setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 22 Juni 2018 16:34
  1. Fredrich Tuding Bimanesh Sutarjo Sudah 'Dibeli' KPK
  2. KPK Bidik Tersangka Baru KTP-el Lewat Keponakan Novanto
  3. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  4. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  5. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  6. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  7. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  8. KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto
  9. Ahli Sebut Dokter tak Perlu Laporkan Pasien Buron
  10. Tak Ada Hal Meringankan dalam Perkara Fredrich
  11. Fredrich Yunadi Hadapi Tuntutan Jaksa Hari Ini
  12. Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK
  13. Ahli: Dokter Bisa Dipidana Jika Bertindak di Luar Standar Profesi
  14. Ahli Sebut Dokter tak Dapat Menolak Pasien
  15. Jaksa Protes Perkataan Fredrich soal Bom
  16. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  17. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  18. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  19. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  20. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  21. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  22. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  23. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  24. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  25. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  26. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  27. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  28. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  29. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  30. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana
  • Card 3 of 30
Nasional

Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan

Faisal Abdalla    •    08 Juni 2018 16:29

Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik, Fredrich Yunadi, menunjukkan surat kuasa sebagai pengacara terpidana Setya Novanto. Foto: Antara/Muhammad Adimaja. Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik, Fredrich Yunadi, menunjukkan surat kuasa sebagai pengacara terpidana Setya Novanto. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

Jakarta: Terdakwa perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) Fredrich Yunadi enggan menanggapi jika dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, dituntut lebih ringan darinya. Fredrich dituntut 12 tahun penjara atas kasus ini. 

"Jadi silakan saja dalam hal ini dituntut bebas juga bukan urusan saya. Karena yang penting saya sama dengan Bimanesh. Bimanesh hanya sebagai seorang dokter, kebetulan dia nanganin kasusnya Setya Novanto," kata Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat 8 Juni 2018. 

Fredrich pun membantah kecelakaan yang dialami terpidana kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto, pada November 2017 silam adalah rekayasa. Alasannya, kepolisian menilai kejadian itu murni kecelakaan. 

"Apa dalam hal ini KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) berani (mengatakan) polisi merekayasa. Ini kan polisi menyatakan murni kecelakaan," jelas mantan pengacara Novanto. 

Di sisi lain, Fredrich juga enggan mengomentari rencana Bimanesh yang akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Baginya konsep, JC tidak dikenal dalam sistem hukum di Indonesia. 

"JC itu kan hanya kesepakatan, antara Mahkamah Agung, Jaksa Agung, Kepolisian dan KPK. Jadi tidak berlaku lah yang tidak tercantum di UU (undang-undang)," ungkap dia. 

Dalam pemeriksaan di pengadilan, Bimanesh menyebut banyak pasiennya yang kesulitan lantaran dirinya ditahan KPK. Ia bahkan menunjukan testimoni dari para pasiennya kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum di persidangan. 

Baca: Pledoi Belum Siap, Fredrich Minta Sidang Ditunda

Mantan dokter RS Polri itu juga mengaku berat menerima kenyataan yang ia hadapi. Apalagi, selama menjadi dokter ginjal, ia mengabdi untuk membantu pasien-pasiennya bisa sembuh.

Mendengar pengakuan Bimanesh, anggota majelis hakim Mahfuddin mengaku prihatin. "Saudara aset, sudah kerja puluhan tahun. Kita berdoa bersama-sama agar penuntutan jangan sampai maksimal," ungkap hakim.

setya novanto
30cards

setya novanto

Updated 22 Juni 2018 16:34
  1. Fredrich Tuding Bimanesh Sutarjo Sudah 'Dibeli' KPK
  2. KPK Bidik Tersangka Baru KTP-el Lewat Keponakan Novanto
  3. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  4. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  5. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  6. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  7. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  8. KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto
  9. Ahli Sebut Dokter tak Perlu Laporkan Pasien Buron
  10. Tak Ada Hal Meringankan dalam Perkara Fredrich
  11. Fredrich Yunadi Hadapi Tuntutan Jaksa Hari Ini
  12. Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK
  13. Ahli: Dokter Bisa Dipidana Jika Bertindak di Luar Standar Profesi
  14. Ahli Sebut Dokter tak Dapat Menolak Pasien
  15. Jaksa Protes Perkataan Fredrich soal Bom
  16. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  17. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  18. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  19. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  20. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  21. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  22. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  23. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  24. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  25. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  26. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  27. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  28. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  29. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  30. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana