• Card 21 of 30
Nasional

Novel Menagih Janji Presiden

Intan Yunelia    •    17 Juni 2018 14:48

Penyidik senior KPK Novel Baswedan/Medcom.id/Intan Yunelia Penyidik senior KPK Novel Baswedan/Medcom.id/Intan Yunelia

Jakarta: Penyidik senior Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menagih janji Presiden Joko Widodo mengungkap kasus penyiraman air keras kepadanya. Kasus ini tak kunjung terungkap meski sudah lebih satu tahun ditangani Polri.

"Saudara pasti masih ingat bahwa Presiden sudah berjanji dan saya sebagai orang pekerja antikorupsi tentunya ingin janji itu direalisasikan yaitu mengungkap ini semua," tegas Novel di kediamannya, Jalan Deposito T8, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu, 17 Juni 2018.

Novel mengatakan sejak awal pengungkapan kasus ini memang kompleks. Ia menduga ada keterlibatan penegak hukum di dalamnya.

"Saya sudah menyampaikan itu sejak awal bahkan saya menyampaikan bahwa saya sudah yakin ini tidak akan diungkap," sesal dia.

Baca: Novel Baswedan: Saya Kecewa!

Sepupu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu menegaskan kasusnya tidak bisa dianggap kecil. Komitmen Presiden juga dibutuhkan.

"Saya ingin menggambarkan dan berharap sebetulnya pemimpin negeri mengetahui ini bukan kasus biasa. Ini suatu hal yang luar biasa tentunya tidak hanya melihat penyerangan kepada saya," jelas Novel.

Baca: ICW Tunggu Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel

Ia berharap tak ada lagi pegawai KPK yang menggalami intimidasi baik secara psikis maupun fisik. Pimpinan KPK harus betul-betul memastikan jaminan keamanan pegawai.

"Saya berharap ke depan pimpinan KPK betul betul memberikan perlindungan dan perhatian kepada pegawai KPK dalam rangka melakukan pekerjaannya dan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya," ucap dia.

Orang tak dikenal menyiramkan air keras ke wajah Novel, Selasa pagi, 11 April 2017. Pelaku beraksi saat Novel berjalan kaki pulang usai salat Subuh di masjid dekat rumahnya. Sayangnya, kasus yang sudah lebih dari setahun ditangani Polri iru tak kunjung terungkap.