kementerian pertanian
30cards

kementerian pertanian

Updated 07 Desember 2018 08:03
  1. Kementan Raih TOP IT Implementation on Ministry 2018
  2. Swasembada Kentang Industri Ditargetkan Tercapai di 2020
  3. Indonesia Surplus Jagung?
  4. Mentan: Data BPS Sejumlah Komoditas Turun
  5. Kementan Diminta Tunduk pada Data BPS
  6. Kementan Siap Pakai Data Pangan Baru BPS
  7. Menko Darmin: Data Proyeksi Beras Kementan Sering Meleset
  8. Kementan Anggarkan Rp2,4 Triliun untuk Redistribusi Tanah
  9. Program Redistribusi Tanah untuk Menurunkan Gini Rasio
  10. Kementan Dorong Peningkatan Ekspor Produk Peternakan
  11. Tiga Program Kementan untuk Atasi Stunting
  12. Stok dan Harga Pangan Stabil Usai Lebaran
  13. Sehari Jelang Lebaran, Pasokan dan Harga Pangan Stabil
  14. Kementan Tetap Serap Gabah Petani saat Libur Panjang
  15. Indonesia Ingin Tingkatkan Keterwakilan di FAO
  16. Kepala BKP Kementan Pimpin Delegasi di Sidang FAO Roma
  17. Mentan Bidik Ekspor 9.000 Ton Edamame dari Jember
  18. Pemerintah Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Mesin Pengering Gabah
  19. Kementan Minta Jepang Turunkan Tarif Biaya Masuk Komoditas Tani
  20. Potensi Lahan Pengembangan Bawang Putih 1,2 Juta Ha
  21. 900 Ton Benih Diekspor ke 10 Negara
  22. Dewan HAM PBB Apresiasi Kelompok Wanita Tani Indonesia
  23. Optimasi Lahan Rawa Diklaim jadi Strategi Pangkas Kemiskinan
  24. Stabilkan Harga, Kementan Desak Importir Distribusikan Bawang Putih
  25. Antisipasi Listeria, Kementan Cegah Melon Australia Masuk ke Indonesia
  26. Kementan Siap Kembalikan Kejayaan Bawang Putih
  27. Pelatihan Agribisnis Diharapkan Tingkatkan UKM Indonesia
  28. Kementan Ingin Pelaku UKM Pertanian Jadi Agen Perubahan
  29. Kementan Ajarkan Pengusaha Kecil Berdagang
  30. Kementan Berambisi Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
  • Card 16 of 30
Ekonomi

Kepala BKP Kementan Pimpin Delegasi di Sidang FAO Roma

Ade Hapsari Lestarini    •    06 Juni 2018 20:28

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi (keempat dari kanan). (FOTO: Dok Kementan) Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi (keempat dari kanan). (FOTO: Dok Kementan)

Jakarta: Sumber daya pangan lokal menjadi solusi mengatasi tiga masalah gizi buruk. Hal ini mengemuka dalam forum Sidang Dewan FAO ke-159 di Roma Italia, Senin, 4 Juni 2018. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia/Food and Agriculture Organization of The United Nations (FAO) berlangsung sejak 4-8 Juni 2018 di Roma.

Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi. Delegasi Republik Indonesia dipimpin Agung dengan anggota dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Pertanian.

"Ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap FAO untuk meningkatkan peranan sumber bahan pangan yang sehat dan berkualitas, namun tetap terjangkau oleh masyarakat luas," ujar Agung, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 6 Juni 2018.

Agung menjelaskan saat ini FAO sedang melakukan pekerjaan analitis dalam mencari solusi atas tiga beban malnutrisi yang terjadi di Asia dan Pasifik, yang terdiri dari: i) kejadian rendah nutrisi, ii) kekurangan nutrisi mikro, dan iii) kelebihan berat badan dan kegemukan.

Pekerjaan menurut Agung, dapat meningkatkan kinerja tim nasional ketahanan pangan (Dewan Ketahanan Pangan) yang saat ini sedang dikerjakan oleh BKP di Indonesia. Agung menambahkan Indonesia juga mengusulkan untuk meningkatkan kerjasama dalam penelitian dan pengembangan terhadap bahan pangan lokal mulai dari industri hulu sampai dengan industri hilir.

"Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya peran petani skala kecil, termasuk nelayan, dalam pengentasan kemiskinan mengingat kemiskinan terkonsentrasi di wilayah pedesaan," terang Agung.

