tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 21 Juli 2018 20:06
  1. Tiongkok Disebut Berada di Zero Sum Game dengan Dunia
  2. AS-Tiongkok Diyakini akan Capai Kesepakatan Perdagangan
  3. Menengok Pusat Perbelanjaan di Tiongkok
  4. Tiongkok Cetak Surplus Perdagangan USD28,97 Miliar dengan AS
  5. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Tidak Menyebabkan Resesi Ekonomi
  6. Tiongkok Sebut Kinerja Impor dan Ekspor dengan AS Naik
  7. Permintaan Batu Bara Tiongkok Melonjak di Tengah Perang Dagang
  8. Yuan Tiongkok Melemah jadi 6,6727 terhadap Dolar AS
  9. Pabrik Kimia Meledak di Tiongkok, Menewaskan 19 Orang
  10. Aktivis HAM Terkenal asal Tiongkok Menghilang
  11. Rasakan Sensasi Makan di Tepi Tebing Setinggi 2.000 Meter
  12. Istri Penerima Nobel Perdamaian Diizinkan Meninggalkan Tiongkok
  13. Perang Dagang Dinilai Berdampak Terbatas bagi Ekonomi Tiongkok
  14. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Sulit Temukan Manfaat Positif
  15. Tiongkok Tuduh AS Meluncurkan Perang Dagang Terbesar
  16. Tiongkok Klaim Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil
  17. IPO, Harga Saham Xiaomi di Bawah Ekspektasi
  18. Nilai Perdagangan UEA-Tiongkok Capai USD52,65 di 2017
  19. Ekonomi Tiongkok Diperkirakan Tumbuh 6,7%
  20. Pakar Kritik Keputusan Tiongkok Mengurangi Pembatasan Investasi Asing
  21. Masuknya Tiongkok ke WTO Diklaim Bermanfaat bagi Ekonomi Dunia
  22. Bank Sentral Tiongkok Alirkan Likuiditas ke Pasar Keuangan
  23. Denuklirisasi Korut di Mata Menhan AS dan Menhan Tiongkok
  24. 27% Impor Indonesia Berasal dari Tiongkok
  25. Perdagangan dengan Tiongkok, Indonesia Defisit USD8,11 Miliar
  26. Banjir Rendam Dua Wilayah di Tiongkok
  27. Proteksionisme Tidak Hentikan Tiongkok Menuju Modernisasi
  28. Chinese Start-ups: Attractive Women to Ease Coders' Stress
  29. Tekanan Politik Buat Investasi Tiongkok di AS Anjlok 92%
  30. Bursa Saham Tiongkok Tertahan di Zona Merah
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Trump Dinilai Salah Membaca Defisit Perdagangan AS

Angga Bratadharma    •    20 Juni 2018 12:35

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (John Gurzinski/AFP) Presiden Amerika Serikat Donald Trump (John Gurzinski/AFP)

Washington: Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memberlakukan tarif yang tinggi pada ekspor Tiongkok ke Amerika Serikat mungkin akan menimbulkan lebih banyak kerugian bagi konsumen Amerika dibandingkan dengan konsumen Tiongkok. Sewajarnya Trump tidak memberlakukan tarif tersebut demi kepentingan bersama.

Untuk melihat alasannya, kita harus memahami bagaimana kebijakan Trump yang salah membaca mengenai alasan AS menjalankan defisit perdagangan pada tempat pertama. "Tahun lalu, kita kehilangan USD500 miliar atas perdagangan dengan Tiongkok. Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi," kata Trump, secara keliru, pada sebuah konferensi pers 23 Maret lalu.

Mengutip CNBC, Rabu, 20 Juni 2018, defisit perdagangan terjadi ketika nilai impor lebih besar dari nilai ekspor, baik dari segi barang maupun jasa. Tahun lalu, AS mengimpor sekitar USD505 miliar barang-barang Tiongkok dan melakukan ekspor sekitar USD130 miliar yang artinya ada selisih sekitar USD375 miliar atau defisit perdagangan.

Sedangkan produk buatan Tiongkok seperti Apple iPhone, misalnya, mewakili sebagian besar dari defisit itu meski banyak bagian yang paling berharga terkait defisit berasal dari mitra dagang lainnya. Sekitar USD70 miliar defisit perdagangan AS dengan Tiongkok berasal dari pengiriman ponsel.  



Tetapi USD70 miliar itu bukan ukuran akurat dari nilai yang ditambahkan Tiongkok ke ponsel yang dikirim ke AS. Itu karena akuntansi yang digunakan dalam statistik perdagangan resmi tidak dapat mengikuti pertumbuhan rantai pasokan global yang mengambil bagian dan bahan baku dari berbagai negara untuk membuat satu produk tunggal.

