belanja negara
30cards

belanja negara

Updated 21 September 2018 19:01
  1. Agustus 2018, Belanja Negara Rp1.303,49 Triliun
  2. Sri Mulyani Sosialisasi Aturan Pengadaan Barang dan Jasa
  3. Hingga Mei, Pemerintah Jokowi-JK Telah Belanjakan Rp458 Triliun
  4. 10 K/L dengan Serapan Belanja Paling Tinggi
  5. 500 Kartu Kredit Digunakan untuk Transaksi APBN
  6. Pemerintah Lakukan Belanja Negara dengan Hati-Hati
  7. Agar Belanja Negara Transparan
  8. Agar Belanja Negara Transparan
  9. Bank BUMN Antusias Belanja Pemerintah Gunakan Kartu Kredit
  10. BNI Bidik Tambahan Transaksi hingga Rp1 Triliun
  11. Belanja Pemerintah Mulai Gunakan Kartu Kredit
  12. Sri Mulyani Sudah Prediksi Pertumbuhan Positif Belanja Pemerintah di Kuartal III
  13. Belanja Pemerintah Jokowi Tahun Depan Mencapai Rp2.220 Triliun
  14. Belanja Produktif Terus Didorong Meski Ada Potensi Penghematan Alamiah
  15. Sri Mulyani Ajukan Anggaran Belanja Kemenkeu Rp28 Triliun di 2018
  16. BI Dorong Pemda di Kepri Mempercepat Realisasi Belanja Modal
  17. Kebutuhan Mendesak, Jokowi Pangkas Rp16 Triliun Belanja K/L
  18. BI Harap Belanja Pemerintah Naik di Triwulan II
  19. Serapan Belanja Negara Kuartal I Diperkirakan Lebih Tinggi
  20. Meningkatkan Efektivitas Belanja Barang dan Jasa via LPSE
  21. Pemerintah Jokowi Belanjakan Rp1.859,5 Triliun Sepanjang 2016
  22. Pemerintah Tarik Utang USD3,5 Miliar Amankan Belanja Januari 2017
  23. Pemangkasan Anggaran Belanja Diklaim tak Pengaruhi Pembangunan Infrastruktur
  24. Banggar Sepakati Pagu Belanja Empat Kemenko Jokowi Tahun Depan
  25. BI Jamin Likuiditas Bank Daerah Tidak Menyusut
  26. Komisi XI Pertanyakan Pemangkasan Tunjangan Profesi Guru
  27. Pemerintah Pangkas DAU, BI Yakin Likuiditas Mencukupi
  28. Sri Mulyani Akui Pemerintah Boros
  29. Sri Mulyani Geram Dituding Cari Jalan Pintas Pangkas Anggaran Belanja
  30. Sri Mulyani: Kredibilitas Bendahara Dipertaruhkan Jika Pura-pura Akui Punya Uang
  • Card 13 of 30
Ekonomi

Belanja Pemerintah Jokowi Tahun Depan Mencapai Rp2.220 Triliun

Suci Sedya Utami    •    25 Oktober 2017 17:44

Ilustrasi. (FOTO: AFP) Ilustrasi. (FOTO: AFP)

medcom.id, Jakarta: Pemerintah menganggarkan alokasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang telah disepakati oleh DPR sebesar Rp2.220,66 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, alokasi belanja yang dirancang diarahkan untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan, serta peningkatan kualitas masyarakat Indonesia melalui perluasan program perlindungan sosial.

Belanja negara juga akan menyasar pada bidang pendidikan, kesehatan, pertahanan, serta infrastruktur. Ani bilang, pembangunan infrastruktur juga terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia terhadap penyediaan infrastruktur, baik di perkotaan dan daerah, maupun di perbatasan dan daerah terluar.

"Inilah momentum yang tepat bagi kita semua untuk mereformasi arah pembangunan agar dapat membawa bangsa Indonesia berkembang dan maju lebih cepat, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat," kata Ani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 25 Oktober 2017.