Tema tersebut diambil berdasarkan hasil diskusi dengan tema 'Improving Small-scale Farmers Welfare' yang diadakan di sela-sela Konferensi Regional FAO Asia Pasifik ke-34 di Fiji pada 8-13 April 2018 lalu. Pemerintah berkeyakinan bahwa perhatian yang cukup untuk petani skala kecil dari masyarakat internasional dapat menghilangkan kemiskinan dalam segala bentuknya sebagaimana tertuang dalam kesepakatan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Upaya peningkatan pendapatan di wilayah pedesaan juga mendapat perhatian dari anggota Dewan FAO termasuk Indonesia. Salah satu upaya yang saat ini sedang dilakukan oleh FAO adalah mempromosikan lokasi Globally Important Agriculture Heritage System (GIAHS) sebagai lokasi wisata pertanian yang berwawasan lingkungan.

"Bersama dengan negara lainnya, Indonesia memandang program GIAHS FAO merupakan salah satu solusi berkelanjutan dalam mengembangkan wilayah pedesaan baik dari segi perolehan pendapatan maupun konservasi lingkungan dari kegiatan pertanian. Hal ini ibarat pepatah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui," jelas Agung.

Selain isu substansi di atas, pengelolaan internal organisasi FAO yang lebih berkeadilan juga mendapat sorotan anggota Dewan FAO. Negara anggota Dewan FAO mengusulkan perlunya keseimbangan keterwakilan negara anggota sebagai bagian dari perjuangan negara-negara berkembang dalam meningkatkan keterwakilannya dalam struktur organisasi FAO yang selama ini masih didominasi oleh sumber daya manusia dari negara maju khususnya dari Eropa.

Peningkatan keseimbangan keterwakilan tersebut merupakan salah satu mandat FAO untuk meningkatkan kapasitas negara anggotanya.

kementerian pertanian
30cards

kementerian pertanian

Updated 07 Desember 2018 08:03
  1. Kementan Raih TOP IT Implementation on Ministry 2018
  2. Swasembada Kentang Industri Ditargetkan Tercapai di 2020
  3. Indonesia Surplus Jagung?
  4. Mentan: Data BPS Sejumlah Komoditas Turun
  5. Kementan Diminta Tunduk pada Data BPS
  6. Kementan Siap Pakai Data Pangan Baru BPS
  7. Menko Darmin: Data Proyeksi Beras Kementan Sering Meleset
  8. Kementan Anggarkan Rp2,4 Triliun untuk Redistribusi Tanah
  9. Program Redistribusi Tanah untuk Menurunkan Gini Rasio
  10. Kementan Dorong Peningkatan Ekspor Produk Peternakan
  11. Tiga Program Kementan untuk Atasi Stunting
  12. Stok dan Harga Pangan Stabil Usai Lebaran
  13. Sehari Jelang Lebaran, Pasokan dan Harga Pangan Stabil
  14. Kementan Tetap Serap Gabah Petani saat Libur Panjang
  15. Indonesia Ingin Tingkatkan Keterwakilan di FAO
  16. Kepala BKP Kementan Pimpin Delegasi di Sidang FAO Roma
  17. Mentan Bidik Ekspor 9.000 Ton Edamame dari Jember
  18. Pemerintah Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Mesin Pengering Gabah
  19. Kementan Minta Jepang Turunkan Tarif Biaya Masuk Komoditas Tani
  20. Potensi Lahan Pengembangan Bawang Putih 1,2 Juta Ha
  21. 900 Ton Benih Diekspor ke 10 Negara
  22. Dewan HAM PBB Apresiasi Kelompok Wanita Tani Indonesia
  23. Optimasi Lahan Rawa Diklaim jadi Strategi Pangkas Kemiskinan
  24. Stabilkan Harga, Kementan Desak Importir Distribusikan Bawang Putih
  25. Antisipasi Listeria, Kementan Cegah Melon Australia Masuk ke Indonesia
  26. Kementan Siap Kembalikan Kejayaan Bawang Putih
  27. Pelatihan Agribisnis Diharapkan Tingkatkan UKM Indonesia
  28. Kementan Ingin Pelaku UKM Pertanian Jadi Agen Perubahan
  29. Kementan Ajarkan Pengusaha Kecil Berdagang
  30. Kementan Berambisi Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia