tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 22 Oktober 2018 07:25
  1. Baja untuk 60 'Menara Eiffel' jadi 1 Jembatan
  2. AS: Tiongkok Tidak Memiliki Transparansi
  3. Bank Sentral Tiongkok Suntik Likuiditas ke Pasar
  4. Di Tengah Ketidakpastian, Tiongkok Diyakini Memiliki Ketahanan Ekonomi
  5. Trump-Xi Jinping Berpeluang Bertemu di KTT G20
  6. Tiongkok Miliki Ruang Penyesuaian Kebijakan Moneter
  7. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  8. JP Morgan Turunkan Peringkat Saham Tiongkok
  9. Tiongkok Dianggap Berisiko bagi Industri Pertahanan AS
  10. Diskusi Perdagangan AS-Tiongkok Belum Alami Kemajuan
  11. Tiongkok Bangun Dua Basis Produksi Gas Metana-Batu Bara
  12. Bank Sentral Tiongkok Terus Intervensi Pasar
  13. Defisit Perdagangan Jasa Tiongkok di Agustus Membesar
  14. Tarif Baru Trump Berpotensi jadi Gelombang Kejut bagi Tiongkok
  15. Pria Tiongkok Beli Mobil Mewah Pakai Uang Receh
  16. Peringatan Hari Nasional ke-69 RRT
  17. Swedia Tunda Deportasi Uighur ke Tiongkok
  18. Amnesty Internasional Minta Tiongkok Bebaskan Uighur
  19. Investasi Tiongkok di Luar Negeri Diperkirakan Tembus USD2,5 Triliun
  20. Jack Ma: Perdagangan Tidak Bisa Digunakan untuk Perang
  21. Uni Eropa dan Tiongkok Tegaskan Pentingnya Sistem Perdagangan Multilateral
  22. Pengusiran Turis Tiongkok di Swedia Picu Ketegangan Diplomatik
  23. Ekonomi Tiongkok Mulai Melemah Usai Pertumbuhan Investasi Capai Titik Terendah
  24. Tiongkok Disebut Tidak akan Menyerah terhadap Tuntutan AS
  25. Trump: Tidak Ada Tekanan Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Tiongkok
  26. Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global
  27. AS Mulai Kembali Bahas Perdagangan dengan Tiongkok
  28. AS Disebut akan Menyesal Jika Perlambat Ekonomi Tiongkok
  29. Dilamar di Pesawat, Pramugari di Tiongkok Malah Dipecat
  30. Motif Penabrakan di Tiongkok Diduga Balas Dendam
  • Card 23 of 30
Ekonomi

Ekonomi Tiongkok Mulai Melemah Usai Pertumbuhan Investasi Capai Titik Terendah

Angga Bratadharma    •    15 September 2018 20:01

Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER) Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Beijing: Perekonomian Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda baru pelemahan usai data menunjukkan laju investasi melambat ke rekor terendah, sementara belanja ritel dan produksi industri tetap stabil. Beijing menghadapi tindakan penyeimbangan yang rumit karena bertujuan mengalihkan penggerak pertumbuhannya dari investasi dan ekspor ke konsumsi pribadi.

Sementara di sisi lain, Tiongkok sedang berjuang melawan segunung utang. Sengketa perdagangan kian meluas dengan tujuan ekspor utama Amerika Serikat telah tertekan dan mengirim pasar saham domestik jatuh ke posisi terendah yang tidak terlihat sejak keruntuhan di 2016.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif yang lebih tinggi pada setiap produk Tiongkok yang masuk ke AS, meski putaran pembicaraan tingkat tinggi untuk membahas kembali masalah perdagangan akan segera terjadi. Adapun Trump melemparkan angin segar pada harapan untuk negosiasi tersebut.

"Kami tidak berada di bawah tekanan untuk membuat kesepakatan dengan Tiongkok, tapi mereka berada di bawah tekanan untuk membuat kesepakatan dengan kami. Pasar kita sedang melonjak, mereka ambruk. Jika kita bertemu, kita bertemu?," kata Trump dalam cuitannya, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 15 September 2018.

Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS), yang merilis data baru mengatakan, konflik perdagangan memiliki efek terbatas pada data ekonomi sejauh ini. Akan tetapi, Juru Bicara NBS Mao Shengyong mengatakan, memiliki dampak pasti dari perspektif kedua negara dan rakyat masing-masing di antara kedua negara terkait sengketa perdagangan.



"Proteksionisme dalam perdagangan telah membayangi pemulihan ekonomi dunia," kata Mao.

Investasi aset tetap, penggerak ekonomi utama untuk Tiongkok, hanya tumbuh 5,3 persen pada periode Januari-Agustus dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kondisi itu lebih lambat dibandingkan dengan angka 5,5 persen pada Januari-Juli, yang merupakan level terendah dalam catatan.

Kabinet Tiongkok mengindikasikan akan meningkatkan dukungan untuk ekonomi dan mempercepat persetujuan proyek infrastruktur dalam beberapa bulan mendatang. Namun, para ahli tidak mengharapkan langkah-langkah tersebut bisa memberikan efek signifikan sampai tahun depan.

Hasil produksi di pabrik dan bengkel naik 6,1 persen pada Agustus atau lebih rendah dibandingkan dengan 6,0 persen pada Juli, menurut NBS. Penjualan ritel meningkat 9,0 persen untuk bulan ini atau lebih tinggi dibandingkan dengan 8,8 persen pada Juli dan melampaui perkiraan 8,8 persen.

 

tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 22 Oktober 2018 07:25
  1. Baja untuk 60 'Menara Eiffel' jadi 1 Jembatan
  2. AS: Tiongkok Tidak Memiliki Transparansi
  3. Bank Sentral Tiongkok Suntik Likuiditas ke Pasar
  4. Di Tengah Ketidakpastian, Tiongkok Diyakini Memiliki Ketahanan Ekonomi
  5. Trump-Xi Jinping Berpeluang Bertemu di KTT G20
  6. Tiongkok Miliki Ruang Penyesuaian Kebijakan Moneter
  7. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  8. JP Morgan Turunkan Peringkat Saham Tiongkok
  9. Tiongkok Dianggap Berisiko bagi Industri Pertahanan AS
  10. Diskusi Perdagangan AS-Tiongkok Belum Alami Kemajuan
  11. Tiongkok Bangun Dua Basis Produksi Gas Metana-Batu Bara
  12. Bank Sentral Tiongkok Terus Intervensi Pasar
  13. Defisit Perdagangan Jasa Tiongkok di Agustus Membesar
  14. Tarif Baru Trump Berpotensi jadi Gelombang Kejut bagi Tiongkok
  15. Pria Tiongkok Beli Mobil Mewah Pakai Uang Receh
  16. Peringatan Hari Nasional ke-69 RRT
  17. Swedia Tunda Deportasi Uighur ke Tiongkok
  18. Amnesty Internasional Minta Tiongkok Bebaskan Uighur
  19. Investasi Tiongkok di Luar Negeri Diperkirakan Tembus USD2,5 Triliun
  20. Jack Ma: Perdagangan Tidak Bisa Digunakan untuk Perang
  21. Uni Eropa dan Tiongkok Tegaskan Pentingnya Sistem Perdagangan Multilateral
  22. Pengusiran Turis Tiongkok di Swedia Picu Ketegangan Diplomatik
  23. Ekonomi Tiongkok Mulai Melemah Usai Pertumbuhan Investasi Capai Titik Terendah
  24. Tiongkok Disebut Tidak akan Menyerah terhadap Tuntutan AS
  25. Trump: Tidak Ada Tekanan Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Tiongkok
  26. Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global
  27. AS Mulai Kembali Bahas Perdagangan dengan Tiongkok
  28. AS Disebut akan Menyesal Jika Perlambat Ekonomi Tiongkok
  29. Dilamar di Pesawat, Pramugari di Tiongkok Malah Dipecat
  30. Motif Penabrakan di Tiongkok Diduga Balas Dendam