• Card 24 of 30
Nasional

Kalla Minta Penyelesaian Kasus Novel Dipercepat

Dheri Agriesta    •    11 April 2018 14:36

Wapres Jusuf Kalla/MTVN/Dheri Agriesta Wapres Jusuf Kalla/MTVN/Dheri Agriesta

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipercepat. Usia kasus itu genap setahun hari ini.

"Pemerintah tidak kasih batas waktu, yang paling penting harus cepat (diselesaikan)," tegas Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 11 April 2018.

Kalla belum menerima laporan terakhir penyelesaian kasus Novel Baswedan. Namun, Kalla yakin Polri bekerja keras mengungkap kasus tersebut.

"Bahwa saya yakin polisi bisa mencapai (penyelesaian), berusaha keras," kata Kalla.

Baca: Polisi Tagih Nama Jenderal pada Novel

Pria asal Makassar itu juga meminta masyarakat membantu pengungkapan kasus. Kalla juga mendengar usulan pembentukan tim gabungan pencari fakta demi mengungkap kasus Novel.

Ia hanya meminta masyarakat tetap percaya kepada Kepolisian. "Itu memang suatu hal yang diusulkan, tapi Polisi tetap yakin bisa. Komnas HAM bikin sendiri juga kan (TGPF)," jelas eks ketum Golkar itu.

Baca: Polisi Klaim Kerja Keras Menangani Kasus Novel

Novel disiram air keras usai salat subuh tak jauh dari rumahnya di Jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT 03 RW 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 2017. Kedua mata Novel mengalami luka bakar cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Singapura.

Polri hingga kini belum mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras ke Novel. Padahal, sketsa terduga pelaku sudah disebar dan pemeriksaan puluhan saksi sudah dilakukan.