setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 08 Juni 2018 16:42
  1. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  2. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  3. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  4. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  5. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  6. KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto
  7. Ahli Sebut Dokter tak Perlu Laporkan Pasien Buron
  8. Tak Ada Hal Meringankan dalam Perkara Fredrich
  9. Fredrich Yunadi Hadapi Tuntutan Jaksa Hari Ini
  10. Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK
  11. Ahli: Dokter Bisa Dipidana Jika Bertindak di Luar Standar Profesi
  12. Ahli Sebut Dokter tak Dapat Menolak Pasien
  13. Jaksa Protes Perkataan Fredrich soal Bom
  14. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  15. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  16. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  17. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  18. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  19. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  20. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  21. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  22. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  23. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  24. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  25. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  26. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  27. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  28. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana
  29. Ahli: Merintangi Penyidikan Sama dengan Korupsi
  30. Penerapan Pasal Terhadap Fredrich Dinilai Tepat
  • Card 1 of 30
Nasional

Made Oka Mendadak Pikun Ditanya Soal Johannes Maeliem

Faisal Abdalla    •    14 Maret 2018 18:40

Pemilik PT OEM Investment Made Oka Masagung - ANT/Sigid Kurniawan. Pemilik PT OEM Investment Made Oka Masagung - ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Pemilik PT OEM Investment Made Oka Masagung mendadak pikun ketika ditanya Jaksa pada KPK terkait aliran uang dari pemilik Biomorf Mauritus Johannes Marliem. Made Oka dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Setya Novanto. 

"Saudara tahu ada uang masuk sebesar USD1,7 juta dari Biomorf, sehari setelah itu uangnya keluar. Kepada siapa?," tanya Jaksa KPK kepada Made Oka di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018. 

Made mengakui ada aliran uang dari Biomorf sebesar USD1.799.842. Namun ia tak bisa menjelaskan untuk apa uang itu, dan kepada siapa uang itu dialirkan setelahnya. 

"Saya tidak ingat yang mulia," jawab Made Oka. 

Jaksa heran terhadap kesaksian Made Oka yang mengaku tak tahu untuk keperluan apa Biomorf mentransfer uang tersebut ke perusahaan Made Oka. Pasalnya, PT OEM Investment tak memiliki hubungan kerja dengan Biomorf. 

"Aneh ya. Tiba-tiba Biomorf kirim duit ke saudara, lalu saudara enggak tanya. Ini logika saja ya ada orang kirim uang USD2 juta, enggak ada hubungan kerja, pasti kita akan tanya ini uang apa," kata Jaksa. 

(Baca juga: Irvanto Bantah Bagi-bagi Uang KTP-el Pakai Kode Miras)

Tersangka baru dalam kasus korupsi KTP-el itu bersikukuh telah memberikan keterangan semampu yang dia bisa ingat. 

"Bukan semampunya itu. Kalau ada uang USD2 juta masuk Anda enggak tahu itu bukan seadanya. Tapi Anda enggak mau memberikan keterangan," kata Jaksa. 

Jaksa lantas mengingatkan Made Oka bahwa pertanggungjawaban uang tersebut akan dibebankan kepadanya jika Jaksa bisa membuktikan aliran uang dari Biomorf ke perusahannya terkait proyek KTP-el di perkaranya. 

(Baca juga: Made Oka tak Tahu Uang USD1,7 Juta di Rekeningnya Terkait Korupsi KTP-el)

"Saudara kan sudah ditetapkan tersangka. Kalau benar aliran itu dari KTP-el. Kalau jaksa bisa membuktikan di perkara saudara nanti, maka penggantinya akan dibebankan kepada saudara," tukas Jaksa

Made Oka Masagung sebagai pemilik PT Delta Energy diduga menggunakan perusahaannya untuk menampung uang Novanto dengan rincian melalui PT OEM Investment dan Biomorf Mauritius menerima USD1,8 juta dan melalui rekening PT Delta Energy USD2 juta.

setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 08 Juni 2018 16:42
  1. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  2. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  3. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  4. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  5. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  6. KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto
  7. Ahli Sebut Dokter tak Perlu Laporkan Pasien Buron
  8. Tak Ada Hal Meringankan dalam Perkara Fredrich
  9. Fredrich Yunadi Hadapi Tuntutan Jaksa Hari Ini
  10. Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK
  11. Ahli: Dokter Bisa Dipidana Jika Bertindak di Luar Standar Profesi
  12. Ahli Sebut Dokter tak Dapat Menolak Pasien
  13. Jaksa Protes Perkataan Fredrich soal Bom
  14. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  15. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  16. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  17. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  18. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  19. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  20. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  21. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  22. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  23. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  24. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  25. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  26. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  27. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  28. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana
  29. Ahli: Merintangi Penyidikan Sama dengan Korupsi
  30. Penerapan Pasal Terhadap Fredrich Dinilai Tepat