• Card 1 of 30
Nasional

SBY Diminta Buktikan Ucapannya

Juven Martua Sitompul    •    10 Februari 2018 15:00

Firman Wijaya. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga Firman Wijaya. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Jakarta: Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono diminta membuktikan tudingannya soal pertemuan Firman Wijaya dengan Mirwan Amir. Ucapan SBY itu dinilai tudingan serius yang harus dipertanggungjawabkan
 
"Saya akan minta bukti ada enggak pertemuan saya di cctv dan ada daftar hadir di Sukamiskin. Kalau itu enggak ada buktinya, itu justru lebih serius," kata Firman dalam sebuah diskusi bertajuk 'Catatan Hitam e-KTP' di Jakarta, Sabtu, 10 Februari 2018.
 
Menurut Firman, proses sidang perkara korupsi KTP-el masih berjalan di Pengadilan. Dia minta semua pihak menghormati dan mencermati fakta-fakta yang muncul dalam persidangan.
 
"Sebaiknya lihat sidang dari awal sampai akhir. Bahkan pertanyaan yang lebih menarik datang dari majelis hakim," ujar dia.

Baca: SBY: Tuduhan Soal KTP-el Serius
 
Firman optimistis, semua fakta baru dari rentetan korupsi megaproyek bernilai Rp5,8 triliun ini akan terungkap dalam persidangan kliennya. Terlebih, kasus korupsi KTP-el ini berkaitan dengan jabatan.
 
"Nanti saya akan buktikan, saya dituduh motif macem-macem. Kita tahu kasus KTP-el ini kasus korupsi, proses peradilan tipikor kan sedang bekerja. Anak SD bisa jawab kasus KTP-el ini kasus apa, kasus KTP-el ini kasus delik jabatan," kata Firman.

Seperti diketahui, SBY melaporkan kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri. SBY menilai pernyataan Firman yang mengaitkan dirinya dalam kasus korupsi KTP elektronik sebagai fitnah.
 
Laporan SBY terhadap Firman Wijaya teregistrasi di nomor LP/187/II/2018/Bareskrim, tanggal 6 Februari 2018. SBY menilai Firman melanggar Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
SBY juga menyebut mendapat informasi bahwa Firman Wijaya selaku kuasa hukum Setya Novanto melakukan pertemuan dengan eks anggota DPR Mirwan Amir sebelum menjadi saksi di persidangan kasus korupsi KTp-el. Saat persidangan, Mirwan menyebut dirinya telah melaporkan masalah KTP-el ke SBY.