film dokumenter
30cards

film dokumenter

Updated 02 November 2018 13:21
  1. Kisah Lil Peep, Ikon Kebangkitan Musik Emo Diangkat ke Film Dokumenter
  2. Film Dokumenter Coldplay akan Rilis di Indonesia
  3. Dave Grohl akan Lelang Instrumen dari Film Dokumenter Play
  4. Dokumenter Terbaru HBO Asia Angkat Kisah Perdukunan Taiwan
  5. Menangkap Realitas untuk Film Dokumenter
  6. Go-Jek Dukung 13 Proyek Film Dokumenter
  7. Proyek Dokumenter Filipina dan Indonesia Borong Hadiah Docs By The Sea 2018
  8. Never Been Kissed, Kisah Perempuan yang Melajang 28 Tahun
  9. Film Jurnal Kresek Angkat Kisah Skuter Berbahan Bakar Plastik
  10. Kisah Album Debut Harry Roesli Difilmkan
  11. Digelar di Bali, Docs By the Sea Tawarkan Ragam Proyek Dokumenter Asia Tenggara
  12. I Am Paul Walker, Dokumenter Penghormatan untuk Sang Aktor
  13. Go-Jek Lebarkan Sayap ke Industri Film Dokumenter
  14. Docs By the Sea Siap Digelar Kembali di Bali
  15. Film Dokumenter Terbaru David Bowie Fokus pada Awal Karier
  16. Video Dokumenter Konser Mendadak Efek Rumah Kaca Dirilis
  17. 4 Film Pendek Dokumenter Indonesia Berkompetisi di Tingkat Asia Tenggara
  18. Biro Jodoh hingga Hip-hop Ambon, 17 Kisah Pendek Kompetitor IF/Then 2018
  19. Sudut, Kisah Inspiratif dari Para Seniman
  20. Pegulat Hulk Hogan Bicara Soal Andre the Giant di Trailer Film Dokumenter Terbaru
  21. 10 Film Dokumenter tentang Musisi
  22. Festival Film Dokumenter Reaction 2017
  23. Balada Kerontjong Toegoe (3)
  24. Balada Kerontjong Toegoe (2)
  25. Balada Kerontjong Toegoe (1)
  26. Ghost Recon Wildlands Punya Film Dokumenter Ceritakan Kartel Bolivia Sungguhan
  27. Pemenang Dokumenter Pendek Festival Amartha Angkat Kisah Koperasi Jamu di Bantul
  28. Perjuangan Lady Gaga Melawan Penyakit Kronis Diangkat dalam Film Dokumenter
  29. Nomine Festival Film Dokumenter Pelajar 2017 Dibekali Teknik Sinematografi
  30. Docs By The Sea Fasilitasi Filmmaker Nasional ke Internasional
  • Card 5 of 30
Hiburan

Menangkap Realitas untuk Film Dokumenter

Purba Wirastama    •    15 Agustus 2018 15:53

Cuplikan foto dari film dokumenter Way Back Home (2003) karya Supriyo Sen Cuplikan foto dari film dokumenter Way Back Home (2003) karya Supriyo Sen

Jakarta: Lima tim finalis kompetisi dokumenter Eagle Awards 2018 mengikuti kelas bimbingan bersama sineas asal India Supriyo Sen di Kedoya pada Rabu, 15 Agustus 2018. Supriyo, yang bergelut di perfilman dokumenter sejak akhir 1990-an, berbagi pemahaman mengenai pendekatan produksi film dokumenter.

Supriyo membuka diskusi lewat studi kasus atas Way Back Home (2003), dokumenter panjang garapan Supriyo yang telah berkeliling ke sejumlah festival film internasional. Film ini mengikuti kisah ibunya sendiri dalam perjalanan pulang ke Bangladesh untuk mencari saudara perempuan yang hilang. Sang ibu telah pergi dari tanah kelahirannya selama lebih dari 50 tahun karena perang.

Selain itu, Supriyo juga membahas film dokumenter pendeknya, Wagah (2009), dan lima proyek dokumenter dari kelima tim finalis. Menurutnya, setiap proyek punya kebutuhan berbeda berdasarkan isu yang diangkat.

Dalam diskusi itu, salah satu peserta bertanya mengenai subyek cerita dalam Way Back Home. Dia membayangkan, apakah mungkin sebelum merekam gambar, Supriyo sudah tahu bahwa sang ibu akan menemukan saudaranya. Menurut Supriyo, ini bedanya film fiksi dan dokumenter.

"Dokumenter adalah perjalanan penuh ketidakpastian. Yang pasti, mereka mengikuti subyek ke lokasi dan sesuatu yang dramatis terjadi. Berbeda dengan fiksi yang sudah pasti, dalam dokumenter, kita meloncat ke dalam ketidakpastian," ujar Supriyo.

"Sangat penting bagi pembuat film dokumenter untuk mempercayai realitas. Kalau kita percaya realitas, realitas akan memberikan momen magis – karena keajaiban ada di sana, menunggumu dalam segala sesuatu. Kamu harus punya semangat, keberanian, sensibilitas, dan kesabaran untuk menangkap momen," lanjutnya.


