• Card 15 of 30
Nasional

Sanksi untuk Novel Tinggal Diumumkan

Juven Martua Sitompul    •    17 April 2018 16:38

Ketua KPK Agus Rahardjo - ANT/Wahyu Putro A. Ketua KPK Agus Rahardjo - ANT/Wahyu Putro A.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengumumkan sanksi terhadap penyidik Novel Baswedan. Sanksi berkaitan dengan pembocoran surat elektronik (Surel) protes Novel terhadap Direktur Penyidikan Aris Budiman ke eksternal KPK.

"Sudah lama, sudah selesai tinggal ngumumin saja," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 17 April 2018.

Kendati begitu, Agus belum mau memerinci waktu pengumuman sanksi tersebut. Dia hanya menjelaskan, semua akan diumumkan setelah persiapannya rampung.

Direktorat PI menangani kasus yang melibatkan dua pejabat internal KPK. Salah satunya soal surel protes penyidik Novel Baswedan kepada Aris. Di mana dalam surel itu, Novel dianggap telah mendeskriditkan jabatan Aris sebagai Direktur Penyidikan KPK.

Kedua, terkait tindakan Aris yang datang ke rapat Pansus Hak Angket DPR untuk KPK tanpa meminta izin pimpinan. Sama halnya seperti Novel, Direktorat PI juga telah merampungkan pemeriksaan Aris bahkan telah menyiapkan sanksi untuk jenderal bintang satu tersebut.

(Baca juga: KPK Sudah Siapkan Sanksi Buat Novel)

Surel protes Novel yang dikirim pada 14 Februari 2017, diklaim Alghiffari Aqsa selaku kuasa hukum Novel tidak begitu saja terjadi. Sebelumnya, ada komunikasi perihal rekrutmen penyidik yang ingin dilakukan Aris pada awal tahun 2016 lalu.

Novel melayangkan protes lantaran menilai rekrutmen penyidik yang dilakukan Aris tak sesuai prosedur dari Biro SDM KPK. Tak sampai di situ, Novel juga kembali melakukan protes di akhir 2016 saat Aris kembali ingin mengangkat penyidik.

Merasa kesal, Novel akhirnya mengirimkan email kepada Aris dan ditembuskan kepada pimpinan KPK, deputi penindakan dan tembusan pengurus WP KPK. Diduga, email tersebut berisi protes sekaligus mendeskriditkan jabatan Aris sebagai Dirdik KPK.

Sayangnya, surel berisi protes Novel itu tersebar ke luar. Aris tak terima, dia lantas melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

(Baca juga: Novel Bantah Sebarkan Surel Protes Aris ke Pihak Luar)