the fed
30cards

the fed

Updated 21 Juni 2018 18:49
  1. BI Perlu Menyamai Kenaikan The Fed
  2. Ketua Fed Powell Siap Naikkan Kembali Suku Bunga
  3. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  4. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  5. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  6. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  7. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  8. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  9. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  10. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  11. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  12. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  13. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  14. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  15. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  16. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  17. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  18. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  19. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  20. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  21. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed
  22. Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga
  23. Penaikan Suku Bunga AS Diyakini 4 Kali di 2018
  24. Goldman Sachs Perkirakan Suku Bunga AS Bisa Naik Signifikan
  25. Ekonom Nilai Tidak Ada Faktor untuk FFR Naik
  26. Tingkat Suku Bunga AS Dinilai Tidak Lagi Merangsang Ekonomi
  27. Kenaikan Suku Bunga Acuan Tidak Boleh Ganggu Ekonomi Global
  28. The Fed Nilai Inflasi AS Bisa Melampui Target 2%
  29. The Fed Tengah Mencari Momentum Pertumbuhan Ekonomi
  30. The Fed Pertahankan Tingkat Suku Bunga Acuan
  • Card 28 of 30
Ekonomi

The Fed Nilai Inflasi AS Bisa Melampui Target 2%

Angga Bratadharma    •    05 Mei 2018 12:42

Gedung The Fed (Brendan Smialowski/AFP) Gedung The Fed (Brendan Smialowski/AFP)

New York: Federal Reserve menilai ada peluang tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen dan inflasi bisa melampaui target dua persen. Kondisi itu tentu memberikan efek positif terhadap perekonomian AS dan memberikan masukkan untuk the Fed guna mempertimbangkan mengubah suku bunga acuan atau tidak.

"Saya melihat tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen. Saya melihat kami mungkin sedikit melampaui target inflasi dua persen kami," kata Presiden the Fed San Francisco John Williams, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 5 Mei 2018.

Pada Rabu lalu, the Fed mempertahankan suku bunga pada 1,5 hingga 1,75 persen. Dalam pernyataan usai pertemuannya, bank sentral mengindikasikan bahwa inflasi mulai merayap lebih tinggi dan menggunakan istilah simetris ketika mengacu pada targetnya.

"Inflasi pada basis 12 bulan diperkirakan akan berjalan mendekati simetris dua persen dari tujuan Komite selama jangka menengah," kata pernyataan the Fed.



Williams menambahkan bank sentral ingin memperkuat fakta bahwa mereka menganggap target inflasi dua persen sebagai titik tengah. "Dari awal kami telah melihat target inflasi kami menjadi simetris, di mana kami ingin inflasi rata-rata menjadi dua persen atau kadang-kadang di atas dan kadang-kadang di bawah," kata Williams.

"Saya pribadi merasa nyaman dengan fakta bahwa inflasi dapat melampaui dua persen untuk sementara waktu," tambahnya.

Ia menilai dengan kondisi itu membuat the Fed berpeluang melanjutkan proses bertahap untuk menaikkan suku bunga. Tentu langkah itu dengan mempertimbangkan banyak aspek dan melihat situasi dan kondisi dari perekonomian AS, terutama tingkat inflasi dan tingkat tenaga kerja.



"Jika Anda kembali ke Maret, tendensi sentral dari komite itu adalah 3-4 tingkat kenaikan suku bunga untuk tahun ini. Kami sudah memilikinya. Saya masih berpikir itu cara yang tepat untuk memikirkannya mengingat peningkatan ekonomi yang berkelanjutan," tukasnya.

Williams akan meninggalkan jabatannya di San Francisco untuk menjadi Kepala the Fed New York setelah Presiden Fed New York saat ini William Dudley pergi. Dudley mengumumkan pada akhir tahun lalu bahwa ia akan keluar pada pertengahan 2018. Hari terakhirnya adalah 17 Juni.

Sebagai Presiden Distrik New York, Williams akan mengawasi meja perdagangan penting yang membantu menetapkan tingkat dana kunci the Fed yang digunakan sebagai patokan berbagai jenis konsumen dan utang bank.

 

the fed
30cards

the fed

Updated 21 Juni 2018 18:49
  1. BI Perlu Menyamai Kenaikan The Fed
  2. Ketua Fed Powell Siap Naikkan Kembali Suku Bunga
  3. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  4. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  5. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  6. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  7. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  8. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  9. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  10. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  11. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  12. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  13. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  14. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  15. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  16. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  17. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  18. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  19. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  20. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  21. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed
  22. Deutsche Bank Perkirakan Fed Lebih Agresif Menaikkan Suku Bunga
  23. Penaikan Suku Bunga AS Diyakini 4 Kali di 2018
  24. Goldman Sachs Perkirakan Suku Bunga AS Bisa Naik Signifikan
  25. Ekonom Nilai Tidak Ada Faktor untuk FFR Naik
  26. Tingkat Suku Bunga AS Dinilai Tidak Lagi Merangsang Ekonomi
  27. Kenaikan Suku Bunga Acuan Tidak Boleh Ganggu Ekonomi Global
  28. The Fed Nilai Inflasi AS Bisa Melampui Target 2%
  29. The Fed Tengah Mencari Momentum Pertumbuhan Ekonomi
  30. The Fed Pertahankan Tingkat Suku Bunga Acuan