pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 18 September 2018 17:39
  1. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  2. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  3. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  4. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  5. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  6. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  7. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  8. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  9. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  10. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  11. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  12. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  13. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  14. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana
  15. Ganjar Persiapkan Diri Jelang Pelantikan Besok
  16. Khofifah Fokus Turunkan Kemiskinan Pedesaan
  17. Gubernur Jabar Terpilih Bakal Dilantik 27 September
  18. Delapan Gubernur Terpilih Dilantik Rabu Ini
  19. Istana Percepat Pelantikan Ganjar-Gus Yasin
  20. KPK Bawa Dua Koper dari DPAC PKB Malang
  21. Politisasi Islam oleh Partai Kehilangan Tujuan
  22. Ajeng Kartika Disarankan Mendekati Tokoh Masyarakat
  23. Maju Bacaleg NasDem, Ajeng Kartika Rangkul Kalangan Muda Semarang
  24. Bawaslu Jateng Selesaikan Lima Sengketa melalui Mediasi
  25. Jelang Purna Tugas, Soekarwo-Gus Ipul ingin Tinggalkan Kenangan
  26. 16 Bacaleg yang Dicoret Ajukan Gugatan ke Bawaslu Jateng
  27. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  28. Pasangan Napiwa-Oktopianus Minta Hakim Tolak Gugatan Pilkada Paniai
  29. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg
  30. Ditetapkan KPU, Harnojoyo-Fitrianti Kembali Pimpin Palembang
  • Card 1 of 30
Nasional

Prestasi Petahana Bisa Tekan Ongkos Pilkada

Faisal Abdalla    •    21 Februari 2018 18:14

Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti. MI/Rommy Pujianto. Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Persepsi ongkos pilkada mahal disebut sengaja diciptakan untuk membenarkan tindak korupsi kepala daerah. Padahal untuk maju menjadi calon kepala daerah tak selalu membutuhkan ongkos yang tinggi. 

Peneliti Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai, sejumlah calon kepala daerah petahana pada pilkada sebelumnya telah membuktikan hal itu. 

"Pertama soal mahar. Kasus-kasus partai politik tak lagi meminta mahar terjadi pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ridwan Kamil. Mereka itu justru dihampiri parpol, bukan menghampiri," kata Ray dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 21 Februari 2018. 

Ray mengatakan, ada beberapa kondisi yang bisa menekan ongkos pilkada bagi petahana. Pertama memiliki basis pendukung yang kuat dan dicintai rakyat. 

"Kalau petahana dicintai publik, dia enggak butuh meningkatkan popularitas dan enggak butuh politik uang," tukas Ray. 

Selain itu, basis pendukung yang kuat juga bisa dimanfaatkan petahana sebagai saksi di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, ongkos membayar saksi pada proses pemungutan suara bisa ditekan. 

“Misalnya di Jakarta sebelum Ahok didukung parpol, dan di Jawa Timur, ada Risma. Mereka menggerakkan relawan-relawan tanpa dibayar. Jadi jika di level seperti itu petahana seharusnya bisa mengerahkan relawan untuk jadi saksi,” jelas Ray.

Sebaliknya Ray justru heran jika seorang petahana membutuhkan dana kampanye yang besar untuk kembali maju. Hal tersebut secara tak langsung membuktikan petahana tak memiliki prestasi yang dikenang publik sehingga membutuhkan usaha ekstra untuk menggenjot popularitas. 

"Kalau kepala daerah tidak punya prestasi, ya hanya bisa pakai dua cara, kalau enggak uang, ya pakai SARA. Karena memang mereka tak punya apa-apa untuk dijual," tukas Ray. 

pilkada serentak
30cards

pilkada serentak

Updated 18 September 2018 17:39
  1. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  2. Polda Jabar Terjunkan Tim Cyber Jelang PSU
  3. Setiap TPS di Kota Cirebon Bakal Dijaga 20 Polisi saat PSU
  4. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  5. Cirebon Gelar Pemungutan Suara Ulang Pilwalkot 22 September
  6. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  7. Pelantikan Kepala Daerah di Sulsel Tunggu SK Kemendagri
  8. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  9. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  10. Nurdin Abdullah Ingatkan Kepala Dinas di Sulsel Tidak Matikan Ponsel
  11. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disambut Ribuan Relawan
  12. MK Putuskan Pilkada Sampang Diulang
  13. Jokowi Minta Ganjar-Gus Yasin Tumbuhkan Ekonomi Kerakyatan
  14. Gubernur Terpilih Mulai Berdatangan ke Istana
  15. Ganjar Persiapkan Diri Jelang Pelantikan Besok
  16. Khofifah Fokus Turunkan Kemiskinan Pedesaan
  17. Gubernur Jabar Terpilih Bakal Dilantik 27 September
  18. Delapan Gubernur Terpilih Dilantik Rabu Ini
  19. Istana Percepat Pelantikan Ganjar-Gus Yasin
  20. KPK Bawa Dua Koper dari DPAC PKB Malang
  21. Politisasi Islam oleh Partai Kehilangan Tujuan
  22. Ajeng Kartika Disarankan Mendekati Tokoh Masyarakat
  23. Maju Bacaleg NasDem, Ajeng Kartika Rangkul Kalangan Muda Semarang
  24. Bawaslu Jateng Selesaikan Lima Sengketa melalui Mediasi
  25. Jelang Purna Tugas, Soekarwo-Gus Ipul ingin Tinggalkan Kenangan
  26. 16 Bacaleg yang Dicoret Ajukan Gugatan ke Bawaslu Jateng
  27. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  28. Pasangan Napiwa-Oktopianus Minta Hakim Tolak Gugatan Pilkada Paniai
  29. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg
  30. Ditetapkan KPU, Harnojoyo-Fitrianti Kembali Pimpin Palembang