• Card 1 of 30
Nasional

Novel: Negara Abaikan Kasus Saya

Fachri Audhia Hafiez    •    10 April 2018 17:34

Penyidik KPK Novel Baswedan - MI/Rommy Pujianto. Penyidik KPK Novel Baswedan - MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai negara abai dengan kasus penyerangan air keras terhadap dirinya. Sebab, hampir setahun tidak ada perkembangan signifikan terkait pelaku. 

"Saya bicara negara abai karena di sana ada polisi dan kemudian Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan perintah untuk menyelesaikan kasus saya," kata Novel saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 10 April 2018.

Novel mengatakan perintah Presiden Jokowi faktanya tidak diindahkan oleh Polri untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap dirinya. Padahal, dia bilang kasus yang menimpanya mudah diungkap. Alasannya, banyak saksi yang telah diperiksa Polisi. 
"Menurut saya ini bukan hal yang sulit karena saksinya banyak, bukan kejadian saksinya enggak ada," ujar Novel.

Novel disiram air keras usai salat subuh tak jauh dari rumahnya di Jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT 03 RW 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 2017. Kedua mata Novel mengalami luka bakar cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Singapura.

Polri hingga kini belum mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras ke Novel. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.

(Baca juga: Menanti Janji Jokowi)