tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 14 Juli 2018 21:04
  1. Tiongkok Cetak Surplus Perdagangan USD28,97 Miliar dengan AS
  2. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Tidak Menyebabkan Resesi Ekonomi
  3. Tiongkok Sebut Kinerja Impor dan Ekspor dengan AS Naik
  4. Permintaan Batu Bara Tiongkok Melonjak di Tengah Perang Dagang
  5. Yuan Tiongkok Melemah jadi 6,6727 terhadap Dolar AS
  6. Pabrik Kimia Meledak di Tiongkok, Menewaskan 19 Orang
  7. Aktivis HAM Terkenal asal Tiongkok Menghilang
  8. Rasakan Sensasi Makan di Tepi Tebing Setinggi 2.000 Meter
  9. Istri Penerima Nobel Perdamaian Diizinkan Meninggalkan Tiongkok
  10. Perang Dagang Dinilai Berdampak Terbatas bagi Ekonomi Tiongkok
  11. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Sulit Temukan Manfaat Positif
  12. Tiongkok Tuduh AS Meluncurkan Perang Dagang Terbesar
  13. Tiongkok Klaim Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil
  14. IPO, Harga Saham Xiaomi di Bawah Ekspektasi
  15. Nilai Perdagangan UEA-Tiongkok Capai USD52,65 di 2017
  16. Ekonomi Tiongkok Diperkirakan Tumbuh 6,7%
  17. Pakar Kritik Keputusan Tiongkok Mengurangi Pembatasan Investasi Asing
  18. Masuknya Tiongkok ke WTO Diklaim Bermanfaat bagi Ekonomi Dunia
  19. Bank Sentral Tiongkok Alirkan Likuiditas ke Pasar Keuangan
  20. Denuklirisasi Korut di Mata Menhan AS dan Menhan Tiongkok
  21. 27% Impor Indonesia Berasal dari Tiongkok
  22. Perdagangan dengan Tiongkok, Indonesia Defisit USD8,11 Miliar
  23. Banjir Rendam Dua Wilayah di Tiongkok
  24. Proteksionisme Tidak Hentikan Tiongkok Menuju Modernisasi
  25. Chinese Start-ups: Attractive Women to Ease Coders' Stress
  26. Tekanan Politik Buat Investasi Tiongkok di AS Anjlok 92%
  27. Bursa Saham Tiongkok Tertahan di Zona Merah
  28. Korut Deklarasikan Persatuan Erat dengan Tiongkok
  29. Trump Dinilai Salah Membaca Defisit Perdagangan AS
  30. Korut-Tiongkok Bahas Masa Depan Baru
  • Card 1 of 30
Teknologi

Kurangi Kemacetan, Tiongkok Pasang RFID di Mobil

Ellavie Ichlasa Amalia    •    14 Juni 2018 16:22

Ilustrasi. (Wikipedia) Ilustrasi. (Wikipedia)

Jakarta: Pemerintah Tiongkok menyiapkan program yang memungkinkan mereka untuk melacak mobil warga menggunakan chip RFID (Radio-Frequency Identification/Identifikasi Frekuensi Radio. 

Program ini pada awalnya bersifat sukarela. Namun, per 2019, program ini akan bersifat wajib. Program yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang diajukan oleh Kementerian Keamanan Publik dan Institut Riset Manajemen Trafik dari kementerian tersebut.

The Verge melaporkan, dengan memasang chip RFID pada kaca depan mobil baru dan perangkat pembaca yang ada di pinggir jalan, pemerintah bisa memelajari masalah kemacetan dan menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan begitu, pemerintah bisa mengurangi polusi, yang merupakan salah satu prioritas Presiden Tiongkok, Xi Jinping

Program ini juga diharapkan akan bisa membantu pemerintah mencegah serangan teroris menggunakan mobil. Sistem ini tidak memungkinkan pemerintah mencari tahu lokasi sebuah mobil, seperti GPS. Namun, tidak diketahui informasi apa saja yang akan disimpan dalam RFID selain warna mobil dan nomor pelat. 

Tiongkok bukanlah negara pertama yang mengimplementasikan sistem ini. Beberapa negara lain seperti India, Afrika Selatan, Brasil dan Dubai menggunakan RFID untuk berbagai hal, mulai dari membayar bensin, membayar parkir hingga membayar tol. 

Namun, sistem di Tiongkok memiliki potensi untuk menjadi sistem yang jauh lebih besar, mengingat ukuran negaranya yang juga lebih besar. Selain itu, mengingat pemerintahan Xi juga memiliki sejarah memata-matai warganya, ada kekhawatiran bahwa pemerintah akan memanfaatkan RFID ini untuk memonitor warganya sendiri. 

tiongkok
30cards

tiongkok

Updated 14 Juli 2018 21:04
  1. Tiongkok Cetak Surplus Perdagangan USD28,97 Miliar dengan AS
  2. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Tidak Menyebabkan Resesi Ekonomi
  3. Tiongkok Sebut Kinerja Impor dan Ekspor dengan AS Naik
  4. Permintaan Batu Bara Tiongkok Melonjak di Tengah Perang Dagang
  5. Yuan Tiongkok Melemah jadi 6,6727 terhadap Dolar AS
  6. Pabrik Kimia Meledak di Tiongkok, Menewaskan 19 Orang
  7. Aktivis HAM Terkenal asal Tiongkok Menghilang
  8. Rasakan Sensasi Makan di Tepi Tebing Setinggi 2.000 Meter
  9. Istri Penerima Nobel Perdamaian Diizinkan Meninggalkan Tiongkok
  10. Perang Dagang Dinilai Berdampak Terbatas bagi Ekonomi Tiongkok
  11. Perang Dagang AS-Tiongkok Dinilai Sulit Temukan Manfaat Positif
  12. Tiongkok Tuduh AS Meluncurkan Perang Dagang Terbesar
  13. Tiongkok Klaim Mampu Mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil
  14. IPO, Harga Saham Xiaomi di Bawah Ekspektasi
  15. Nilai Perdagangan UEA-Tiongkok Capai USD52,65 di 2017
  16. Ekonomi Tiongkok Diperkirakan Tumbuh 6,7%
  17. Pakar Kritik Keputusan Tiongkok Mengurangi Pembatasan Investasi Asing
  18. Masuknya Tiongkok ke WTO Diklaim Bermanfaat bagi Ekonomi Dunia
  19. Bank Sentral Tiongkok Alirkan Likuiditas ke Pasar Keuangan
  20. Denuklirisasi Korut di Mata Menhan AS dan Menhan Tiongkok
  21. 27% Impor Indonesia Berasal dari Tiongkok
  22. Perdagangan dengan Tiongkok, Indonesia Defisit USD8,11 Miliar
  23. Banjir Rendam Dua Wilayah di Tiongkok
  24. Proteksionisme Tidak Hentikan Tiongkok Menuju Modernisasi
  25. Chinese Start-ups: Attractive Women to Ease Coders' Stress
  26. Tekanan Politik Buat Investasi Tiongkok di AS Anjlok 92%
  27. Bursa Saham Tiongkok Tertahan di Zona Merah
  28. Korut Deklarasikan Persatuan Erat dengan Tiongkok
  29. Trump Dinilai Salah Membaca Defisit Perdagangan AS
  30. Korut-Tiongkok Bahas Masa Depan Baru