Lebih jauh, kata Ani dalam rangka pemerataan melalui alokasi transfer daerah dan dana desa, akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di daerah, menciptakan kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan antardaerah.

Apabila dirinci, alokasi belanja negara tersebut nantinya akan tersebar sebagai berikut belanja pemerintah pusat Rp1.454,49 triliun yang terdiri dari belanja kementerian/lembaga Rp839,59 triliun, dan belanja nonkementerian/lembaga Rp614,9 triliun.

Sementara untuk belanja nonkementerian/lembaga pun dibagi untuk belanja subsidi BBM dan elpiji 3 Kg Rp46,87 triliun, subsidi listrik Rp47,66 triliun. Sedangkan untuk transfer ke daerah dan dana desa Rp766,16 triliun terdiri dari tansfer ke daerah Rp706,16 triliun dan dana desa Rp60 triliun.

Untuk anggaran pendidikan dialokasikan 20 persen dari total belanja atau Rp444,13 triliun. Sedangkan anggaran kesehatan lima persen dari anggaran total atau Rp111,03 triliun.

 

belanja negara
30cards

belanja negara

Updated 21 September 2018 19:01
  1. Agustus 2018, Belanja Negara Rp1.303,49 Triliun
  2. Sri Mulyani Sosialisasi Aturan Pengadaan Barang dan Jasa
  3. Hingga Mei, Pemerintah Jokowi-JK Telah Belanjakan Rp458 Triliun
  4. 10 K/L dengan Serapan Belanja Paling Tinggi
  5. 500 Kartu Kredit Digunakan untuk Transaksi APBN
  6. Pemerintah Lakukan Belanja Negara dengan Hati-Hati
  7. Agar Belanja Negara Transparan
  8. Agar Belanja Negara Transparan
  9. Bank BUMN Antusias Belanja Pemerintah Gunakan Kartu Kredit
  10. BNI Bidik Tambahan Transaksi hingga Rp1 Triliun
  11. Belanja Pemerintah Mulai Gunakan Kartu Kredit
  12. Sri Mulyani Sudah Prediksi Pertumbuhan Positif Belanja Pemerintah di Kuartal III
  13. Belanja Pemerintah Jokowi Tahun Depan Mencapai Rp2.220 Triliun
  14. Belanja Produktif Terus Didorong Meski Ada Potensi Penghematan Alamiah
  15. Sri Mulyani Ajukan Anggaran Belanja Kemenkeu Rp28 Triliun di 2018
  16. BI Dorong Pemda di Kepri Mempercepat Realisasi Belanja Modal
  17. Kebutuhan Mendesak, Jokowi Pangkas Rp16 Triliun Belanja K/L
  18. BI Harap Belanja Pemerintah Naik di Triwulan II
  19. Serapan Belanja Negara Kuartal I Diperkirakan Lebih Tinggi
  20. Meningkatkan Efektivitas Belanja Barang dan Jasa via LPSE
  21. Pemerintah Jokowi Belanjakan Rp1.859,5 Triliun Sepanjang 2016
  22. Pemerintah Tarik Utang USD3,5 Miliar Amankan Belanja Januari 2017
  23. Pemangkasan Anggaran Belanja Diklaim tak Pengaruhi Pembangunan Infrastruktur
  24. Banggar Sepakati Pagu Belanja Empat Kemenko Jokowi Tahun Depan
  25. BI Jamin Likuiditas Bank Daerah Tidak Menyusut
  26. Komisi XI Pertanyakan Pemangkasan Tunjangan Profesi Guru
  27. Pemerintah Pangkas DAU, BI Yakin Likuiditas Mencukupi
  28. Sri Mulyani Akui Pemerintah Boros
  29. Sri Mulyani Geram Dituding Cari Jalan Pintas Pangkas Anggaran Belanja
  30. Sri Mulyani: Kredibilitas Bendahara Dipertaruhkan Jika Pura-pura Akui Punya Uang