• Card 1 of 30
Nasional

KPK Minta Pendapat Ahli Terkait Kasus Century

Damar Iradat    •    17 April 2018 15:48

Ketua KPK Agus Rahardjo - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. Ketua KPK Agus Rahardjo - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengkaji putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait kasus skandal Bank Century. KPK menggandeng sejumlah ahli untuk mendalami putusan tersebut. 

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya tak mau tergesa-gesa menindaklanjuti putusan praperadilan PN Jaksel. Oleh karena itu, KPK meminta bantuan sejumlah ahli untuk mempelajari putusan PN Jaksel terkait kasus Century. 

"Kita mendengarkan masukan ahli-ahli mengenai putusan praperadilan," kata Agus di Kantor PPATK, Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, Selasa, 17 April 2018. 

Agus juga telah menginstruksikan penyidik dan jaksa untuk mendalami putusan tersebut. Ia berharap, dalam waktu dekat, baik penyidik, jaksa, dan para ahli yang digandeng dapat memberi masukan terkait putusan tersebut. 

Kendati begitu, Agus menegaskan, lembaga Antirasuah akan menindaklanjuti putusan PN Jaksel jika memang alat bukti yang ditemukan cukup. Pihaknya tak mau terburu-buru dan sembrono menindaklanjuti putusan itu. 

(Baca juga: Mantan Ketua KPK: Kasus Century Tidak Berat)

"KPK kan kalau cukup alat buktinya kan selalu di-follow up," tegas dia.

PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kepada KPK terkait kasus Century, Senin 9 April. Dalam putusannya, hakim meminta KPK menindaklanjuti perkara pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century.

Dalam amar putusan, Hakim Ketua Efendi Muhtar mengabulkan permohonan praperadilan untuk sebagian. Hakim memerintahkan KPK selaku termohon untuk melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

Bentuk tindak lanjut dimaksud yakni menyidik dan menetapkan Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan-kawan sebagai tersangka. Kemudian, berlanjut ke pendakwaan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

PN Jaksel juga memberikan opsi, KPK bisa melimpahkan kasus Century ke kepolisian atau kejaksaan untuk menyidik dan penuntutan dalam proses persidangan di PN Tipikor.

(Baca juga: Kasus Century Dinilai tak Serumit Kasus Jessica)