• Card 1 of 30
Nasional

Kasus Novel Masih Mangkrak

Juven Martua Sitompul    •    30 April 2018 13:39

Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto). Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menaruh harapan besar kepada Polri untuk segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Polri diminta lebih serius mengungkap kasus teror keji tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengakui hingga kini lembaganya belum menerima informasi dari Polri perihal perkembangan pengusutan kasus tersebut. Khususnya, informasi keberadaan pelaku atau pun otak di balik penyerangan.

"Untuk perkembangan penanganan kasus penyerangan Novel, sampai saat ini belum ada perkembangan pihak yang diduga sebagai pelaku," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 30 April 2018.



Pada 11 April, tepat satu tahun teror keji terhadap Novel. Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

Akibat peristiwa itu, kedua mata Novel mengalami kerusakan parah bahkan hampir buta. Untuk memperbaiki kedua matanya, Novel harus menjalani operasi di Singapura selama satu tahun.

Namun, hingga Novel kembali ke Indonesia, kepolisian yang menangani kasus ini belum mampu menangkap pelaku atau pun otak di balik penyerangan. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.