• Card 29 of 30
Nasional

KPK Yakin tak Ada Unsur Politis di Penanganan Kasus Novel

Juven Martua Sitompul    •    11 April 2018 10:22

Ilustrasi KPK - MI Ilustrasi KPK - MI

Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengaku yakin tak ada unsur politis di internal Polri terkait penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Saut optimistis polisi segera mengungkap pelaku sekaligus otak di balik teror keji terhadap penyidik senior KPK tersebut.

"Enggak ada lah. Yakin saja. Tidak ada sama sekali," kata Saut saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Saut mengatakan, hingga kini lembaganya masih menaruh harapan besar kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Namun, dia kembali menegaskan tetap tidak sepakat dengan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF).

"Kita dukung saja Polri. Kalau ada informasi bisa dishare, jangan bentuk birokrasi baru. Itu pikiran saya pribadi, bukan pendapat KPK secara keseluruhan," ujar dia.

(Baca juga: Novel: Negara Abaikan Kasus Saya)

Senada, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif masih berharap banyak polisi menangkap pelaku. Berbeda dengan Saut, Laode justru mendukung pembentukan TGPF untuk mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.

"Menurut saya semua usulan dan upaya yang dilakukan masyarakat sipil dan Komnas HAM termasuk usulan pembentukan TGPF dalam menemukan pelaku yang menyerang Novel Baswedan perlu didukung," pungkas Syarif.

Hari ini, setahun sudah kasus penyiraman air keras terhadap Novel terjadi. Namun, Polri belum mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras ke Novel. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.

(Baca juga: Menanti Janji Jokowi)