the fed
30cards

the fed

Updated 18 Juni 2018 11:28
  1. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  2. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  3. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  4. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  5. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  6. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  7. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  8. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  9. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  10. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  11. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  12. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  13. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  14. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  15. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  16. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  17. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  18. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  19. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed
  20. Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga
  21. Penaikan Suku Bunga AS Diyakini 4 Kali di 2018
  22. Goldman Sachs Perkirakan Suku Bunga AS Bisa Naik Signifikan
  23. Ekonom Nilai Tidak Ada Faktor untuk FFR Naik
  24. Tingkat Suku Bunga AS Dinilai Tidak Lagi Merangsang Ekonomi
  25. Kenaikan Suku Bunga Acuan Tidak Boleh Ganggu Ekonomi Global
  26. The Fed Nilai Inflasi AS Bisa Melampui Target 2%
  27. The Fed Tengah Mencari Momentum Pertumbuhan Ekonomi
  28. The Fed Pertahankan Tingkat Suku Bunga Acuan
  29. BI Waspadai Hasil Rapat The Fed Berdampak ke Rupiah
  30. The Fed not Expected to Change Interest Rates
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Fed Bahas Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat

12 April 2018 09:30

Gedung The Fed (AFP PHOTO/KAREN BLEIER) Gedung The Fed (AFP PHOTO/KAREN BLEIER)

Washington: Risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru the Fed mengungkapkan bahwa pejabat-pejabat the Fed mengisyaratkan bank sentral harus mempercepat laju kenaikan suku bunga di masa mendatang. Hal itu perlu dilakukan di tengah pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih kuat.

Risalah tersebut menyatakan sejumlah peserta menunjukkan bahwa prospek yang lebih kuat untuk kegiatan ekonomi, bersama dengan meningkatnya keyakinan mereka bahwa inflasi akan kembali ke 2,00 persen dalam jangka menengah, menyiratkan bahwa jalur yang tepat untuk suku bunga federal fund selama beberapa tahun ke depan lebih cepat.

"Kemungkinan akan sedikit lebih curam dari yang diperkirakan sebelumnya," kata risalah pertemuan Fed 20-21 Maret yang dirilis pada Rabu, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 12 April 2018.

Pada pertemuan itu, Fed menaikkan kisaran target untuk suku bunga federal fund menjadi 1,5-1,75 persen, kenaikan suku bunga pertama pada 2018. Ini juga merupakan pertemuan pertama yang dipimpin oleh Ketua Fed Jerome Powell, yang mengambil alih kendali bank sentral pada Februari.



Perkiraan menengah para pejabat Fed untuk suku bunga acuan bulan lalu mengisyaratkan bahwa ada dua kenaikan suku bunga tahun ini. Pejabat-pejabat Fed juga mencatat tiga kenaikan suku bunga pada 2019 dan dua kenaikan suku bunga pada 2020, lebih banyak dari perkiraan sebelumnya pada Desember.

Sementara para pejabat Fed umumnya optimistis tentang prospek pertumbuhan, mereka memperingatkan bahwa ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagang lainnya dapat menghadirkan risiko penurunan bagi perekonomian AS.

"Mayoritas peserta melihat prospek kuat tindakan perdagangan pembalasan oleh negara-negara lain, serta masalah lain dan ketidakpastian yang terkait dengan kebijakan-kebijakan perdagangan, sebagai risiko penurunan bagi perekonomian AS," kata risalah tersebut.

The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan berikutnya pada 1-2 Mei. Banyak analis pasar menduga bahwa bank sentral mungkin akhirnya harus mendorong empat kali kenaikan suku bunga tahun ini, dengan langkah selanjutnya pada Juni.


 

the fed
30cards

the fed

Updated 18 Juni 2018 11:28
  1. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  2. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  3. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  4. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  5. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  6. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  7. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  8. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  9. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  10. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  11. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  12. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  13. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  14. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  15. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  16. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  17. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  18. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  19. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed
  20. Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga
  21. Penaikan Suku Bunga AS Diyakini 4 Kali di 2018
  22. Goldman Sachs Perkirakan Suku Bunga AS Bisa Naik Signifikan
  23. Ekonom Nilai Tidak Ada Faktor untuk FFR Naik
  24. Tingkat Suku Bunga AS Dinilai Tidak Lagi Merangsang Ekonomi
  25. Kenaikan Suku Bunga Acuan Tidak Boleh Ganggu Ekonomi Global
  26. The Fed Nilai Inflasi AS Bisa Melampui Target 2%
  27. The Fed Tengah Mencari Momentum Pertumbuhan Ekonomi
  28. The Fed Pertahankan Tingkat Suku Bunga Acuan
  29. BI Waspadai Hasil Rapat The Fed Berdampak ke Rupiah
  30. The Fed not Expected to Change Interest Rates