• Card 1 of 30
Nasional

Komisi III Diminta Mengkaji Putusan Praperadilan Century

Arga sumantri    •    12 April 2018 17:33

Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf/Foto: almuzzamilysuf(dot)com Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf/Foto: almuzzamilysuf(dot)com

Jakarta: Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzzammil Yusuf meminta Komisi III mendalami putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan soal kasus Bank Century. Muzammil menilai ada yang aneh dalam putusan tersebut.

"Saya kira Komisi III perlu untuk mendalami dengan Mahkamah Agung, kepolisian, kejaksaan, dengan KPK juga," tegas Muzammil di ruang Fraksi PKS, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Baca: Wapres Nilai Putusan soal Bank Century Aneh

Muzzammil mengatakan PKS menyetujui penuntasan kasus Century. Namun, yang mengganjal ialah putusan PN Jaksel yang memuat perintah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan orang-orang tertentu menjadi tersangka.

"Cukup aneh perintahnya, harusnya datanya ada di penyidik, dari kepolisian atau kejaksaan. Jarang datang dari pengadilan, itu yang saya katakan tadi janggal," jelas dia.

Muzzammil berharap KPK tetap jalan dengan data dan fakta. Ia khawatir kelanjutan kasus Century tak lagi objektif dan rentan intervensi lantaran putusan aneh itu.

"KPK bisa bejalan dengan data ygmang dimilikinya. Tidak gara-gara melalui apa yang diperintah pengadilan," tegas dia.

Baca: Putusan PN Jaksel soal Century Dinilai Cacat Hukum

PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan MAKI kepada KPK terkait kasus Century pada Senin, 9 April. Dalam putusannya, hakim meminta KPK menindaklanjuti perkara Bank Century.

Dalam amar putusan, Hakim Ketua Efendi Muhtar mengabulkan permohonan praperadilan untuk sebagian. Hakim memerintahkan KPK selaku termohon untuk melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

Baca: KPK Wajib Lanjutkan Kasus Century

Bentuk tindak lanjut dimaksud yakni melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede, dan kawan-kawan. Kemudian, melanjutkannya dengan pendakwaan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

PN Jaksel juga memberikan opsi, KPK bisa melimpahkan kasus Century kepada kepolisian atau kejaksaan untuk melakukan penyidikan dan penuntutan dalam proses persidangan di PN Tipikor Jakpus.