• Card 1 of 30
Jawa Timur

Kondisi Empat Anak Saksi Mahkota Teror Bom Membaik

Amaluddin    •    16 Mei 2018 18:48

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Medcom.id/Amal). Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Empat anak terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo masih dirawat di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Kondisi keempat anak tersebut mulai membaik.

"Kondisinya terus membaik, semakin membaik," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Media Center Polda Jatim, Rabu, 16 Mei 2018.

Salah satunya adalah AIS, 8, anak perempuan terduga teroris pengebom Mapolrestabes Surabaya beberapa waktu lalu. Anak bungsu terduga teroris ini juga sudah menjalani operasi luka bakar di bagian tubuhnya pasca ledakan.

"Tapi AIS sudah membaik, sudah bisa diajak ngobrol, tapi belum bisa diwawancarai," kata Barung.

Baca: Empat Anak Pelaku Teror Jadi Saksi Mahkota

Selain AIS, ketiga anak Anton, terduga teroris di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, juga mulai membaik. Ketiganya adalah AR, 15, FP, 11, dan GH 10. "Saat ini keempat anak ini masih mengalami pemulihan, termasuk pemulihan dalam keadaan tertekan pasca ledakan," katanya.

Nantinya, lanjut Barung, keempat anak terduga teroris ini akan menjadi saksi mahkota untuk dimintai keterangan dan mendalami kasus ledakan tersebut. Namun dalam proses pemeriksaan nanti, keempat anak itu akan didampingi psikolog anak. 

"Kita dapat menginterogasi melalui psikologi anak untuk mengungkap. Karena anak itu korban doktrinasi orang tuanya," ujarnya.