• Card 26 of 30
Nasional

Pelantikan Wakil Ketua Tambahan DPR Ditunda

Ilham wibowo    •    14 Februari 2018 12:16

Ketua baru DPR RI Bambang Soesatyo. Foto: MI/Mohamad Irfan Ketua baru DPR RI Bambang Soesatyo. Foto: MI/Mohamad Irfan

Jakarta: Pelantikan wakil ketua tambahan DPR hasil kesepakatan RUU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), batal dilakukan hari ini. Penundaan dilakukan lantaran pengesahaan UU dari Presiden Joko Widodo belum diterima pimpinan DPR.

"Hari ini seharusnya ada pelantikan ketua DPR dari PDI Perjuangan, tetapi karena dan masalah teknis, Presiden masih ada kongres di Maluku," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo saat membuka rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Bamsoet, sapaan Bambang, memastikan tak akan ada lagi perubahan dalan UU MD3 hasil revisi tersebut. Khusus untuk pelantikan, kata dia, bakal dilanjutkan dalam masa sidang mendatang usai reses. "Akan dilantik di pembukaan masa sidang," ujarnya.

Semantara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memaparkan pelantikan pimpinan sedianya dijadwalkan bersamaan dengan penutupan rapat paripurna masa persidangan III tahun sidang 2017-2018 mulai pukul 10.00 WIB. Namun, sesuai prosedur, pengesahan UU baru berlaku setelah diberi nomor registrasi dan ditandatangani Presiden.

"Tadinya begitu surat masuk kami rapat pimpinan lalu Bamus sebentar untuk menyelenggarakan pelantikan, rencananya begitu," ungkapnya.

Fahri melanjutkan tambahan pimpinan DPR yang bakal diisi perwakilan PDI Perjuangan itu bakal diplot memperkuat tugas hubungan kelembagaan. Perwakilan dari partai pendukung Presiden Jokowi ini diyakini pas melakukan koordinasi antara DPR dengan pemerintah.

"Ada yang usulkan sektornya itu hubungan kelembagaan karena memang fungsi kehadiran PDI Perjuangan di pimpinan itu untuk memperbaiki komunikasi antara pemerintah dan DPR. Tadinya kita bicarakan di masa reses ini karena kesempatan pimpinan untuk bertemu ada," kata dia.