol, bukan menghampiri," kata Ray dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 21 Februari 2018. 

Ray mengatakan, ada beberapa kondisi yang bisa menekan ongkos pilkada bagi petahana. Pertama memiliki basis pendukung yang kuat dan dicintai rakyat. 

"Kalau petahana dicintai publik, dia enggak butuh meningkatkan popularitas dan enggak butuh politik uang," tukas Ray. 

Selain itu, basis pendukung yang kuat juga bisa dimanfaatkan petahana sebagai saksi di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, ongkos membayar saksi pada proses pemungutan suara bisa ditekan. 

“Misalnya di Jakarta sebelum Ahok didukung parpol, dan di Jawa Timur, ada Risma. Mereka menggerakkan relawan-relawan tanpa dibayar. Jadi jika di level seperti itu petahana seharusnya bisa mengerahkan relawan untuk jadi saksi,” jelas Ray.

Sebaliknya Ray justru heran jika seorang petahana membutuhkan dana kampanye yang besar untuk kembali maju. Hal tersebut secara tak langsung membuktikan petahana tak memiliki prestasi yang dikenang publik sehingga membutuhkan usaha ekstra untuk menggenjot popularitas. 

"Kalau kepala daerah tidak punya prestasi, ya hanya bisa pakai dua cara, kalau enggak uang, ya pakai SARA. Karena memang mereka tak punya apa-apa untuk dijual," tukas Ray. 

pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 08 Desember 2018 14:55
  1. Selamet Junaidi-Abdullah Hidayat Ditetapkan Pemenang Pilbup Sampang
  2. KPU Kembalikan Rp82 Miliar Sisa Anggaran Pilgub Sulsel
  3. Sampang Rawan Konflik dalam Pemungutan Suara Ulang
  4. Ketua DPR Minta Sistem Pemilihan Langsung Dievaluasi
  5. 7.000 Personel Amankan Pilkada Ulang di Sampang
  6. Pemilihan Ulang Bupati TTS Diikuti 9.000 DPT
  7. Pemungutan Suara Ulang Pilkada TTS Digelar
  8. KPU Mulai Sosialisasi Pilkada Ulang di Sampang
  9. Ratusan Personel Polisi dan TNI Kawal PSU di Sampang
  10. 555 Personel TNI-Polri Kawal PSU Distrik Kabupaten Deiyai
  11. Prabowo Sebut Prospek Ekonomi Indonesia Rawan
  12. Pencoblosan Ulang Pilkada Sampang 27 Oktober
  13. Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober
  14. Wahidin Halim Lantik Bupati-Wakil Bupati Tangerang
  15. Ridwan Kamil Lantik 6 Wali Kota dan Bupati
  16. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  17. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  18. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  19. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  20. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  21. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  22. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  23. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  24. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  25. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  26. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  27. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  28. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  29. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  30. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana