• Card 1 of 30
Nasional

Novel Minta Jokowi Serius Dukung Penuntasan Terornya

Juven Martua Sitompul    •    11 April 2018 20:28

Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Rommy Pujianto. Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta serius mendorong Polri mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Jokowi juga diharapkan reaktif terhadap fakta-fakta yang muncul misalnya adanya dugaan keterlibatan anggota Polri dan pihak penguasa dalam kasus teror keji tersebut.

"Saya berharap bapak presiden mau untuk mengetahui fakta yang sebenarnya," kata Novel di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Dia berharap, Jokowi mendukung pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasusnya. Sebab dengan dibentuknya TGPF, Novel yakin fakta termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini akan terungkap.

Baca: Novel Duga Penguasa Terlibat dalam Kasus Penyerangannya

"Fakta itu bisa diketahui dengan penelusuran tim gabungan pencari fakta," ujarnya.

Novel belum melihat keseriusan pemerintah termasuk Jokowi mendorong polisi untuk segera mengungkap kasus teror tersebut. "Terkait dengan apa yang disampaikan beliau sekarang ini bahwa menunggu saya enggak tahu apakah isyaratnya angkat tangan begitu," ucap dia.

Novel menjelaskan, dorongan agar pemerintah ikut andil dalam pengungkapan kasus teror ini bukan bagian dari kepentingan pribadinya. Kepedulian pemerintah terhadap kasus ini, lanjut dia penting untuk mendukung pemberantasan korupsi di tanah air.

Baca: Menkumham Desak Polisi Segera Tuntaskan Kasus Novel

"Bapak presiden juga harusnya mendukung hal itu. Saya mengharapkan itu yang menjadi kecewakan saya," pungkasnya.