Kelas bimbingan bersama sineas asal India Supriyo Sen (Foto: Medcom/Purba)


Saat ditemui Medcom.id usai sesi bimbingan, Supriyo menyatakan harapannya kepada para finalis. Lewat kelas sehari ini, Supriyo berharap peserta paham bahwa dokumenter harus punya kualitas manusiawi, di samping kualitas teknis dan sinematik.

"Mereka harus sangat serius terhadap konten, yang mana sangat penting, karena film dokumenter butuh banyak kualitas manusiawi. Sebagai sebuah medium, kita harus menceritakan sesuatu dari nol. Jadi (butuh) banyak keberanian, kecerdasan, kreativitas, dan juga hubungan baik dengan orang-orang," tutur Supriyo kepada Medcom.id.

"Kualitas manusiawi ini dibutuhkan selain pengetahuan teknis. Maksudku, soal gaya, kita harus sangat baik secara sinematik dan harus punya bahasa yang baik. Namun yang tak kalah penting, nilai kemanusiaan untuk membuat dokumenter," lanjutnya.

Lukas Deni Setiawan, peserta dari Yogyakarta dengan proyek berjudul Bioskop Kecil, Harapan Besar, mengaku mendapat banyak pemahaman baru mengenai produksi dokumenter. Salah satunya, sebuah isu besar ternyata tidak harus diceritakan lewat momen-momen besar.

"Sejauh ini ada beberapa hal yang saya dapatkan. Dokumenter itu tentang menangkap realitas. Kalau realitasnya itu sebuah isu besar, tidak harus diceritakan dengan cara yang besar dan megah, tetapi ada cara-cara tertentu yang menarik dan tetap bisa membawa isu itu semakin dekat ke kita," ungkap Lukas.

Eagle Awards Documentary Competition 2018 mengangkat tema Menjadi Indonesia dan digelar dalam kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Setelah kelas bimbingan, kelima tim finalis akan melakukan produksi film hingga Oktober 2018. Kelima film dokumenter pendek akan dirilis sebagai antologi Menjadi Indonesia pada penghujung 2018.


 

film dokumenter
30cards

film dokumenter

Updated 02 November 2018 13:21
  1. Kisah Lil Peep, Ikon Kebangkitan Musik Emo Diangkat ke Film Dokumenter
  2. Film Dokumenter Coldplay akan Rilis di Indonesia
  3. Dave Grohl akan Lelang Instrumen dari Film Dokumenter Play
  4. Dokumenter Terbaru HBO Asia Angkat Kisah Perdukunan Taiwan
  5. Menangkap Realitas untuk Film Dokumenter
  6. Go-Jek Dukung 13 Proyek Film Dokumenter
  7. Proyek Dokumenter Filipina dan Indonesia Borong Hadiah Docs By The Sea 2018
  8. Never Been Kissed, Kisah Perempuan yang Melajang 28 Tahun
  9. Film Jurnal Kresek Angkat Kisah Skuter Berbahan Bakar Plastik
  10. Kisah Album Debut Harry Roesli Difilmkan
  11. Digelar di Bali, Docs By the Sea Tawarkan Ragam Proyek Dokumenter Asia Tenggara
  12. I Am Paul Walker, Dokumenter Penghormatan untuk Sang Aktor
  13. Go-Jek Lebarkan Sayap ke Industri Film Dokumenter
  14. Docs By the Sea Siap Digelar Kembali di Bali
  15. Film Dokumenter Terbaru David Bowie Fokus pada Awal Karier
  16. Video Dokumenter Konser Mendadak Efek Rumah Kaca Dirilis
  17. 4 Film Pendek Dokumenter Indonesia Berkompetisi di Tingkat Asia Tenggara
  18. Biro Jodoh hingga Hip-hop Ambon, 17 Kisah Pendek Kompetitor IF/Then 2018
  19. Sudut, Kisah Inspiratif dari Para Seniman
  20. Pegulat Hulk Hogan Bicara Soal Andre the Giant di Trailer Film Dokumenter Terbaru
  21. 10 Film Dokumenter tentang Musisi
  22. Festival Film Dokumenter Reaction 2017
  23. Balada Kerontjong Toegoe (3)
  24. Balada Kerontjong Toegoe (2)
  25. Balada Kerontjong Toegoe (1)
  26. Ghost Recon Wildlands Punya Film Dokumenter Ceritakan Kartel Bolivia Sungguhan
  27. Pemenang Dokumenter Pendek Festival Amartha Angkat Kisah Koperasi Jamu di Bantul
  28. Perjuangan Lady Gaga Melawan Penyakit Kronis Diangkat dalam Film Dokumenter
  29. Nomine Festival Film Dokumenter Pelajar 2017 Dibekali Teknik Sinematografi
  30. Docs By The Sea Fasilitasi Filmmaker Nasional ke Internasional