tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 13 Desember 2018 11:28
  1. Tiongkok Balas Tahan Dua Warga Kanada
  2. Yuan Tiongkok Tertekan Jadi 6,9064 terhadap USD
  3. Perpustakaan di Tengah Hutan yang Bikin Kerasan
  4. Kecelakaan 22 Kendaraan di Tiongkok Tewaskan 5 Orang
  5. Industri Kecerdasan Buatan Tiongkok Bisa Capai USD145,47 Miliar
  6. Setuju Gencatan Senjata, Trump Dinilai Lakukan Kesalahan
  7. Tiongkok Desak Komunitas Internasional Menentang Proteksionisme
  8. 'DNA' dengan Lift Tercepat Dunia
  9. Oriental Pearl Tower, Antena yang Jadi Ikon Kota
  10. Turki Berharap Hubungan Dagang dengan Tiongkok Meningkat
  11. Intercontinental Shanghai Wonderland nan Wonderful
  12. Ledakan di Pabrik Kimia Tiongkok, 22 Orang Tewas
  13. Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Tiongkok, 7 Tewas
  14. Tiongkok Tetap Komunikasikan Isu Reformasi DK PBB
  15. Bom Waktu Kota Hantu Tiongkok
  16. Industri Besi dan Baja Tiongkok Tumbuh Solid
  17. 60% Perusahaan Tiongkok Yakin Laba Meningkat di 2018
  18. Perang Dagang AS-Tiongkok Berpeluang hingga Pilpres 2020
  19. Perusahaan Global Mulai Pindahkan Bisnis ke Asia Tenggara
  20. Konsumen Tiongkok Tunda Konsumsi
  21. Bank Sentral Tiongkok Hentikan Operasi Pasar Terbuka
  22. Mobil Tabrak Siswa SD, Lima Orang Tewas
  23. Yuan Menguat jadi 6,9391 terhadap USD
  24. Kamboja Bantah Ada Pembangunan Pangkalan Militer Tiongkok
  25. Tiongkok Pangkas Harga Bahan Bakar Eceran
  26. Tiongkok Terus Dukung Pengembangan Perusahaan Swasta
  27. Angkatan Udara Tiongkok Pamer Jet Siluman J-20
  28. Perang Dagang AS-Tiongkok Negatif untuk Investor dan Konsumen
  29. AS Kembali Ajak Bicara Tiongkok terkait Perdagangan
  30. Tiongkok Pamerkan Drone Siluman
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global

15 September 2018 16:05

Ilustrasi (Foto: RBS) Ilustrasi (Foto: RBS)

Singapura: Ketua Dewan Pengawas Siemens Jim Hagemann Snabe menilai tidak ada yang akan muncul sebagai pemenang jika ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Tiongkok terus meningkat dan menjadi perang dagang global. Konflik perdagangan yang sedang terjadi diharapkan bisa segera mereda dengan dicapainya kata sepakat.

"Dengan pertumbuhan rata-rata yang kuat di seluruh dunia, dasar-dasar bisnis tetap cukup bagus tetapi ketegangan perdagangan menjadi perhatian. Sangat memprihatinkan untuk melihat bahwa ketegangan tumbuh," kata Jim Hagemann Snabe, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 15 September 2018.

Menurutnya saat ini perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian global. Namun demikian, sengketa perdagangan yang berkepanjangan tidak ditampik bisa memberikan efek negatif terhadap perdagangan dunia dan nantinya perekonomian global secara keseluruhan.

"Saat ini, mereka tidak memiliki dampak yang signifikan. Mereka sudah sangat ditargetkan dalam kategori tertentu. Tapi tentu saja, jika ini terus berlanjut, menurut pendapat saya, berdampak negatif pada pertumbuhan dan, dengan itu, bisa memiliki efek riak pada ekonomi khususnya di negara-negara berkembang," tuturnya.

Para pejabat Amerika Serikat dilaporkan ingin mengadakan kembali putaran pembicaraan perdagangan tingkat tinggi dengan rekan-rekan Tiongkok sebelum putaran tarif berikutnya diberlakukan. AS sedang mempertimbangkan tarif sebesar USD200 miliar untuk barang-barang Tiongkok yang periode komentar publik berakhir awal bulan ini.

Dua ekonomi terbesar di dunia telah menerapkan tarif hingga USD50 miliar atas barang satu sama lain. Sementara dampak dari tarif yang ada telah cukup terbatas, Snabe mengatakan,  eskalasi pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi global. Banyak di komunitas bisnis telah menyatakan kekhawatiran yang sama, terutama di sektor teknologi terkait sengketa ini.

"Pengalaman yang kami lihat dari krisis keuangan 10 tahun lalu adalah bahwa ekonomi global sangat terhubung. Jadi, kamu tidak bisa menjaga ini sebagai percakapan bilateral antara dua negara. Ini memiliki efek pada seluruh rantai nilai dan, dengan itu, itu akan memiliki efek di mana-mana," pungkasnya.

tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 13 Desember 2018 11:28
  1. Tiongkok Balas Tahan Dua Warga Kanada
  2. Yuan Tiongkok Tertekan Jadi 6,9064 terhadap USD
  3. Perpustakaan di Tengah Hutan yang Bikin Kerasan
  4. Kecelakaan 22 Kendaraan di Tiongkok Tewaskan 5 Orang
  5. Industri Kecerdasan Buatan Tiongkok Bisa Capai USD145,47 Miliar
  6. Setuju Gencatan Senjata, Trump Dinilai Lakukan Kesalahan
  7. Tiongkok Desak Komunitas Internasional Menentang Proteksionisme
  8. 'DNA' dengan Lift Tercepat Dunia
  9. Oriental Pearl Tower, Antena yang Jadi Ikon Kota
  10. Turki Berharap Hubungan Dagang dengan Tiongkok Meningkat
  11. Intercontinental Shanghai Wonderland nan Wonderful
  12. Ledakan di Pabrik Kimia Tiongkok, 22 Orang Tewas
  13. Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Tiongkok, 7 Tewas
  14. Tiongkok Tetap Komunikasikan Isu Reformasi DK PBB
  15. Bom Waktu Kota Hantu Tiongkok
  16. Industri Besi dan Baja Tiongkok Tumbuh Solid
  17. 60% Perusahaan Tiongkok Yakin Laba Meningkat di 2018
  18. Perang Dagang AS-Tiongkok Berpeluang hingga Pilpres 2020
  19. Perusahaan Global Mulai Pindahkan Bisnis ke Asia Tenggara
  20. Konsumen Tiongkok Tunda Konsumsi
  21. Bank Sentral Tiongkok Hentikan Operasi Pasar Terbuka
  22. Mobil Tabrak Siswa SD, Lima Orang Tewas
  23. Yuan Menguat jadi 6,9391 terhadap USD
  24. Kamboja Bantah Ada Pembangunan Pangkalan Militer Tiongkok
  25. Tiongkok Pangkas Harga Bahan Bakar Eceran
  26. Tiongkok Terus Dukung Pengembangan Perusahaan Swasta
  27. Angkatan Udara Tiongkok Pamer Jet Siluman J-20
  28. Perang Dagang AS-Tiongkok Negatif untuk Investor dan Konsumen
  29. AS Kembali Ajak Bicara Tiongkok terkait Perdagangan
  30. Tiongkok Pamerkan Drone Siluman