the fed
30cards

the fed

Updated 19 Oktober 2018 13:03
  1. Trump Diminta Tidak Kritik Independensi The Fed
  2. Fed Bisa Dorong Amerika Serikat ke Resesi
  3. Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed
  4. Trump Sebut Federal Reserve sebagai Ancaman Terbesar
  5. Trump: The Fed Sudah "Gila"
  6. Bos Fed Puji Kebijakan BI Selamatkan Rupiah
  7. Normalisasi Moneter AS Masuki Tahap Akhir
  8. Negara Berkembang Perlu Antisipasi Penaikan Suku Bunga AS
  9. Pernyataan Powell Bebani Pasar Saham USD1,5 Triliun
  10. Fed Kembali Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga
  11. Fed: Pertumbuhan Ekonomi Global di Bawah Tekanan
  12. The Fed Dinilai Kurang Agresif Dukung Perekonomian AS
  13. Fed Beri Sinyal Lebih Banyak Naikkan Suku Bunga
  14. Trump Tidak Senang dengan Keputusan Kenaikan Suku Bunga
  15. Pemerintah Lakukan Penyesuaian dengan Kebijakan Moneter AS
  16. Komentar Sri Mulyani soal Penaikan Suku Bunga The Fed
  17. Fed Akui Perubahan Kebijakan Buat Ekonomi Negara Berkembang Tertekan
  18. The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan
  19. Rupiah Bisa Dikendalikan Walau Suku Bunga The Fed Naik
  20. Ekonom Nilai Fed Perlu Perlambat Kenaikan Suku Bunga
  21. The Fed Dinilai Mulai Melihat Perubahan Tren Inflasi
  22. Trump Tidak Menyesal Tunjuk Powell sebagai Ketua Fed
  23. Rupiah Anjlok Akibat Sentimen Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed
  24. The Fed akan Tetap Bertahap Naikkan Suku Bunga
  25. Rupiah Melemah Jelang Risalah The Fed
  26. Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS
  27. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  28. Kritik Trump terhadap The Fed Dinilai Tanda Bahaya
  29. Ketua Fed Sebut Cryptocurrency Beri Risiko Besar bagi Investor
  30. Trump Tidak Senang The Fed Naikkan Suku Bunga
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Fed Bahas Kemungkinan Kenaikan Suku Bunga Lebih Cepat

12 April 2018 09:30

Gedung The Fed (AFP PHOTO/KAREN BLEIER) Gedung The Fed (AFP PHOTO/KAREN BLEIER)

Washington: Risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru the Fed mengungkapkan bahwa pejabat-pejabat the Fed mengisyaratkan bank sentral harus mempercepat laju kenaikan suku bunga di masa mendatang. Hal itu perlu dilakukan di tengah pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih kuat.

Risalah tersebut menyatakan sejumlah peserta menunjukkan bahwa prospek yang lebih kuat untuk kegiatan ekonomi, bersama dengan meningkatnya keyakinan mereka bahwa inflasi akan kembali ke 2,00 persen dalam jangka menengah, menyiratkan bahwa jalur yang tepat untuk suku bunga federal fund selama beberapa tahun ke depan lebih cepat.

"Kemungkinan akan sedikit lebih curam dari yang diperkirakan sebelumnya," kata risalah pertemuan Fed 20-21 Maret yang dirilis pada Rabu, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 12 April 2018.

Pada pertemuan itu, Fed menaikkan kisaran target untuk suku bunga federal fund menjadi 1,5-1,75 persen, kenaikan suku bunga pertama pada 2018. Ini juga merupakan pertemuan pertama yang dipimpin oleh Ketua Fed Jerome Powell, yang mengambil alih kendali bank sentral pada Februari.



Perkiraan menengah para pejabat Fed untuk suku bunga acuan bulan lalu mengisyaratkan bahwa ada dua kenaikan suku bunga tahun ini. Pejabat-pejabat Fed juga mencatat tiga kenaikan suku bunga pada 2019 dan dua kenaikan suku bunga pada 2020, lebih banyak dari perkiraan sebelumnya pada Desember.

Sementara para pejabat Fed umumnya optimistis tentang prospek pertumbuhan, mereka memperingatkan bahwa ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagang lainnya dapat menghadirkan risiko penurunan bagi perekonomian AS.

"Mayoritas peserta melihat prospek kuat tindakan perdagangan pembalasan oleh negara-negara lain, serta masalah lain dan ketidakpastian yang terkait dengan kebijakan-kebijakan perdagangan, sebagai risiko penurunan bagi perekonomian AS," kata risalah tersebut.

The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan berikutnya pada 1-2 Mei. Banyak analis pasar menduga bahwa bank sentral mungkin akhirnya harus mendorong empat kali kenaikan suku bunga tahun ini, dengan langkah selanjutnya pada Juni.


 

the fed
30cards

the fed

Updated 19 Oktober 2018 13:03
  1. Trump Diminta Tidak Kritik Independensi The Fed
  2. Fed Bisa Dorong Amerika Serikat ke Resesi
  3. Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed
  4. Trump Sebut Federal Reserve sebagai Ancaman Terbesar
  5. Trump: The Fed Sudah "Gila"
  6. Bos Fed Puji Kebijakan BI Selamatkan Rupiah
  7. Normalisasi Moneter AS Masuki Tahap Akhir
  8. Negara Berkembang Perlu Antisipasi Penaikan Suku Bunga AS
  9. Pernyataan Powell Bebani Pasar Saham USD1,5 Triliun
  10. Fed Kembali Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga
  11. Fed: Pertumbuhan Ekonomi Global di Bawah Tekanan
  12. The Fed Dinilai Kurang Agresif Dukung Perekonomian AS
  13. Fed Beri Sinyal Lebih Banyak Naikkan Suku Bunga
  14. Trump Tidak Senang dengan Keputusan Kenaikan Suku Bunga
  15. Pemerintah Lakukan Penyesuaian dengan Kebijakan Moneter AS
  16. Komentar Sri Mulyani soal Penaikan Suku Bunga The Fed
  17. Fed Akui Perubahan Kebijakan Buat Ekonomi Negara Berkembang Tertekan
  18. The Fed Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan
  19. Rupiah Bisa Dikendalikan Walau Suku Bunga The Fed Naik
  20. Ekonom Nilai Fed Perlu Perlambat Kenaikan Suku Bunga
  21. The Fed Dinilai Mulai Melihat Perubahan Tren Inflasi
  22. Trump Tidak Menyesal Tunjuk Powell sebagai Ketua Fed
  23. Rupiah Anjlok Akibat Sentimen Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed
  24. The Fed akan Tetap Bertahap Naikkan Suku Bunga
  25. Rupiah Melemah Jelang Risalah The Fed
  26. Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS
  27. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  28. Kritik Trump terhadap The Fed Dinilai Tanda Bahaya
  29. Ketua Fed Sebut Cryptocurrency Beri Risiko Besar bagi Investor
  30. Trump Tidak Senang The Fed Naikkan Suku Bunga