• Card 1 of 30
Nasional

Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich

Damar Iradat    •    07 Juni 2018 14:58

Dokter Bimanesh Sutarjo/MI/Rommy Pujianto Dokter Bimanesh Sutarjo/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo kesal terhadap advokat Fredrich Yunadi. Fredrich dituding memperdaya Bimanesh dalam membantu pelarian Setya Novanto.

Salah satu yang membuat kesal Bimanesh yakni soal foto-foto Novanto saat dirawat di rumah sakit. "Pagi itu (Jumat, 17 November 2017), foto-foto pasien ada di medsos, saya tanya (ke Fredirch) kenapa bisa keluar?" kata Bimanesh saat memberi keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dalam sidang lanjutan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik,  Kamis, 7 Juni 2018.

Menurut dia, Fredrich mengaku memotret dan menyebarkan kondisi Novanto pascakecelakaan, Kamis, 16 November 2017. Ia sempat menegur Fredrich soal itu.

Baca: Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan

Bimanesh mengaku sempat mengambil foto Novanto saat dirawat. Namun, hal itu dilakukan karena kebiasaannya saat masih bertugas di Rumah Sakit Polri.

"Kebiasaan saya dulu di RS Polri kalau ada pasien yang masuk dengan diagnosa 'kecelakaan', biasanya kan ada penyidik Polri yang meminta visum, jadi saya  harus ada bukti bahwa apa yang saya deskripsikan dalam visum saya. Jadi saya harus ada bukti visual supaya tidak melenceng," tutur Bimanesh.

Ia membantah foto-foto itu kemudian dibagikan kepada Fredrich. Foto yang ia ambil hanya konsumsi penyidik Polri jika diperlukan untuk pembuktian kecelakaan.

Baca: Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto

Bimanesh juga kesal ketika Fredrich menyalahgunakan imbauan larangan menemui pasien yang ia tempel di depan ruang rawat inap Novanto. Hal tersebut terungkap saat Jaksa pada KPK Kresno Anto Wibowo membacakan keterangan Bimanesh dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Dalam arti saya menyesal membuat tulisan di pintu kamar VIP 'pasien perlu istirahat karena penyakitnya mohon tidak dibesuk' yang mana tulisan saya ini disalahgunakan Fredrich Yunadi untuk melarang masuk penyidik KPK," tutur jaksa, menirukan keterangan Bimanesh.

Dokter Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el karena memanipulasi data medis Novanto untuk menghindari pemeriksaan KPK pada November 2017.

Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.