the fed
30cards

the fed

Updated 17 November 2018 21:01
  1. Fed Berpeluang Kaji Ulang Kenaikan Suku Bunga
  2. Ketua Fed Yakin dengan Kekuatan Ekonomi AS
  3. Kebijakan Moneter BI Tidak Bergantung The Fed
  4. BI Konservatif Hadapi Kemungkinan Naiknya Suku Bunga AS
  5. The Fed Diyakini Terus Naikkan Suku Bunga Bertahap
  6. Gerak Rupiah Dibayangi Normalisasi Kebijakan The Fed
  7. Komitmen Fed untuk Tingkatkan Suku Bunga Perkuat Dolar AS
  8. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  9. Amerika Serikat Dinilai Terlalu Banyak Berutang
  10. Fed Berencana Longgarkan Aturan untuk Bank Besar AS
  11. Fed Dinilai Perlu Naikkan Kembali Suku Bunga Acuan
  12. Kritik Trump ke The Fed Dibenarkan Analis
  13. Produsen AS Hadapi Biaya Tinggi Akibat Tarif
  14. Fed: Kita Tidak Perlu Lagi Rangsang Ekonomi AS
  15. Trump Diminta Tidak Kritik Independensi The Fed
  16. Fed Bisa Dorong Amerika Serikat ke Resesi
  17. Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed
  18. Trump Sebut Federal Reserve sebagai Ancaman Terbesar
  19. Trump: The Fed Sudah "Gila"
  20. Bos Fed Puji Kebijakan BI Selamatkan Rupiah
  21. Normalisasi Moneter AS Masuki Tahap Akhir
  22. Negara Berkembang Perlu Antisipasi Penaikan Suku Bunga AS
  23. Pernyataan Powell Bebani Pasar Saham USD1,5 Triliun
  24. Fed Kembali Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga
  25. Fed: Pertumbuhan Ekonomi Global di Bawah Tekanan
  26. The Fed Dinilai Kurang Agresif Dukung Perekonomian AS
  27. Fed Beri Sinyal Lebih Banyak Naikkan Suku Bunga
  28. Trump Tidak Senang dengan Keputusan Kenaikan Suku Bunga
  29. Pemerintah Lakukan Penyesuaian dengan Kebijakan Moneter AS
  30. Komentar Sri Mulyani soal Penaikan Suku Bunga The Fed
  • Card 27 of 30
Ekonomi

Fed Beri Sinyal Lebih Banyak Naikkan Suku Bunga

Angga Bratadharma    •    29 September 2018 16:05

Gedung The Fed (FOTO: AFP) Gedung The Fed (FOTO: AFP)

New York: The Fed mengindikasikan adanya rencana untuk terus menaikkan suku bunga acuan yang banyak orang harapkan menjadi pesan hawkish untuk pasar saham. Adapun rencana tersebut sejalan dengan membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS) dan terkendalinya tingkat inflasi yang dinilai the Fed sesuai dengan kisaran target.

Ekonom Wall Street memperkirakan Fed akan membuat sejumlah perubahan yang memperkuat nada hawkish, termasuk meningkatkan perkiraan pertumbuhannya yang terdengar lebih percaya diri tentang prospek dan menjatuhkan bahasa yang mengatakan kebijakannya akomodatif.

"Saya pikir ada satu hal yang sangat penting yang harus kita saksikan, di mana mereka meningkatkan perkiraan pertumbuhan jangka panjang. Saat ini, 1,8 persen. Jika mereka membawanya hingga 1,9 persen, itu sinyal yang cukup penting," kata Manajer Portofolio Morgan Stanley Investment Management Jim Caron, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 29 September 2018.

Tingkat pertumbuhan jangka panjang yang lebih tinggi adalah hawkish dan bullish. Ini berarti the Fed juga kemungkinan menaikkan perkiraan jangka pendeknya, tetapi itu juga berarti Fed melihat laju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan lebih tinggi, menyiratkan pertumbuhan pendapatan perusahaan yang lebih tinggi.



Kepala Strategi Jangka Pendek AS di Bank of America Merrill Lynch Mark Cabana juga mengharapkan the Fed untuk meningkatkan perkiraan pertumbuhannya untuk jangka pendek dan jangka panjang. "Saya tidak berpikir Fed akan keluar dan terdengar seperti mereka berada di jalur perang untuk menaikkan suku bunga. Saya pikir mereka lebih terukur," tuturnya.

Pakar JP Morgan mengharapkan the Fed untuk mencatat perubahan dalam kebijakannya. JP Morgan percaya perubahan yang paling penting untuk pernyataan akan menjatuhkan referensi untuk kebijakan yang akomodatif dan tidak membuat penilaian lebih lanjut apakah kebijakan itu stimulatif atau restriktif.

"Kami berharap Powell akan terus bermain dalam aspek pertahanan," pungkasnya.

 

the fed
30cards

the fed

Updated 17 November 2018 21:01
  1. Fed Berpeluang Kaji Ulang Kenaikan Suku Bunga
  2. Ketua Fed Yakin dengan Kekuatan Ekonomi AS
  3. Kebijakan Moneter BI Tidak Bergantung The Fed
  4. BI Konservatif Hadapi Kemungkinan Naiknya Suku Bunga AS
  5. The Fed Diyakini Terus Naikkan Suku Bunga Bertahap
  6. Gerak Rupiah Dibayangi Normalisasi Kebijakan The Fed
  7. Komitmen Fed untuk Tingkatkan Suku Bunga Perkuat Dolar AS
  8. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  9. Amerika Serikat Dinilai Terlalu Banyak Berutang
  10. Fed Berencana Longgarkan Aturan untuk Bank Besar AS
  11. Fed Dinilai Perlu Naikkan Kembali Suku Bunga Acuan
  12. Kritik Trump ke The Fed Dibenarkan Analis
  13. Produsen AS Hadapi Biaya Tinggi Akibat Tarif
  14. Fed: Kita Tidak Perlu Lagi Rangsang Ekonomi AS
  15. Trump Diminta Tidak Kritik Independensi The Fed
  16. Fed Bisa Dorong Amerika Serikat ke Resesi
  17. Rupiah Melemah Menyusul Indikasi Kenaikan Fed
  18. Trump Sebut Federal Reserve sebagai Ancaman Terbesar
  19. Trump: The Fed Sudah "Gila"
  20. Bos Fed Puji Kebijakan BI Selamatkan Rupiah
  21. Normalisasi Moneter AS Masuki Tahap Akhir
  22. Negara Berkembang Perlu Antisipasi Penaikan Suku Bunga AS
  23. Pernyataan Powell Bebani Pasar Saham USD1,5 Triliun
  24. Fed Kembali Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga
  25. Fed: Pertumbuhan Ekonomi Global di Bawah Tekanan
  26. The Fed Dinilai Kurang Agresif Dukung Perekonomian AS
  27. Fed Beri Sinyal Lebih Banyak Naikkan Suku Bunga
  28. Trump Tidak Senang dengan Keputusan Kenaikan Suku Bunga
  29. Pemerintah Lakukan Penyesuaian dengan Kebijakan Moneter AS
  30. Komentar Sri Mulyani soal Penaikan Suku Bunga The Fed