• Card 7 of 16
Ekonomi

Danareksa Investment Bidik Dana Kelola Rp35 Triliun

Ade Hapsari Lestarini    •    20 Januari 2018 11:56

Ilustrasi. (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN) Ilustrasi. (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN)

Jakarta: PT Danareksa Investment Management (DIM) menargetkan total dana kelolaan sebesar Rp35 triliun pada tahun ini.

"Target dana kelolaan ini tumbuh sekitar 30 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya," tutur Direktur Utama DIM Marsangap P Tamba, dalam siaran persnya, Sabtu, 20 Januari 2018.

Pencapaian AUM ini akan dilakukan dengan mengoptimalkan existing product dan juga penerbitan produk alternatif, seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas, dan KIK EBA.

"Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10 akan menjadi Reksa Dana unggulan DIM di 2018," tambah Marsangap.

Dia menjelaskan secara historis, performa pada pasar saham pada tahun politik cenderung baik karena meningkatnya aktivitas konsumsi domestik.

"Hal tersebut juga akan berdampak positif pada Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10, yang memiliki strategi investasi always overweight in consumer sector," paparnya.

Danareksa Investment Management pada 17 Januari 2018 lalu mengundang investor di acara Economic & Investment Outlook 2018 bertajuk "Optimisme di Tahun Politik" yang diadakan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Bambang PS Brodjonegoro dan dilanjutkan dengan paparan Economic & Investment Outlook berbentuk diskusi panel.

Perseroan juga menghadirkan para pembicara dari instansi pemerintah dan praktisi antara lain, Direktur Promosi Sektoral BKPM Ikmal Lukman, Chief Economist Danareksa Research Institute Kahlil Rowter dan Executive Director of Charta Politika Yunarto Wijaya yang berbicara mengenai kondisi politik dalam negeri sehingga memberi warna pada acara diskusi.

"Ini merupakan bentuk komitmen dan layanan DIM kepada para investor untuk senantiasa memberikan informasi yang komprehensif mengenai kondisi ekonomi ataupun politik terkini serta dampaknya bagi investasi di pasar modal. Selesai dari acara ini, kami berharap investor memiliki arah investasi yang jelas dan semakin yakin untuk menempatkan dananya ke instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan di 2018," tutur Marsangap.