"Sekitar dua pertiga dari perdagangan dunia sekarang terlibat dalam rantai nilai yang melintasi perbatasan selama proses produksi," kata Rekan Senior Pusat China John L Thornton, David Dollar, dalam sebuah postingan blog.

Setiap negara yang menambahkan tautan dalam rantai pasokan juga menambahkan sedikit nilai pada produk akhir. Tetapi kontribusi tersebut disatukan menjadi nilai ekspor akhir yang dihitung ketika produk mencapai tujuan akhirnya.

Artinya sebagian besar defisit perdagangan ponsel AS sebesar USD70 miliar benar-benar berasal dari mitra dagang AS lainnya, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Singapura. Untuk lebih memahami mengapa itu terjadi, Trump harus melihat lebih dekat iPhone yang dimilikinya saat ia melakukan semua cuitannya.



Dari harga eceran sebesar USD1.000, sekitar USD370 mewakili biaya pembuatan setiap ponsel termasuk biaya komponen dan perakitan, menurut analisis oleh IHS Markit. Bagian yang paling mahal yakni layar berasal dari Samsung Electronics di Korea Selatan dan mewakili sekitar USD110 dari harga akhir produk tersebut.

Kemudian, sebesar USD44,45 untuk cip memori harus pergi ke Jepang Toshiba dan Korea Selatan SK Hynix. Pemasok lain, dari Singapura ke Swiss, menyediakan suku cadang dan komponen yang dirakit oleh produsen kontrak di Tiongkok. Nilai Tiongkok yang menambahkan bagian lainnya hanya mewakili 3-6 persen dari harga eceran telepon, menurut analisis IHS Markit.

Ketika telepon rakitan dikirim ke Apple dan distributornya di AS maka biaya keseluruhan sebesar USD370 untuk membuatnya -termasuk suku cadang- disatukan ke nilai ekspor dan menjadi bagian dari defisit perdagangan total antara Tiongkok dengan AS. Padahal banyak nilai ditambahkan oleh pemasok di negara lain.

 

tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 21 Juli 2018 20:06
  1. Tiongkok Disebut Berada di Zero Sum Game dengan Dunia
  2. AS-Tiongkok Diyakini akan Capai Kesepakatan Perdagangan
  3. Menengok Pusat Perbelanjaan di Tiongkok
  4. Tiongkok Cetak Surplus Perdagangan USD28,97 Miliar dengan AS
  5. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Tidak Menyebabkan Resesi Ekonomi
  6. Tiongkok Sebut Kinerja Impor dan Ekspor dengan AS Naik
  7. Permintaan Batu Bara Tiongkok Melonjak di Tengah Perang Dagang
  8. Yuan Tiongkok Melemah jadi 6,6727 terhadap Dolar AS
  9. Pabrik Kimia Meledak di Tiongkok, Menewaskan 19 Orang
  10. Aktivis HAM Terkenal asal Tiongkok Menghilang
  11. Rasakan Sensasi Makan di Tepi Tebing Setinggi 2.000 Meter
  12. Istri Penerima Nobel Perdamaian Diizinkan Meninggalkan Tiongkok
  13. Perang Dagang Dinilai Berdampak Terbatas bagi Ekonomi Tiongkok
  14. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Sulit Temukan Manfaat Positif
  15. Tiongkok Tuduh AS Meluncurkan Perang Dagang Terbesar
  16. Tiongkok Klaim Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil
  17. IPO, Harga Saham Xiaomi di Bawah Ekspektasi
  18. Nilai Perdagangan UEA-Tiongkok Capai USD52,65 di 2017
  19. Ekonomi Tiongkok Diperkirakan Tumbuh 6,7%
  20. Pakar Kritik Keputusan Tiongkok Mengurangi Pembatasan Investasi Asing
  21. Masuknya Tiongkok ke WTO Diklaim Bermanfaat bagi Ekonomi Dunia
  22. Bank Sentral Tiongkok Alirkan Likuiditas ke Pasar Keuangan
  23. Denuklirisasi Korut di Mata Menhan AS dan Menhan Tiongkok
  24. 27% Impor Indonesia Berasal dari Tiongkok
  25. Perdagangan dengan Tiongkok, Indonesia Defisit USD8,11 Miliar
  26. Banjir Rendam Dua Wilayah di Tiongkok
  27. Proteksionisme Tidak Hentikan Tiongkok Menuju Modernisasi
  28. Chinese Start-ups: Attractive Women to Ease Coders' Stress
  29. Tekanan Politik Buat Investasi Tiongkok di AS Anjlok 92%
  30. Bursa Saham Tiongkok Tertahan di Zona Merah