• Card 1 of 30
Nasional

Fredrich Tuding Jaksa KPK Mengancam Keluarganya

Faisal Abdalla    •    08 Februari 2018 14:10

Fredrich Yunadi/MI/Rommy Pujianto Fredrich Yunadi/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el) Fredrich Yunadi menyebut KPK mengancam keluarganya. Bekas pengacara Novanto itu mengklaim memegang bukti untuk memperkuat pernyataannya.

"Bayangin saja datang ke rumah saya mengancam anak dan istri saya. Urusan apa jaksa ngancam-ngancam anak saya?" ujar Fredrich usai menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Februari 2018.

Baca: Jaksa Beberkan Skenario Kecelakaan Novanto

Fredrich mengaku jaksa KPK sempat mendatangi rumahnya secara 'keroyokan'. Jaksa KPK bahkan sempat mengancam anaknya agar tidak berbuat macam-macam.

"(Mereka) bilang 'kamu jangan macam-macam'. Kamu dengarkan, mereka ini masuk rumah saya secara keroyokan. Ini benar. Saya punya bukti-buktinya," tegas Fredrich.

Baca: Fredrich Yunadi Sebut Jaksa KPK Tukang Tipu

Fredrich juga menyebut aparat KPK mengancam hakim-hakim di Pengadilan Tipikor. Fredrich mengkalim banyak mendapat aduan dari rekan-rekannya yang bekerja sebagai Hakim Tipikor.

"'Saya diteror Pak kalau tidak mau mengabulkan saya akan dijadikan tersangka'. Banyak hakim itu yang ngomong sama saya begitu," beber dia.

Baca: Frederich Cabut Gugatan Praperadilan

Sayangnya, Fredrich enggan menyebut nama hakim yang dimaksud. Tapi, ia berjanji bakal membuka semua rekayasa KPK.

"Banyak masalah dalam dakwaan. Ini itu semuanya palsu. Saya punya bukti nanti akan saya putarkan slide-nya," tegas Fredrich.

Fredrich bersama dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.