• Card 23 of 30
Nasional

Pengusutan Kasus Novel Jalan di Tempat

Juven Martua Sitompul    •    11 April 2018 18:12

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/MI/Rommy Pujianto Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima informasi memuaskan soal pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Laporan tim pemantau yang tergabung dengan Polri memang diterima, namun tak menunjukkan kemajuan.

"Bulan yang lalu ada tim yang berada di KPK untuk melihat, ketemu dengan mereka tapi belum ada yang signifikan buat kita," tegas Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Baca: Novel: Negara Abaikan Kasus Saya

Lembaga Antirasuah bakal menunggu perkembangan pengusutan teror Novel dari polisi. Saut berharap ada kemajuan dari laporan berikutnya.

KPK berkomitmen lebih serius menjaga penyidik mereka dari teror. Penyidik bakal lebih berhati-hati menangani perkara rasuah.

"Dari sini juga nanti kita akan menjaga penyidik-penyidik yang lain atau kasus-kasus lain yang pernah muncul sebelumnya, untuk kemudian kita lebih hati-hati," ucap dia.

Baca: Kalla Minta Penyelesaian Kasus Novel Dipercepat

Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Peristiwa itu membuat kedua mata Novel hampir buta.

Usia kasus itu genap setahun hari ini. Sayangnya, Polri belum mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.