• Card 21 of 30
Nasional

Novel Baswedan: Saya Kecewa!

Juven Martua Sitompul    •    11 April 2018 18:32

Novel Baswedan. ANT/Muhammad Iqbal Novel Baswedan. ANT/Muhammad Iqbal

Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku kecewa terhadap kinerja Polri. Pasalnya, sudah setahun polisi belum berhasil mengungkap pelaku atau otak di balik penyiraman air keras kepada dirinya.

"Ini enggak boleh dianggap sepele, enggak boleh dibiarkan. Saya juga kecewa dengan proses pengungkapan yang sampai sekarang belum juga diungkap," kata Novel di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Menurut Novel, Polri tidak sulit mengungkap pelaku atau dalang teror tersebut. Dia menduga belum terungkapnya kasus ini karena Korps Bhayangkara tidak serius menuntaskan kasus itu.

"Saya bilang bukan belum ketemu pelakunya, tapi saya bicara kemungkinan dugaan saya ini memang belum mau diungkap. Saya kecewa sekali," ujarnya.

Baca: Polisi Klaim Kerja Keras Menangani Kasus Novel

Novel khawatir teror serupa terjadi pada pegawai KPK yang lain. Oleh karena itu, dia meminta pemerintah turun tangan dalam pengungkapan kasus penyiraman air keras tersebut.

"Saya khawatir pelaku makin berani. Ini enggak boleh terjadi. Saya ingin sampaikan negara tidak boleh abai," pungkas Novel.

Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Peristiwa itu membuat kedua mata Novel hampir buta.

Hingga hari ini tepat satu tahun sudah pihak kepolisian menangani kasus penyiraman air keras ini. Namun, Polri belum juga mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.