tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 18 Oktober 2018 12:25
  1. AS: Tiongkok Tidak Memiliki Transparansi
  2. Bank Sentral Tiongkok Suntik Likuiditas ke Pasar
  3. Di Tengah Ketidakpastian, Tiongkok Diyakini Memiliki Ketahanan Ekonomi
  4. Trump-Xi Jinping Berpeluang Bertemu di KTT G20
  5. Tiongkok Miliki Ruang Penyesuaian Kebijakan Moneter
  6. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  7. JP Morgan Turunkan Peringkat Saham Tiongkok
  8. Tiongkok Dianggap Berisiko bagi Industri Pertahanan AS
  9. Diskusi Perdagangan AS-Tiongkok Belum Alami Kemajuan
  10. Tiongkok Bangun Dua Basis Produksi Gas Metana-Batu Bara
  11. Bank Sentral Tiongkok Terus Intervensi Pasar
  12. Defisit Perdagangan Jasa Tiongkok di Agustus Membesar
  13. Tarif Baru Trump Berpotensi jadi Gelombang Kejut bagi Tiongkok
  14. Pria Tiongkok Beli Mobil Mewah Pakai Uang Receh
  15. Peringatan Hari Nasional ke-69 RRT
  16. Swedia Tunda Deportasi Uighur ke Tiongkok
  17. Amnesty Internasional Minta Tiongkok Bebaskan Uighur
  18. Investasi Tiongkok di Luar Negeri Diperkirakan Tembus USD2,5 Triliun
  19. Jack Ma: Perdagangan Tidak Bisa Digunakan untuk Perang
  20. Uni Eropa dan Tiongkok Tegaskan Pentingnya Sistem Perdagangan Multilateral
  21. Pengusiran Turis Tiongkok di Swedia Picu Ketegangan Diplomatik
  22. Ekonomi Tiongkok Mulai Melemah Usai Pertumbuhan Investasi Capai Titik Terendah
  23. Tiongkok Disebut Tidak akan Menyerah terhadap Tuntutan AS
  24. Trump: Tidak Ada Tekanan Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Tiongkok
  25. Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global
  26. AS Mulai Kembali Bahas Perdagangan dengan Tiongkok
  27. AS Disebut akan Menyesal Jika Perlambat Ekonomi Tiongkok
  28. Dilamar di Pesawat, Pramugari di Tiongkok Malah Dipecat
  29. Motif Penabrakan di Tiongkok Diduga Balas Dendam
  30. Tiongkok Minta Izin WTO Beri Sanksi untuk Amerika Serikat
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Tiongkok Mulai Tingkatkan Hubungan dengan Rusia

Angga Bratadharma    •    12 September 2018 12:02

Ilustrasi (AFP PHOTO/WANG ZHAO) Ilustrasi (AFP PHOTO/WANG ZHAO)

Vladivostok: Mantan Gubernur People's Bank of China (PBOC) Zhou Xiaochuan mengungkapkan tarif Amerika Serikat (AS) untuk barang-barang Tiongkok akan mengarah pada peningkatan substansial antara Tiongkok dengan Rusia. Pasalnya, pengenaan tarif yang tinggi membuat Tiongkok mencari pasar lain termasuk mendiversifikasi hubungan perdagangan.

"Dari segi ekonomi dan sektor keuangan kami ingin memiliki hubungan normal dengan AS," kata Zhou Xiaochuan, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 12 September 2018, di Vladivostok, Rusia.

Namun, ia menambahkan, paket besar-besaran tarif AS atas impor Tiongkok yang dipicu oleh Presiden Donald Trump telah membuat Tiongkok melihat pasar lain terutama mendiversifikasi hubungan perdagangan dan basis bisnis. Langkah tersebut dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

"Dalam pengertian ini, hubungan Tiongkok dengan Rusia dan juga negara-negara Uni Eropa akan mengalami perbaikan substansial," katanya.

Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Rusia pada Selasa guna menghadiri forum untuk pertama kalinya atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dua pemimpin adikuasa akan mengadakan pembicaraan di forum yang menandai pertemuan ketiga mereka tahun ini dan hubungan diplomatik yang semakin dekat.

Hubungan bisnis dan politik yang lebih dekat antara Tiongkok dan Rusia terjadi pada saat AS menerapkan tarif hukuman atas impor Tiongkok dan mengalami hubungan dingin dengan Moskow di tengah investigasi yang sedang berlangsung terhadap dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS pada 2016.

Tiongkok telah menanggapi langkah AS dengan pemberian sanksi serupa atas barang-barang AS. Mengomentari pentingnya Rusia dan hubungan bisnis dan diplomatik Tiongkok, Zhou Xiaochuan mengatakan, para negara tetangga secara historis menikmati hubungan baik.

"Tiongkok dan Rusia selalu memiliki hubungan yang baik karena kita adalah tetangga. Tiongkok sebenarnya mengimpor sejumlah besar minyak dan gas dari Rusia sehingga hubungan ekonomi ada (di sana) dan mereka sangat penting satu sama lain," pungkasnya.

 

tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 18 Oktober 2018 12:25
  1. AS: Tiongkok Tidak Memiliki Transparansi
  2. Bank Sentral Tiongkok Suntik Likuiditas ke Pasar
  3. Di Tengah Ketidakpastian, Tiongkok Diyakini Memiliki Ketahanan Ekonomi
  4. Trump-Xi Jinping Berpeluang Bertemu di KTT G20
  5. Tiongkok Miliki Ruang Penyesuaian Kebijakan Moneter
  6. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  7. JP Morgan Turunkan Peringkat Saham Tiongkok
  8. Tiongkok Dianggap Berisiko bagi Industri Pertahanan AS
  9. Diskusi Perdagangan AS-Tiongkok Belum Alami Kemajuan
  10. Tiongkok Bangun Dua Basis Produksi Gas Metana-Batu Bara
  11. Bank Sentral Tiongkok Terus Intervensi Pasar
  12. Defisit Perdagangan Jasa Tiongkok di Agustus Membesar
  13. Tarif Baru Trump Berpotensi jadi Gelombang Kejut bagi Tiongkok
  14. Pria Tiongkok Beli Mobil Mewah Pakai Uang Receh
  15. Peringatan Hari Nasional ke-69 RRT
  16. Swedia Tunda Deportasi Uighur ke Tiongkok
  17. Amnesty Internasional Minta Tiongkok Bebaskan Uighur
  18. Investasi Tiongkok di Luar Negeri Diperkirakan Tembus USD2,5 Triliun
  19. Jack Ma: Perdagangan Tidak Bisa Digunakan untuk Perang
  20. Uni Eropa dan Tiongkok Tegaskan Pentingnya Sistem Perdagangan Multilateral
  21. Pengusiran Turis Tiongkok di Swedia Picu Ketegangan Diplomatik
  22. Ekonomi Tiongkok Mulai Melemah Usai Pertumbuhan Investasi Capai Titik Terendah
  23. Tiongkok Disebut Tidak akan Menyerah terhadap Tuntutan AS
  24. Trump: Tidak Ada Tekanan Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Tiongkok
  25. Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global
  26. AS Mulai Kembali Bahas Perdagangan dengan Tiongkok
  27. AS Disebut akan Menyesal Jika Perlambat Ekonomi Tiongkok
  28. Dilamar di Pesawat, Pramugari di Tiongkok Malah Dipecat
  29. Motif Penabrakan di Tiongkok Diduga Balas Dendam
  30. Tiongkok Minta Izin WTO Beri Sanksi untuk Amerika Serikat