• Card 1 of 30
Nasional

KPK Ogah Ladeni Tudingan Fredrich Yunadi

Juven Martua Sitompul    •    08 Februari 2018 14:48

Fredrich Yunadi/MI/Ramdani Fredrich Yunadi/MI/Ramdani

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ogah menanggapi tudingan terdakwa Fredrich Yunadi yang menyebut Jaksa Lembaga Antirasuah membuat  dakwaan palsu. KPK hanya akan fokus pada substansi pembuktian perkara kasus merintangi penyidikan yang menjerat Fredrich.

"Sesuai dengan perintah pengadilan, tadi kami sudah membawa terdakwa Fredrich ke sidang. KPK tentu akan fokus ke substansi pembuktian," tegas juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Februari 2018.

Baca: Fredrich Yunadi Sebut Jaksa KPK Tukang Tipu

KPK mengingatkan eks kuasa hukum Setya Novanto itu menyampaikan semua yang ia ketahui  dalam sidang. Bukti atas tudingan terhadap KPK juga disarankan diargumentasikan pada persidangan berikutnya.

Febri juga menjelaskan pencabutan kuasa dari Setya Novanto juga tak berhubungan dengan penyidik KPK. Semua hal terkait itu menjadi urusan pemberi dan penerima kuasa.

"Jadi, itu urusan Setya Novanto kalau memang ingin memperpanjang atau memutus kuasa untuk pengacara. Siapa pun yang ditunjuk itu juga hak tersangka atau terdakwa," tegas Febri.

Baca: Fredrich Tuding Jaksa KPK Mengancam Keluarganya

Fredrich menuding Jaksa KPK telah membuat dakwaan palsu. Menurut Fredrich, penyidik memaksa Setya Novanto mencabut 12 surat kuasa yang pernah diberikan kepada dirinya, termasuk surat kuasa pelaporan dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang.

Fredrich menegaskan memiliki bukti kuat meskipun di dalam dakwaan banyak poin yang menyebutkan dirinya memalsukan. Ia bahkan menganggap penyidik KPK yang justru merekayasa.

Fredrich didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Fredrich terancam penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 12 tahun dan atau denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp600 juta.