• Card 22 of 30
Nasional

Remisi Natal untuk Ahok Masih Diproses

Juven Martua Sitompul    •    20 Desember 2017 15:02

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: MI/Irfan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: MI/Irfan

Jakarta:  Remisi hari raya Natal 2017 untuk seluruh narapidana yang beragama kristen, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih diproses. Pengajuan nama-nama narapidana masih dibahas di tingkat kantor wilayah.
 
"Ya diproses tapi kan belum diteken. Kita harus hitung dulu global. Jangan diistimewakan. Tunggu, sabar," kata Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.
 
Pengurangan masa tahanan terhadap narapidana sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Namun, politikus PDI Perjuangan itu belum bisa memastikan total narapidana yang mendapat remisi natal tahun ini.
 
"Belum, belum (tahu jumlahnya berapa), nanti akan disampaikan. Belum dikoordinasikan semua," ujarnya.

Baca: Kemenkumham Siapkan Remisi Natal untuk Ahok

Menurut Yasonna, penerima remisi tidak hanya pelaku tindak pidana umum. Remisi juga diberikan kepada narapidana narkotika dan korupsi dengan catatan lolos seleksi administratif.
 
"Semua yang menenuhi syarat. Kalau yang tidak memenuhi syarat tidak dapat," kata Yasonna.
 
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara. Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
 
Dalam amar putusannya, Ahok dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama.