• Card 14 of 30
Nasional

Kuasa Hukum Ahok Mengaku Berhak Ajukan PK

Haifa Salsabila    •    21 Februari 2018 13:52

Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama, Josefina Agatha Syukur (tengah). Medcom.id/Haifa Salsabila. Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama, Josefina Agatha Syukur (tengah). Medcom.id/Haifa Salsabila.

Jakarta: Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama, Josefina Agatha Syukur, angkat bicara mengenai pengajuan kembali (PK) atas kasus penistaan agama yang menimpa kliennya. Josefina menilai pengajuan PK tak melanggar aturan.

“(Pengajuan PK) bisa saja, yang penting kan sudah punya kekuatan hukum tetap,” kata Josefina di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Februari 2018. 

Baca: Kuasa Hukum Berharap Ahok Dibebaskan

Josefina menegaskan PK sah dilakukan karena tak ada upaya hukum yang ditempuh. Josefina menambahkan, upaya banding telah dicabut. Sedangkan upaya kasasi tak bisa dilakukan.

"Ketika dua-duanya enggak bisa, sejak itulah terbuka untuk PK," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Advokasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis Indonesia Eggi Sudjana menuding ada skenario di balik PK yang diajukan Ahok. PK ini diduga sebagai cara untuk membebaskan Ahok dari kurungan penjara.

Eggi menilai PK seharusnya melalui berbagai proses hukum, mulai dari banding dan kasasi. Namun, kata dia, Ahok tak menjalankan proses itu. Sehingga, ia mencurigai ada maksud tertentu dari pengajuan PK ini.

Baca: Kubu Ahok Yakin Memenangi PK

Menurut dia, kemungkinan Ahok divonis bebas pada PK ini sangat besar. Apalagi berdasarkan KUHP, putusan PK tidak boleh melebihi putusan pengadilan Negeri. Namun, PK dapat memberikan vonis bebas kepada yang mengajukannya.

"Ini permainan. Nanti diduga kalau ini berjalan smooth ahok akan dibebaskan," tegas Eggi.