the fed
30cards

the fed

Updated 17 Agustus 2018 14:01
  1. Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS
  2. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  3. Kritik Trump terhadap The Fed Dinilai Tanda Bahaya
  4. Ketua Fed Sebut Cryptocurrency Beri Risiko Besar bagi Investor
  5. Trump Tidak Senang The Fed Naikkan Suku Bunga
  6. Fed: Manufaktur Soroti Kekhawatiran Tarif Trump
  7. Ketua Fed: Kenaikan Suku Bunga Bertahap Jalur Terbaik Saat Ini
  8. Fed Sebut Tarif Trump Bisa Ubah Kondisi Ekonomi AS
  9. Penaikan Suku Bunga Belum Dapat Mengimbangi The Fed
  10. BI Perlu Menyamai Kenaikan The Fed
  11. Ketua Fed Powell Siap Naikkan Kembali Suku Bunga
  12. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  13. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  14. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  15. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  16. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  17. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  18. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  19. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  20. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  21. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  22. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  23. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  24. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  25. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  26. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  27. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  28. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  29. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  30. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed
  • Card 30 of 30
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed

Angga Bratadharma    •    21 Mei 2018 08:03

Ilustrasi (AFP PHOTO/Brendan Smialowski) Ilustrasi (AFP PHOTO/Brendan Smialowski)

New York: Federal Reserve diyakini menaikkan suku bunga acuan pada Juni 2018 sejalan dengan perkembangan situasi dan kondisi perekonomian di Amerika Serikat (AS), menurut banyak investor dan ekonomi Wall Street. Namun, di luar itu, opsi bank sentral Amerika Serikat dibatasi oleh satu faktor kritis.

"Sementara Anda memiliki angka inflasi dan pekerjaan yang sangat menyenangkan bagi the Fed, tetapi Anda harus berhati-hati untuk jumlah pertumbuhan ekonomi yang diharapkan berada di suatu tempat dalam kisaran tiga persen," kata Wakil Presiden Senior Ambrosino Brothers Todd Colvin, seperti dikutip dari CNBC, Senin, 21 Mei 2018.

Setelah awal tahun yang mengecewakan, kemampuan ekonomi AS untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tiga persen masih diperdebatkan. Pertumbuhan mencatat 2,3 persen pada kuartal pertama, naik dari 1,2 persen pada periode yang sama di 2017. Ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi setahun penuh sebesar 2,7 persen, menurut data FactSet.

"Kami membutuhkan potongan pajak untuk memberi makan atau sesuatu dan kita belum benar-benar melihatnya. Jadi, akankah kita mendapatkan pertumbuhan ekonomi tiga persen? Itu bisa menjadi kelemahan the Fed menaikkan suku bunga lebih tinggi atau lebih dari yang mereka inginkan saat ini," kata Colvin.



Pasar menetapkan harga mendekati kepastian kenaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin ketika Komite Pasar Terbuka Federal bertemu pada Juni, menurut CME Group. Itu akan menandai kenaikan kedua suku bunga acuan di tahun ini. Sepertiga kemungkinan akan datang pada September mendatang.

"Jika (suku bunga) the Fed naik karena pasar mengharapkan, kita bisa berada di jalur untuk menghasilkan jauh lebih tinggi dari level saat ini. Apapun di atas hasil 3,25 persen pada catatan treasury 10 tahun akan merusak daya tarik relatif di ekuitas," kata Colvin.

Adapun imbal hasil surat utang Pemerintah AS 10 tahun sempat mencapai level tertinggi baru di 3,128 persen pada minggu ini, puncaknya tidak terlihat sejak Juli 2011. Bahkan, imbal hasil obligasi 30 tahun menyentuh level tertinggi sejak Oktober 2014.

"Itu bisa menjadi level di mana kita melihat perdagangan yang berkelanjutan, tidak hanya dalam surat utang Pemerintah AS 10 tahun. Tapi, saya pikir Anda mulai melihat sebagian dari uang itu meninggalkan pasar saham dan sebagai lawannya dari uang tunai tidak masuk ke pasar," pungkas Colvin.

 

the fed
30cards

the fed

Updated 17 Agustus 2018 14:01
  1. Perang Dagang Berpeluang Perlambat Laju Kenaikan Suku Bunga AS
  2. Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
  3. Kritik Trump terhadap The Fed Dinilai Tanda Bahaya
  4. Ketua Fed Sebut Cryptocurrency Beri Risiko Besar bagi Investor
  5. Trump Tidak Senang The Fed Naikkan Suku Bunga
  6. Fed: Manufaktur Soroti Kekhawatiran Tarif Trump
  7. Ketua Fed: Kenaikan Suku Bunga Bertahap Jalur Terbaik Saat Ini
  8. Fed Sebut Tarif Trump Bisa Ubah Kondisi Ekonomi AS
  9. Penaikan Suku Bunga Belum Dapat Mengimbangi The Fed
  10. BI Perlu Menyamai Kenaikan The Fed
  11. Ketua Fed Powell Siap Naikkan Kembali Suku Bunga
  12. Suku Bunga The Fed Maksimal 3,5% dalam Dua Tahun Mendatang
  13. BI Siap Antisipasi Kenaikan FFR Lebih Agresif
  14. Wimboh: BI akan Merespons Kenaikan The Fed Secara Cermat
  15. Kenaikan The Fed Beri Dampak Positif ke Ekspor Indonesia
  16. Dampak Penaikan Suku Bunga The Fed
  17. Waspada Gerak Rupiah dengan Rencana Fed Rate Naik 2 Kali Lagi
  18. Beberapa Perusahaan AS Tunda Investasi Akibat Perang Dagang
  19. Fed Fund Rate Naik 0,25%
  20. Fed Siap Gelar Konferensi Pers Setiap Usai Pertemuan Kebijakan
  21. The Fed Diproyeksikan Naikkan Suku Bunga 2 Kali Lagi
  22. Fed Perkiraan Ekonomi AS Tumbuh 2,8% di 2018
  23. The Fed Naikkan Suku Bunga Keduanya Tahun Ini
  24. BI Tetap Pantau Rapat The Fed Meski Libur Lebaran
  25. Survei Fed: Manufaktur AS Tercatat Meningkat
  26. The Fed Diperkirakan Memperlambat Kenaikan Suku Bunga Acuan
  27. Fed Dinilai Terlalu Mengandalkan Survei Ekonomi di Media Sosial
  28. Fed Masih Melihat 4 Kenaikan Suku Bunga Acuan
  29. The Fed Mempertahankan Suku Bunga Acuan
  30. Pertumbuhan Ekonomi AS Dinilai jadi Titik Lemah The Fed